CFD Rasuna Said dari Mana sampai Mana? Ini Rute Lengkapnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

CFD Rasuna Said dari mana sampai mana? Hal itu perlu diketahui seiring dengan pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor di kawasan bisnis Jakarta Selatan.
Ruang jalan perkotaan yang dimanfaatkan untuk aktivitas olahraga dan rekreasi semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan kawasan terbuka pada akhir pekan.
Kawasan Kuningan yang dikenal sebagai pusat perkantoran, perdagangan, dan layanan publik kini memiliki tambahan lokasi kegiatan bebas kendaraan bermotor pada hari tertentu.
CFD Rasuna Said dari Mana sampai Mana yang Perlu Diketahui Warga Jakarta?
CFD Rasuna Said dari mana sampai mana? Dikutip dari smartcity.jakarta.go.id, jalur Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan H.R. Rasuna Said terbentang sepanjang total 4,4 kilometer dan dibagi menjadi dua segmen utama yang berada pada sisi timur serta sisi barat koridor jalan.
Pada segmen sisi timur, lintasan dimulai dari Simpang Jalan Gembira di wilayah Setiabudi hingga Simpang Jalan Raya Casablanca. Panjang ruas pada sisi ini mencapai sekitar 2,2 kilometer.
Area tersebut mencakup bagian koridor yang berada di sepanjang kawasan Kuningan dan menjadi jalur penting yang menghubungkan berbagai pusat kegiatan ekonomi di Jakarta Selatan.
Pada segmen sisi barat, lintasan dimulai dari Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya. Panjang ruas ini juga sekitar 2,2 kilometer.
Kedua segmen tersebut membentuk lintasan total 4,4 kilometer yang dapat dimanfaatkan untuk berjalan kaki, berlari, bersepeda, maupun mengikuti berbagai kegiatan komunitas yang diselenggarakan selama HBKB berlangsung.
Pelaksanaan CFD di Jalan H.R. Rasuna Said berlangsung setiap kegiatan yang telah dijadwalkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB.
Selama rentang waktu tersebut, kendaraan bermotor dibatasi pada ruas yang menjadi area HBKB sehingga jalan dapat digunakan untuk aktivitas nonkendaraan.
Kawasan yang dilalui lintasan CFD berada di sekitar pusat bisnis Kuningan yang dikenal memiliki banyak gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, fasilitas kesehatan, hingga kawasan diplomatik.
Lokasi ini juga berdekatan dengan sejumlah titik populer seperti One Satrio, Epicentrum, serta berbagai gedung usaha yang menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi Jakarta.
Pelaksanaan HBKB Rasuna Said dilakukan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta sekaligus upaya memperluas pilihan ruang publik di luar koridor Sudirman–Thamrin.
Dengan adanya tambahan lokasi ini, distribusi kegiatan masyarakat pada akhir pekan menjadi lebih merata di beberapa wilayah ibu kota.
Selama kegiatan berlangsung, berbagai agenda turut diselenggarakan di sepanjang lintasan.
Kegiatan tersebut meliputi parade Abang None, kampanye pemilahan sampah, aktivitas komunitas lingkungan, permainan tradisional, bazar UMKM, layanan Kartu Layanan Gratis, serta bazar pangan murah.
Kehadiran beragam aktivitas tersebut membuat koridor Rasuna Said tidak hanya berfungsi sebagai jalur olahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial dan ekonomi.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta turut menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran mobilitas di sekitar kawasan.
Beberapa jalur alternatif disediakan bagi kendaraan yang biasanya melintas melalui koridor H.R. Rasuna Said.
Pengaturan tersebut dilakukan agar aktivitas di rumah sakit, hotel, perkantoran, rumah ibadah, dan kawasan kedutaan tetap berjalan lancar selama pelaksanaan HBKB.
Dukungan transportasi umum juga tetap tersedia. Sejumlah rute Transjakarta beroperasi sejak pukul 05.00 WIB untuk memudahkan akses menuju kawasan kegiatan.
Selain itu, layanan LRT Jabodebek tetap dapat digunakan sebagai pilihan perjalanan menuju area sekitar Kuningan dan Setiabudi.
Persiapan pelaksanaan HBKB Rasuna Said mencakup penyediaan kantong parkir off street dengan kapasitas ribuan kendaraan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi sekaligus mendukung penggunaan area parkir yang lebih teratur.
Data pergerakan pejalan kaki di Jakarta menunjukkan tren peningkatan selama tahun 2026. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pengembangan ruang publik yang lebih ramah bagi aktivitas berjalan kaki dan bersepeda.
Koridor H.R. Rasuna Said dipilih karena memiliki karakter kawasan yang mendukung mobilitas pejalan kaki serta terhubung dengan berbagai moda transportasi umum.
Keberadaan lintasan sepanjang 4,4 kilometer memberikan ruang yang cukup luas bagi aktivitas olahraga ringan maupun kegiatan komunitas pada pagi hari.
Koridor yang berada di pusat kawasan Kuningan juga menjadikan akses menuju lokasi relatif mudah dari berbagai arah di Jakarta.
CFD Rasuna Said dari mana sampai mana dapat dijawab dengan jelas, yaitu dari Simpang Jalan Gembira hingga Jalan Raya Casablanca pada sisi timur serta dari Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya pada sisi barat.
Panjang total lintasan mencapai sekitar 4,4 kilometer dengan waktu pelaksanaan pukul 05.30–09.00 WIB di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. (Khoirul)
Baca Juga: Jadwal CFD Rasuna Said dan Aturan Terbarunya
