Cara Skrining BPJS Kesehatan Online dengan Benar

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara skrining BPJS kesehatan online menjadi solusi praktis bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Layanan skrining ini disediakan oleh BPJS Kesehatan untuk membantu peserta mendeteksi risiko penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal kronis.
Dengan memanfaatkan layanan online, peserta dapat melakukan pengecekan kesehatan secara mandiri, cepat, dan gratis melalui aplikasi maupun website resmi BPJS Kesehatan.
Cara Skrining BPJS Kesehatan
Cara Skrining BPJS Kesehatan Online dilakukan dengan mengisi Skrining Riwayat Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN atau website resmi BPJS Kesehatan.
Mengutip dari laman resmi BPJS Kesehatan bpjs-kesehatan.go.id, peserta perlu membuka aplikasi Mobile JKN dan login menggunakan akun yang telah terdaftar. Setelah masuk ke halaman utama, pilih menu Skrining Riwayat Kesehatan, lalu tentukan peserta yang akan dilakukan skrining.
Selanjutnya, peserta diminta menyetujui ketentuan yang berlaku sebelum mengisi formulir skrining. Formulir tersebut berisi pertanyaan terkait riwayat penyakit, kondisi tubuh, serta kebiasaan hidup yang harus diisi secara lengkap dan benar.
Setelah seluruh pertanyaan dijawab, sistem akan memproses data dan menampilkan hasil skrining secara otomatis.
Selain melalui aplikasi Mobile JKN, skrining BPJS Kesehatan juga dapat dilakukan secara online melalui website skrining resmi BPJS Kesehatan.
Peserta cukup mengakses laman skrining menggunakan browser, kemudian memasukkan nomor kartu BPJS Kesehatan, tanggal lahir, dan kode verifikasi yang tersedia. Setelah data peserta berhasil ditampilkan, peserta diminta menyetujui persyaratan, lalu melengkapi data pendukung seperti berat badan, tinggi badan, serta nomor kontak.
Tahap berikutnya adalah menjawab seluruh pertanyaan skrining yang berkaitan dengan riwayat kesehatan dan gaya hidup. Setelah proses selesai, hasil skrining akan ditampilkan lengkap dengan tingkat risiko kesehatan yang dimiliki peserta.
Dalam melakukan skrining BPJS Kesehatan secara online, peserta dianjurkan menjawab setiap pertanyaan dengan jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.
Hal ini penting karena hasil skrining digunakan sebagai gambaran awal kondisi kesehatan peserta. Skrining juga disarankan dilakukan secara rutin, minimal satu kali dalam setahun, agar perubahan kondisi kesehatan dapat terpantau dengan baik.
Dengan memahami cara skrining BPJS Kesehatan online dengan benar, peserta JKN-KIS dapat memanfaatkan layanan ini sebagai langkah pencegahan awal terhadap berbagai risiko penyakit.
Layanan skrining online BPJS Kesehatan menjadi bentuk kemudahan akses layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan kapan saja dan di mana saja. (Fifah)
Baca juga: Cara Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 dengan Tepat
