Cara Menulis Latar Belakang dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menulis karya ilmiah yang baik membutuhkan struktur penulisan yang benar, salah satunya adalah latar belakang. Cara menulis latar belakang yang efektif adalah dengan mengaitkan permasalahan yang akan diteliti dengan konteks yang lebih luas.
Latar belakang merupakan fondasi dari suatu karya ilmiah. Struktur hingga rumusan masalah yang baik dalam menuliskan latar belakang akan memudahkan pembaca memahami alur pemikiran atau tujuan penelitian dengan lebih mudah.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Latar Belakang
Mengutip dari buku Karya Tulis Ilmiah: Implementasi ChatGPT dan Manajemen Referensi Menulis, Muhammad Arif, (2023), latar belakang merupakan kunci pembuka bagi para penulis dalam menyampaikan isi karya ilmiahnya dari bagian awal.
Latar belakang adalah bagian awal dari karya tulis ilmiah, seperti: esai, laporan penelitian, atau karya sastra, yang berfungsi untuk memberikan gambaran umum atau konteks mengenai topik yang akan dibahas.
Dengan kata lain, latar belakang ini seperti suatu panggung yang memperkenalkan cerita utama kepada penonton. Hal ini berisi uraian jawaban atas pertanyaan “Mengapa memiliki topik itu”, sehingga pembaca dapat memahami mengenai maksud dan tujuan penulis.
Diketahui, latar belakang dalam karya tulis, terutama karya ilmiah, memiliki peran yang sangat krusial. Bagian ini bukan sekadar pengantar, melainkan fondasi yang kuat untuk seluruh pembahasan. Secara umum, inilah tujuan utama latar belakang adalah:
Menjelaskan secara rinci situasi, kondisi, atau permasalahan yang melatarbelakangi penelitian atau pembahasan. Dengan kata lain, latar belakang menjawab pertanyaan "Mengapa penelitian ini penting?"
Menunjukkan bagaimana penelitian yang sedang dilakukan berkaitan dengan penelitian-penelitian yang sudah ada sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian adalah bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan yang lebih luas.
Menjelaskan mengapa topik yang dibahas relevan dengan kondisi saat ini atau dengan bidang studi yang lebih luas. Dengan kata lain, latar belakang menunjukkan bahwa penelitian tersebut memiliki kontribusi yang signifikan.
Menyediakan dasar-dasar pemikiran yang akan digunakan dalam menganalisis atau membahas topik tersebut. Latar belakang yang kuat akan membuat argumen yang diajukan menjadi lebih meyakinkan.
Dengan menyajikan informasi yang menarik dan relevan, latar belakang dapat membuat pembaca tertarik untuk terus membaca dan memahami isi karya tulis secara keseluruhan.
Cara Menulis Latar Belakang
Latar belakang pada dasarnya membantu mengarahkan pembaca ke bab-bab berikutnya dalam karya ilmiah yang dibuat. Inilah cara menulis latar belakang yang lengkap dan jelas.
1. Identifikasi Topik
Identifikasi topik dalam menulis latar belakang adalah langkah awal yang sangat krusial. Hal ini adalah proses menentukan secara spesifik mengenai apa yang akan menjadi fokus utama pembahasan dalam tulisan penulis.
Dengan kata lain, ini adalah proses menentukan "subjek" yang akan penulis dalami. Identifikasi topik yang jelas akan membantu penulis untuk tetap fokus pada satu permasalahan atau isu utama, sehingga tulisan tidak menjadi terlalu meluas.
2. Fakta dan Data
Pada latar belakang, adalah tulang punggung dari sebuah latar belakang yang kuat untuk mendukung topik pembahasan suatu makalah. Fakta adalah sesuatu yang benar-benar terjadi atau ada, dan dapat dibuktikan dengan bukti-bukti yang objektif.
Data adalah kumpulan informasi yang telah dikumpulkan, diolah, dan disajikan dalam bentuk yang mudah dipahami. Keduanya berfungsi untuk memberikan bukti empiris yang mendukung argumen dan membuat tulisan lebih kredibel.
Namun, perlu diingat bahwa penyajian data harus bersumber dari referensi yang sudah terbukti kebenarannya (valid).
3. Uraikan Konteks Penelitian
Konteks penelitian adalah bagian dari latar belakang yang menjelaskan secara rinci situasi, kondisi saat ini, atau permasalahan yang melatarbelakangi penelitian. Hal ini membantu pembaca memahami pentingnya penelitian dalam penjelasan yang rinci.
Dengan kata lain, ini adalah penjelasan yang memberikan gambaran lengkap tentang "lingkungan" di mana penelitian dilakukan.
4. Tinjau Literatur Terkait
Tinjauan literatur terkait adalah bagian dari latar belakang yang menyajikan hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik yang sedang diteliti. Dengan kata lain, ini adalah semacam "pemetaan" dari apa yang sudah diketahui tentang topik tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa penulis telah memahami apa yang sudah diketahui tentang topik tersebut serta gap penelitian yang masih ada sebelumnya.
5. Argumentasi
Setelah itu, menentukan argumentasi mengenai alasan mengenai topik makalah tersebut penting. Hal ini dapat ditampilkan bersama kontribusi dari penelitian terhadap bidang ilmu pengetahuan, praktik industri, atau masyarakat umum.
Penyampaian argumentasi juga harus disertai secara logis dan sesuai dengan fakta.
6. Menentukan Tujuan Penelitian
Menentukan tujuan penelitian adalah langkah terakhir dalam proses penulisan latar belakang. Hal ini seperti menetapkan kompas bagi sebuah perjalanan, atau memberikan arah yang jelas dan fokus pada apa yang ingin dicapai melalui penelitian.
Tujuan ini harus berkaitan langsung dengan topik yang telah diidentifikasi.
Contoh Latar Belakang
Setelah memahami cara penulisan latar belakang, inilah gambaran latar belakang yang baik dan benar melalui contoh latar belakang karya ilmiah berikut ini.
Contoh 1
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Kualitas Tidur Remaja
Latar Belakang:
Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah gaya hidup masyarakat, terutama generasi muda. Penggunaan gadget seperti smartphone, tablet, dan laptop menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Kemudahan akses internet dan beragam aplikasi menarik membuat remaja menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar. Namun, penggunaan gadget yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah gangguan tidur.
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan adanya korelasi antara penggunaan gadget sebelum tidur dengan kualitas tidur yang buruk. Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar gadget dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur-bangun.
Selain itu, konten yang disajikan di media sosial, seperti berita negatif atau game yang seru, dapat merangsang otak dan membuat sulit untuk tidur.
Di Indonesia, prevalensi penggunaan gadget di kalangan remaja semakin meningkat. Survei yang dilakukan oleh [nama lembaga survei] menunjukkan bahwa sebagian besar remaja Indonesia menghabiskan lebih dari 2 jam sehari untuk menggunakan gadget.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas tidur remaja akibat penggunaan gadget. Selain itu, penelitian ini juga akan menganalisis dampak jangka panjang dari gangguan tidur pada kesehatan fisik dan mental remaja.
Dengan memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini, diharapkan dapat dikembangkan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur remaja di era digital.
Contoh 2
Pengaruh Iklan Produk Kecantikan terhadap Persepsi Diri Remaja Perempuan
Latar Belakang:
Saat ini, industri kecantikan terus berkembang pesat dengan beragam produk dan kampanye iklan yang menargetkan remaja perempuan. Iklan-iklan tersebut seringkali menampilkan citra tubuh yang ideal dan sempurna, serta menjanjikan transformasi diri yang instan.
Paparan terhadap iklan semacam ini dapat mempengaruhi persepsi diri remaja perempuan, terutama terkait dengan penampilan fisik. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa paparan iklan kecantikan yang tidak realistis dapat memicu ketidakpuasan diri pada remaja.
Perbandingan diri dengan model iklan yang sempurna dapat menyebabkan insecure atau rendah diri, gangguan makan, dan masalah kesehatan mental lainnya.
Di Indonesia, industri kecantikan semakin berkembang dan persaingan antar merek semakin ketat. Hal ini menyebabkan semakin banyaknya iklan kecantikan yang beredar di berbagai media, baik online maupun offline.
Mengingat dampak potensial dari iklan kecantikan terhadap kesehatan mental remaja perempuan, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh iklan produk kecantikan terhadap persepsi diri remaja perempuan Indonesia.
Penelitian ini juga akan mengidentifikasi faktor-faktor yang memoderasi hubungan antara paparan iklan kecantikan dan persepsi diri remaja perempuan.
Contoh 3
Pengaruh Limbah Plastik terhadap Ekosistem Laut
Masalah sampah plastik telah menjadi isu global yang serius. Limbah plastik yang dibuang sembarangan dapat berakhir di lautan dan mencemari ekosistem laut.
Mikroplastik, yaitu partikel plastik berukuran sangat kecil, merupakan ancaman yang semakin serius karena dapat masuk ke dalam rantai makanan laut dan berpotensi membahayakan kesehatan manusia.
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa limbah plastik dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan, seperti kerusakan habitat, kematian satwa laut akibat terjerat atau tertelan plastik, serta kontaminasi makanan laut dengan bahan kimia berbahaya.
Selain itu, mikroplastik juga dapat mengganggu sistem endokrin pada organisme laut dan memengaruhi pertumbuhan serta reproduksi.
Di Indonesia, masalah sampah plastik semakin mengkhawatirkan. Tingginya produksi sampah plastik dan pengelolaan sampah yang belum optimal menyebabkan banyak sampah plastik berakhir di laut.
Kondisi ini diperparah oleh kebiasaan masyarakat yang masih rendah kesadarannya tentang bahaya sampah plastik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak limbah plastik, terutama mikroplastik, terhadap ekosistem laut di wilayah [nama wilayah].
Penelitian ini akan mencakup pengukuran tingkat pencemaran plastik di perairan, analisis dampak plastik terhadap biota laut, serta identifikasi sumber utama limbah plastik.
Itulah dia penjelasan mengenai cara menulis latar belakang dan contohnya. (APR)
Baca Juga: Cara Menulis Sumber dari Internet dengan Tepat
