Cara Mengutip dari Jurnal secara Langsung dan Tidak Langsung

Kabar Harian
Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
26 Maret 2024 12:10 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi cara mengutip dari jurnal. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengutip dari jurnal. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Dalam penulisan karya ilmiah, mahasiswa perlu memahami cara mengutip dari jurnal yang benar. Kutipan atau situasi menunjukkan bahwa bagian-bagian tertentu yang disajikan dalam karya ilmiah tersebut bersumber dari penulis lain dengan dasar ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
ADVERTISEMENT
Ada dua cara mengutip dari jurnal yang bisa diikuti saat penulisan karya ilmiah, yaitu secara langsung dan tidak langsung. Untuk lebih jelasnya, simak artikel!

Cara Mengutip dari Jurnal

Ilustrasi cara mengutip dari jurnal. Foto: Pexels
Menurut buku Mudah Membuat Referensi dan Bibliografi karya Rudy Agung Nugroho pada 2015, tujuan menulis kutipan adalah memberikan pengakuan karya cipta pada penulis yang dirujuk, memberi kesempatan untuk pembaca menemukan kembali sumber informasi, dan menghindari plagiarisme.
Selain harus memiliki kemampuan merangkum bacaan, penulis karya ilmiah harus memiliki keterampilan merujuk dan menunjukkan sumber untuk mendukung gagasan penulis. Sementara itu, pengutipan adalah menggunakan teori, ide, konsep, dan lainnya yang sejenis dengan sumber yang dirujuk.
Apabila penulis karya ilmiah tak menggunakan kutipan saat merujuk kalimat, dapat melanggar etika. Menyadur dari Merangkum dan Mengutip dalam Penulisan Karya Ilmiah oleh Kastam Syamsi yang diterbitkan staffnew.uny.ac.id, berikut ini dua cara mengutip dari jurnal.
ADVERTISEMENT

1. Kutipan Langsung

Kutipan langsung merupakan kutipan yang ditulis sama persis dengan sumber aslinya, baik ejaan dan bahasanya. Kutipan langsung berfungsi sebagai data atau mengemukakan konsep dan informasi.
Rujukan dalam pengutipan langsung ditulis dalam tanda kurung, dengan susunan dimulai dengan nama akhir penulis (seperti pada daftar pustaka), tanda koma, tahun terbit, titik dua, dan diakhiri dengan nomor halaman.
Di bawah ini ketentuan-ketentuan dalam membuat kutipan langsung dari jurnal:
ADVERTISEMENT
Berikut ini contoh mengutip dari jurnal secara langsung kurang empat baris:
Kemudian, untuk mengutip dari jurnal dengan jumlah lebih dari empat baris, berikut ini contohnya:
ADVERTISEMENT

2. Kutipan Tidak Langsung

Kutipan tidak langsung merupakan kutipan yang tak sama persis dengan aslinya, tetapi tetap mengambil pokok pikiran dari sumber yang dikutip untuk menyatakan kembali kalimat yang disusun ulang penulis. Berikut beberapa ketentuan mengutip secara tidak langsung:
ADVERTISEMENT
Berikut ini contoh mengutip dari jurnal secara tidak langsung untuk penulisan sumber rujukan sebelum dan setelah teks kutipan:

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal

Ilustrasi menulis karya ilmiah. Foto: Unsplash/Amelia Bartlett.
Selain cara mengutip dari jurnal, penulis juga perlu mengetahui cara menulis daftar pustaka. Bagian ini berisi keterangan mengenai sumber rujukan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan Merangkum dan Mengutip dalam Penulisan Karya Ilmiah oleh Kastam Syamsi yang diterbitkan staffnew.uny.ac.id, untuk menulis daftar pustaka dari jurnal dalam karya ilmiah, gunakan format berikut:
Nama Belakang Pengarang, Nama Depan Pengarang (apabila ada). Tahun Terbit. "Judul artikel (hanya kata awal yang menggunakan huruf kapital)". Nama Jurnal, Nomor Jurnal, nomor halaman.
Di bawah ini contoh penulisan daftar pustaka dari jurnal:
ADVERTISEMENT
(NSF)