Konten dari Pengguna

Cara Menyimpan Ketupat Agar Tidak Basi dan Tetap Tahan Lama

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi cara menyimpan ketupat agar tidak basi. Unsplash/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi cara menyimpan ketupat agar tidak basi. Unsplash/Mufid Majnun

Cara menyimpan ketupat agar tidak basi perlu diketahui agar hidangan khas Idul Fitri ini tetap tahan lama dan layak dikonsumsi.

Ketupat merupakan makanan berbahan dasar beras yang dibungkus dengan janur atau daun kelapa muda dan biasanya disajikan bersama berbagai lauk seperti opor ayam, rendang, atau sambal goreng.

Namun, jika tidak disimpan dengan tepat, ketupat dapat cepat basi. Oleh karena itu, penyimpanan yang benar menjadi hal penting agar ketupat tetap awet dan tidak mudah rusak.

Cara Menyimpan Ketupat Agar Tidak Basi

ilustrasi cara menyimpan ketupat agar tidak basi. Unsplash/Mufid Majnun

Cara menyimpan ketupat agar tidak basi sebenarnya cukup sederhana, tetapi harus dilakukan dengan langkah yang tepat agar ketupat tidak lembap dan mudah rusak. Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan berdasarkan website ipb.ac.id.

1. Gunakan Jenis Beras yang Tepat

Jenis beras sangat mempengaruhi tekstur dan ketahanan ketupat. Beras sebaiknya dicuci hingga bersih dan direndam terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam anyaman ketupat.

Beras yang lebih pera cenderung menghasilkan ketupat dengan tekstur lebih keras sehingga lebih tahan lama dibandingkan beras yang terlalu pulen.

2. Gunakan Daun Pembungkus yang Baik

Ketupat biasanya dibungkus menggunakan janur atau daun kelapa muda. Daun yang masih muda dan lentur lebih kuat serta mampu melindungi isi ketupat dengan baik sehingga tidak mudah rusak. Daun yang terlalu tua atau kering cenderung mudah sobek dan dapat memengaruhi kualitas ketupat.

3. Tiriskan dan Angin-anginkan Ketupat

Setelah ketupat matang, sebaiknya segera diangkat dari air rebusan dan ditiriskan. Ketupat juga perlu diangin-anginkan agar permukaannya cepat kering. Ketupat yang dibiarkan terlalu lama berada di dalam air rebusan dapat menjadi basah dan mempercepat proses pembusukan.

4. Simpan Ketupat di Dalam Kulkas

Salah satu metode paling praktis adalah menyimpan ketupat di dalam kulkas. Ketupat yang disimpan pada suhu dingin dapat bertahan sekitar 7 hingga 9 hari. Namun, teksturnya biasanya akan menjadi lebih keras selama disimpan.

Jika ingin mengkonsumsinya kembali, ketupat dapat dipanaskan dengan cara dikukus. Proses pengukusan akan membuat tekstur ketupat kembali lembut dan lebih nikmat saat dimakan.

5. Hindari Penyimpanan yang Terlalu Lama di Suhu Ruang

Ketupat yang dibiarkan terlalu lama di suhu ruang berisiko cepat basi, terutama jika kondisi udara lembap. Oleh karena itu, ketupat sebaiknya segera dikonsumsi atau disimpan dengan benar setelah matang.

Dengan teknik yang tepat, ketupat tidak hanya tahan lebih lama tetapi juga tetap memiliki rasa dan tekstur yang baik. Cara menyimpan ketupat agar tidak basi dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal mulai dari pemilihan bahan, proses memasak, hingga teknik penyimpanan.

Meniriskan ketupat setelah matang, memastikan ketupat tidak lembap, serta menyimpannya di dalam kulkas merupakan langkah sederhana yang dapat membantu ketupat bertahan lebih lama. Dengan cara tersebut, hidangan khas Lebaran ini tetap dapat dinikmati tanpa khawatir cepat basi. (rahma)

Baca juga: Jadwal Libur Ekspedisi Lebaran 2026 untuk Pengiriman Online Shop dan Pelanggan