Konten dari Pengguna

Choi Hyun Wook di Notes from the Last Row, Ini Peran yang Dimainkannya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peran Choi Hyun Wook di Notes from the Last Row. Foto: Unsplash.com/Avel Chuklanov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peran Choi Hyun Wook di Notes from the Last Row. Foto: Unsplash.com/Avel Chuklanov

Peran aktor Korea Selatan, Choi Hyun Wook di Notes from the Last Row menampilkan sosok mahasiswa dengan kemampuan menulis luar biasa yang mengubah arah kehidupan seorang profesor sastra.

Drama Korea bergenre misteri dan thriller ini mengangkat hubungan rumit antara bakat, ambisi, kreativitas, serta batas tipis yang memisahkan kenyataan dan fiksi.

Alur yang berkembang menghadirkan dinamika psikologis kuat melalui interaksi para tokoh dengan konflik yang terus mengalami perubahan pada setiap perkembangan cerita.

Peran Aktor Korea Selatan Choi Hyun Wook di Notes from the Last Row

Ilustrasi peran Choi Hyun Wook di Notes from the Last Row. Foto: Unsplash.com/Kyle Loftus

Dikutip dari mydramalist.com dan scmp.com, berikut adalah peran Choi Hyun Wook di Notes from the Last Row sebagai Lee Gang, mahasiswa teknik yang dikenal pendiam dan memilih duduk di bangku paling belakang ruang kelas.

Lee Gang bukan mahasiswa sastra, melainkan mahasiswa teknik yang memiliki bakat menulis luar biasa hingga menarik perhatian Heo Mun O, seorang profesor sastra Korea yang mengalami kebuntuan dalam karier kepenulisannya.

Pertemuan pertama terjadi ketika Lee Gang berani mempertanyakan sikap sang profesor saat mengkritik hasil tulisan mahasiswa lain di depan kelas.

Sikap tenang serta keberaniannya membuat Heo Mun O mulai memandang mahasiswa tersebut secara berbeda dibandingkan peserta kuliah lainnya.

Perubahan semakin terasa ketika Lee Gang menyerahkan sebuah esai yang memperlihatkan kemampuan bercerita dengan struktur rapi, emosi kuat, serta detail yang mampu membawa pembacanya larut ke dalam alur cerita.

Tulisan tersebut membuat Heo Mun O melihat potensi besar yang belum pernah ditemukan sebelumnya di ruang kuliah.

Kemampuan menulis Lee Gang kemudian mendorong sang profesor menawarkan bimbingan menulis secara pribadi di rumah.

Pertemuan rutin tersebut bukan hanya menjadi sarana belajar, tetapi berkembang menjadi hubungan yang semakin rumit karena rasa ingin tahu Heo Mun O terhadap setiap cerita baru yang ditulis muridnya.

Cerita yang disusun Lee Gang berpusat pada kehidupan pribadinya setelah menjalin hubungan pertemanan dengan seorang mahasiswa dari keluarga berada.

Kesempatan tinggal di rumah keluarga tersebut membuka jalan bagi Lee Gang untuk menyaksikan berbagai rahasia yang tersembunyi di balik kehidupan yang tampak sempurna.

Setiap bab baru yang ditulis Lee Gang membuat Heo Mun O semakin tenggelam dalam rasa penasaran.

Perhatian sang profesor perlahan bergeser dari tujuan membimbing kemampuan menulis menjadi keinginan mengetahui kelanjutan kisah yang terus berkembang di hadapannya.

Hubungan guru dan murid pun mengalami perubahan. Pada awalnya Heo Mun O berada dalam posisi sebagai pembimbing yang memberikan arahan, sedangkan Lee Gang berperan sebagai mahasiswa berbakat yang menerima masukan.

Seiring berjalannya cerita, keseimbangan tersebut berubah karena Heo Mun O justru bergantung pada tulisan Lee Gang untuk memperoleh kembali gairah terhadap dunia sastra.

Lee Gang juga digambarkan sebagai sosok yang sulit ditebak. Pembawaannya tenang, kemampuan mengamati lingkungan sangat baik, serta cara menyusun cerita membuat batas antara pengalaman nyata dan unsur rekaan menjadi semakin kabur.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai bagian mana dari kisah yang benar-benar terjadi dan bagian mana yang sengaja dibentuk demi menghasilkan cerita lebih menarik.

Karakter Lee Gang menjadi pusat penggerak konflik karena hampir setiap keputusan Heo Mun O dipengaruhi oleh rasa ingin mengetahui kelanjutan tulisan muridnya.

Hubungan tersebut memperlihatkan bagaimana karya sastra dapat mengubah cara berpikir seseorang hingga memengaruhi keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

Choi Hyun Wook membawakan Lee Gang dengan ekspresi yang tenang namun penuh makna.

Dialog yang tidak berlebihan dipadukan dengan bahasa tubuh yang terukur membuat karakter tersebut terasa misterius tanpa kehilangan sisi manusiawinya.

Pendekatan itu mendukung nuansa thriller psikologis yang menjadi kekuatan utama drama ini.

Drama ini terdiri atas enam episode dan mulai tayang pada 26 Juni 2026 melalui Netflix.

Adaptasinya diambil dari naskah drama Spanyol berjudul The Boy in the Last Row karya Juan Mayorga, kemudian dikembangkan menjadi kisah berlatar Korea Selatan dengan pendekatan misteri, psikologis, dan dunia kepenulisan.

Lawan main Choi Hyun Wook adalah Choi Min Sik yang memerankan Heo Mun O, profesor sastra Korea dengan masa lalu sebagai novelis yang gagal mengulang kesuksesan.

Pertemuan dua karakter tersebut menjadi inti cerita karena masing-masing saling memengaruhi hingga batas hubungan pembimbing dan murid perlahan menghilang.

Peran Choi Hyun Wook di Notes from the Last Row memperlihatkan karakter yang tidak hanya berfungsi sebagai mahasiswa berbakat, tetapi juga menjadi pemicu perubahan besar dalam perjalanan tokoh utama.

Kisah yang dibangun melalui hubungan psikologis kedua karakter menghadirkan ketegangan yang terus berkembang hingga akhir setiap episode. (Shofia)

Baca Juga: Sinopsis dan Daftar Pemain Drama Thailand The Hidden Shadow