Cara Tayamum di Mobil: Syarat, Bacaan, dan Tata Cara yang Benar

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat umat Muslim dalam perjalanan dan memiliki kondisi khusus padahal sudah memasuki waktu salat, maka dianjurkan untuk berwudhu dengan cara tayamum di mobil atau jenis kendaraan lainnya.
Seperti yang diketahui, bersuci sebelum melaksanakan ibadah salat adalah hal yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat Muslim. Namun, sering kali pada kondisi tertentu dan darurat, seseorang tidak dapat menemukan air bersih untuk berwudhu, termasuk pada saat dalam perjalanan dengan mobil.
Jika dihadapkan dengan kondisi seperti itu, lakukan tayamum untuk bersuci. Dikutip dari Fikih Islam oleh Musthafa Kamal Pasha, tayamum adalah suatu cara menyucikan diri dengan menggunakan debu ataupun tanah yang sesuai dengan syariat Islam.
Lalu, apa saja syarat dan tata cara melakukan tayamum saat berada di perjalanan? Untuk lebih jelasnya, simak selengkapnya di bawah ini.
Tata Cara Tayamum di Mobil
Sebelum melaksanakan tata cara tayamum di mobil maupun jenis kendaraan lainnya, terdapat syarat-syarat yang perlu dipenuhi, yaitu:
Sudah memasuki waktu salat.
Sudah mencari air, tetapi tidak dapat menemukannya saat memasuki waktu salat.
Bagi orang yang sakit dan tidak diperkenankan untuk menyentuh air.
Dengan tanah atau debu yang suci.
Menghilangkan najis.
Sementara itu, bacaan niat untuk melakukan tayamum adalah sebagai berikut.
نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى
Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta'ala
Artinya, “Aku berniat tayamum agar diperbolehkan sholat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Tayamum di Mobil
Tata cara melakukan tayamum di mobil adalah sebagai berikut.
1. Cari Tempat yang Tepat
Mencari tempat yang paling banyak debunya, seperti kaca mobil atau kursi depan kendaraan.
2. Baca Basmallah
Membaca basmallah sebelum memulai tayamum.
3. Tempelkan Kedua Tangan di Tempat Berdebu
Menempelkan kedua telapak tangan ke permukaan kaca mobil atau sandaran kursi depan.
4. Membaca Niat
Membaca niat tayamum, yaitu Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta'ala.
5. Mengusap Tangan
Mengusap telapak tangan ke wajah secara merata dari ujung rambut (dahi) sampai ke dagu.
6. Menempelkan Tangan ke Tempat Berdebu Lagi
Menempelkan kembali kedua tangan ke kaca mobil atau sandaran kursi yang belum tersentuh.
7. Mengusap Tangan ke Siku
Mengusap kedua tangan sampai ke siku. Rapatkan jari-jari tangan, dan usahakan ujung jari kanan tidak keluar dari telunjuk jari kiri, atau telunjuk kanan bertemu dengan telunjuk kiri.
8. Membaca Doa
Membaca doa setelah tayamum.
Berikut adalah doa yang dibacakan setelah tayamum.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Asyhadu an laa Ilaaha illalloh wahdahu laa syariika lahu. Wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj'alni minat tawwaabiina, waj'alni minal mutatohhirina, waj'alni min 'ibaadikas sholihiina. Subhanaka allahumma wa bihamdika astagfiruka wa atuubu ilaika.
Artinya, "Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertaubat pada-Mu."
(SFR)
