Cikal Bakal Terbentuknya Bahasa Indonesia Berawal dari Bahasa? Ini Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

“Cikal bakal terbentuknya bahasa Indonesia berawal dari bahasa apa?” Salah satu bahasan yang sering muncul dalam pelajaran bahasa dan sejarah nasional.
Topik ini menarik karena berkaitan dengan perjalanan panjang Bahasa Indonesia yang akhirnya mampu menyatukan masyarakat dari berbagai suku, budaya, dan daerah di Nusantara.
Cikal Bakal Terbentuknya Bahasa Indonesia Berawal dari Bahasa Apa?
Cikal bakal terbentuknya bahasa Indonesia berawal dari bahasa apa? Mengutip situs https://balaibahasabengkulu.kemendikdasmen.go.id/, cikal bakal terbentuknya bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu.
Hal ini telah ditegaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia II tahun 1954 yang menyatakan bahwa bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu yang sejak lama digunakan sebagai bahasa perhubungan atau lingua franca di Nusantara.
Oleh karena mudah dipahami dari berbagai suku dan kelompok masyarakat, bahasa Melayu kemudian dipilih sebagai dasar bahasa persatuan bangsa Indonesia.
Sejarah mencatat bahwa bahasa Melayu telah digunakan di kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7.
Bukti penggunaan bahasa tersebut ditemukan dalam sejumlah prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya, seperti Prasasti Kedukan Bukit (683 M), Talang Tuwo (684 M), Kota Kapur (686 M), dan Karang Brahi (688 M).
Prasasti-prasasti tersebut menggunakan bahasa Melayu Kuno yang menunjukkan bahwa bahasa ini telah memiliki peran penting jauh sebelum Indonesia merdeka. Ada beberapa alasan mengapa bahasa Melayu akhirnya menjadi dasar bahasa Indonesia.
1. Mudah Dipahami Berbagai Suku
Bahasa Melayu telah lama digunakan sebagai alat komunikasi antarwilayah, antarsuku, hingga antarbangsa di Nusantara. Karena sudah dikenal luas, masyarakat dari berbagai daerah tidak mengalami kesulitan saat menggunakannya.
2. Tidak Mengenal Tingkatan Bahasa yang Rumit
Berbeda dengan beberapa bahasa daerah yang memiliki tingkatan tutur tertentu, bahasa Melayu relatif sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan diterima oleh masyarakat luas.
3. Menjadi Bahasa Perdagangan dan Penyebaran Agama
Pada masa Sriwijaya hingga kerajaan-kerajaan Islam berkembang, bahasa Melayu digunakan dalam aktivitas perdagangan, pendidikan, kebudayaan, dan penyebaran agama. Hal ini membuat pengaruhnya semakin kuat di berbagai wilayah Nusantara.
Seiring berjalannya waktu, bahasa Melayu terus berkembang dan menyerap banyak kosakata dari berbagai bahasa lain, seperti Sanskerta, Arab, Persia, hingga bahasa-bahasa Eropa.
Perkembangan tersebut membuat bahasa Melayu semakin kaya dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat modern.
Pada masa pergerakan nasional, berbagai organisasi pemuda dan tokoh bangsa menggunakan bahasa Melayu sebagai alat komunikasi bersama.
Kesadaran akan pentingnya persatuan kemudian mendorong para pemuda untuk mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia.
Tanggal 28 Oktober 1928 menjadi momen penting dalam sejarah bahasa Indonesia. Dalam Kongres Pemuda II, para pemuda dari berbagai daerah mengikrarkan Sumpah Pemuda yang salah satu isinya adalah menjunjung bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia.
Sejak saat itulah bahasa Indonesia resmi dikukuhkan sebagai bahasa nasional dan menjadi simbol persatuan bangsa.
Setelah Indonesia merdeka, kedudukan bahasa Indonesia semakin kuat. Pada 18 Agustus 1945, bahasa Indonesia secara resmi ditetapkan sebagai bahasa negara melalui Pasal 36 Undang-Undang Dasar 1945.
Sejak saat itu, bahasa Indonesia digunakan dalam pemerintahan, pendidikan, media massa, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Bahasa Indonesia memiliki peran besar dalam menyatukan masyarakat yang berasal dari ratusan suku dan bahasa daerah. Dengan adanya satu bahasa nasional, komunikasi antardaerah menjadi lebih mudah dan rasa persatuan bangsa semakin kuat.
Selain menjadi alat komunikasi, bahasa Indonesia juga menjadi identitas nasional yang membedakan Indonesia dari negara lain.
Demikianlah, cikal bakal terbentuknya bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu yang telah digunakan sejak berabad-abad lalu sebagai bahasa perhubungan di Nusantara.
Berkat perannya yang luas dan mudah diterima berbagai kalangan, bahasa Melayu kemudian berkembang menjadi bahasa Indonesia yang kini menjadi bahasa persatuan sekaligus bahasa negara Republik Indonesia. (Fikah)
Baca juga: Penyebab Terjadinya Perubahan Kurikulum dari Masa ke Masa di Indonesia
