Konten dari Pengguna

Cara Mengurangi Kerusakan Lingkungan: Upaya Masyarakat hingga Pemerintah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerusakan lingkungan harus dicegah agar generasi mendatang tetap merasakan lingkungan yang asri. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Kerusakan lingkungan harus dicegah agar generasi mendatang tetap merasakan lingkungan yang asri. Foto: Pixabay

Kerusakan lingkungan dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu akibat peristiwa alam dan akibat aktivitas manusia. Peristiwa alam yang dimaksud berupa bencana alam, sedangkan contoh aktivitas manusia yang mampu merusak lingkungan adalah tindakan pencemaran.

Meningkatkan kesadaran masyarakat agar terus berupaya melestarikan lingkungan memang harus ditumbuhkan secara serius, agar mengurangi risiko terjadinya kerusakan lingkungan.

Selain itu, pemerintah juga terus berupaya mewujudkan kesejahteraan seluruh warganya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan, yang ditindaklanjuti dalam bentuk penyusunan program pembangunan berkelanjutan.

Dibutuhkan upaya masyarakat dalam mengurangi kerusakan lingkungan. Foto: Pixabay

Cara Mengurangi Kerusakan Lingkungan

Antara masyarakat dan pemerintah memiliki perannya masing-masing untuk mengurangi dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Namun, keduanya tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi-generasi berikutnya.

Upaya Masyarakat Mengurangi Kerusakan Lingkungan

Merangkum buku ajar Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 4 Sekolah Dasar oleh Tim Sains Quadra (2007: 145), berikut upaya yang dilakukan masyarakat untuk dapat mengurangi kerusakan lingkungan.

  • Melakukan reboisasi di lahan gundul.

  • Membersihkan sampah di selokan dan di sungai untuk mencegah banjir.

  • Pembuatan terasering dan menanam pepohonan untuk mencegah longsor akibat erosi air.

  • Menanam pohon bakau dan membuat tembok pemecah ombak di pantai untuk mencegah abrasi.

  • Membatasi kegiatan eksploitasi sumber daya alam, seperti pembatasan penebangan hutan untuk kepentingan pribadi.

  • Melaksanakan penebangan hutan dengan cara tebang pilih.

  • Pengolahan limbah secara berkala agar tidak menyebabkan polusi.

  • Melakukan kegiatan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) dalam kegiatan industri.

  • Membatasi penggunaan beberapa macam alat penangkap ikan (seperti penggunaan bahan peledak).

  • Alat penangkap ikan berupa pukat harimau dilarang digunakan untuk melindungi jenis-jenis ikan tertentu.

  • Membatasi daerah penangkapan ikan.

  • Melakukan rehabilitas dan budidaya sumber daya ikan.

Pemerintah juga serius memberlakukan peraturan agar mencegah kerusakan lingkungan pantai. Foto: Pixabay

Upaya Pemerintah Mengurangi Kerusakan Lingkungan

Setelah masyarakat berupaya melakukan tindakan mengurangi kerusakan lingkungan, pemerintah juga turut andil agar lingkungan tetap terjaga kelestariannya.

Mengutip buku ajar Horizon Ilmu Pengetahuan Sosial karya Drs. Sudjatmoko Adisukarjo, dkk (2007: 26) berikut upaya-upaya yang dilakukan pemerintah.

  • Pembangunan berkelanjutan dengan memerhatikan daya dukung dan kelestarian tatanan hidup.

  • Membuat Undang-Undang Perlindungan untuk penyu serta melindungi pantai sebagai habitat dan tempat melahirkan penyu.

  • Pengelolaan sumber daya alam dengan pendekatan lingkungan. Sumber daya alam harus digunakan secara nasional, tidak merusak lingkungan hidup, dilaksanakan dengan kebijaksanaan dengan menyeluruh dan memerhatikan generasi yang akan datang.

  • Mengeluarkan PP No 17 Tahun 1974 tentang Pengawasan Pelaksanaan Eksplorasi dan Eksploitasi Minyak dan Gas Bumi di daerah lepas pantai untuk menjaga terpeliharanya lingkungan laut.

(VIO)