Ciri-Ciri Dajjal sebagai Tanda Akhir Zaman sesuai Hadis

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kemunculan Dajjal merupakan salah satu tanda hari kiamat akan muncul. Berasal dari kata dajala, Dajjal artinya menutupi (sesuatu). Umat muslim harus mewaspadai kemunculannya dengan memperhatikan ciri-ciri Dajjal.
Dikutip dari buku Dajjal karya Agus Sunyoto (2006), Dajjal adalah pembohong yang menutupi kebenaran dengan kepalsuan. Melalui kesesatan dan tipu dayanya, Dajjal menyebar fitnah hingga mengaku sebagai Tuhan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Ciri-Ciri Dajjal
Dajjal merupakan sosok yang disebutkan dalam Al-Quran dan hadis sebagai pertanda hadirnya hari kiamat. Dajjal dianggap sebagai sosok yang sangat menyesatkan dan berbahaya menjelang hari kiamat untuk menguji keimanan manusia.
Rasulullah saw. bersabda:
"Tidak ada satu pun mahluk sejak Adam diciptakan hingga terjadinya kiamat yang fitnahnya lebih besar dari Dajjal." (HR. Muslim)
Oleh karena itu, umat muslim perlu memperhatikan ciri-ciri Dajjal agar tidak tertipu muslihatnya. Bahkan Rasulullah saw. memberikan gambaran mengenai ciri Dajjal, sebagaimana hadis berikut ini:
“Sesungguhnya Dajjal adalah seorang laki-laki, pendek, jarak antara kedua betisnya berjauhan, keriting, buta sebelah, mata yang terhapus tidak terlalu menonjol, tidak pula terlalu ke dalam, maka jika dia melakukan kerancuan (mengaku sebagai Rabb) kepadamu, maka ketahuilah sesungguhnya Rabb kalian tidak buta sebelah.” (HR. Abu Dawud)
Selain ciri-ciri tersebut, masih ada beberapa gambaran mengenai Dajjal yang dijelaskan dalam beberapa hadis, yaitu sebagai berikut.
1. Berambut Kriting dan Bermata Satu
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ، حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ جَابِرٍ الطَّائِيُّ -قَاضِي حِمْصَ-حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَير بْنِ نُفَير الْحَضْرَمِيُّ، عَنِ أَبِيهِ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّوّاس بْنَ سمْعانَ الْكِلَابِيَّ قَالَ: ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدَّجَّالَ ذَاتَ غَداة، فخَفَض فِيهِ ورَفَع، حَتَّى ظَنَنَّاهُ فِي طَائِفَةِ النَّخْلِ، [فَلَمَّا رُحْنَا إِلَيْهِ عَرَفَ ذَلِكَ فِي وُجُوهِنَا، فَسَأَلْنَاهُ فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، ذَكَرْتَ الدَّجَّالَ الْغَدَاةَ، فَخَفَّضْتَ فِيهِ وَرَفَّعْتَ حَتَّى ظَنَنَّاهُ فِي طَائِفَةِ النَّخْلِ]. فَقَالَ: "غَيْرُ الدَّجَّالِ أخْوَفُني عَلَيْكُمْ، فَإِنْ يَخْرُجْ وَأَنَا فِيكُمْ فَأَنَا حَجِيجُه دُونَكُمْ، وَإِنْ يَخْرُجْ وَلَسْتُ فِيكُمْ فَامْرُؤٌ حَجِيجُ نَفْسِهِ، وَاللَّهُ خَلِيفَتِي عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ: إنه شاب جَعْدُ قَطَط عينه طَافِيَةٌ، وَإِنَّهُ يَخْرُجُ خَلَةَ بَيْنَ الشَّامِ وَالْعِرَاقِ، فَعَاثَ يَمِينًا وَشِمَالًا يَا عِبَادَ اللَّهِ اثْبُتُوا"
Nabi Muhammad saw. bersabda, "Bukan Dajjal yang aku khawatirkan akan memudaratkan kalian. Karena jika Dajjal muncul, sedangkan aku masih berada di antara kalian, maka akulah yang akan menghadapinya, bukan kalian. Jika dia muncul, sedangkan saya tidak lagi berada di antara kalian, maka setiap orang muslim wajib membela dirinya, dan Allah-lah yang menjaga setiap orang muslim sepeninggalku. Sesungguhnya Dajjal adalah seorang yang berusia muda, berambut keriting, dengan bola mata yang menonjol. Dan sesungguhnya pasukan berkudanya memenuhi kawasan antara negeri Syam dan Irak, lalu menyebar ke segala penjuru. Hai hamba-hamba Allah, berpendirian teguhlah kalian." (HR Ibnu Majah)
2. Hanya Memiliki Satu Mata Karena Mata Lainnya Buta
عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَخْفَى عَلَيْكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى عَيْنِهِ وَإِنَّ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُمْنَى كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ
Artinya: Dari Nafi` dari `Abdullah berkata, "Dajjal disebut-sebut di sisi Nabi shallallahu `alaihi wasallam, lantas beliau berkomentar" `Allah tidak samar bagi kalian, Allah tidak buta sebelah -sambil beliau mendemontrasikan dengan tangannya ke matanya- `dan bahwasanya Al Masih Addajjal buta sebelah kanan, seolah-olah matanya anggur yang menjorok." (HR. Bukhari) [No. 7407 Fathul Bari] Shahih.
3. Sosok Berkulit Putih
Dajjal matanya buta sebelah, kulitnya putih.” Dalam satu riwayat diejelaskan:
“Kulitnya putih seperti keledai putih. Kepalanya kecil dan banyak gerak, mirip dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan. Jika ada orang-orang yang binasa (mengikuti fitnahnya), ketahuilah Rabb kalian tidaklah buta sebelah.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)
4. Menguasai Bumi 40 Hari
Dalam Hadits Nabi saw yang diriwayatkan Ibnu Majah disebutkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda Dajjal akan menguasai bumi selama 40 hari.
يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا لُبْثُهُ فِي الْأَرْضِ؟ قَالَ: "أَرْبَعِينَ يَوْمًا، يَوْمٌ كَسَنَةٍ، وَيَوْمٌ كَشَهْرٍ، وَيَوْمٌ كَجُمُعَةٍ، وَسَائِرُ أَيَّامِهِ كَأَيَّامِكُمْ
Rasulullah Saw. menjawab, "Empat puluh hari, sehari ada yang lamanya sama dengan satu tahun, sehari ada yang lamanya sama dengan satu bulan, sehari ada yang lamanya sama dengan satu minggu, sedangkan hari-hari lainnya sama dengan hari-hari kalian sekarang ini.”
5. Dajjal Tidak Bisa Masuk Madinah
“Kemelut al-Masih ad Dajjal tak akan memasuki Madinah, sebab ketika itu Madinah mempunyai tujuh pintu yang setiap pintu dijaga oleh dua malaikat.” (HR.Bukhari)
6. Matanya Cekung
Dari ‘Ubadah bin ash-Shamit, ia berkata, ‘Rasulullah saw. bersabda:
“Sesungguhnya Dajjal adalah seorang laki-laki pendek, berkaki bengkok, keriting, buta sebelah mata, terhapus mata, tidak menonjol dan tidak bermata cekung. Jika disamarkan kepadamu, maka ketahuilah bahwa Rabb kamu tidak buta sebelah matanya.” (HR Ahmad dan Abu Dawud).
7. Mata Dajjal seperti Anggur yang Bengkak atau Membusuk
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Nabi Muhammad saw. bersabda:
"Dajjal akan memiliki penglihatan yang cacat, satu matanya buta dan bengkak seperti anggur yang busuk."
"Adapun Masih Adh-Dhalalah (Al-Masih pembawa kesesatan: Dajjal) adalah seorang lelaki yang berdahi lebar, picak mata kirinya, lebar lubang hidungnya, (tubuhnya) agak bongkok." (HR. Muslim dan dinilai shahih)
8. Tinggi Badan Melebihi Manusia Normal
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Nabi Muhammad saw. bersabda:
"Dajjal memiliki perawakan besar, dan tinggi melebihi rata-rata manusia."
9. Rambutnya Lebih Tebal
Menurut hadis yang diriwayatkan dari Hudzaifah, Dajjal memiliki rambut yang lebih tebal daripada orang pada umumnya. Sebagaimana sabda Rasulullah berikut ini:
Rasulullah saw. bersabda: "Dajjal itu picak mata kirinya, dan tebal rambutnya. Dia membawa surga dan neraka. Tapi, neraka dia (sebenarnya) adalah surga, dan surga dia (sebenarnya) adalah neraka."
10. Memiliki Kecepatan seperti Hujan dan Angin Besar
Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah saw. berikut ini:
قُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، فَمَا إِسْرَاعُهُ فِي الْأَرْضِ؟ قَالَ: "كَالْغَيْثِ اسْتَدْبَرَتْهُ الرِّيحُ
Kami bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimanakah kecepatan perjalanan Dajjal (dan pasukannya) di muka bumi?" Rasulullah Saw. bersabda, "Seperti hujan yang diiringi dengan angin besar."
11. Dajjal Mampu Menurunkan Hujan dan Menyuburkan Tanah yang Tandus
Fitnah Dajjal yang akan disebarkan pada akhir zaman nanti adalah mampu menurunkan hujan dan menyuburkan tanah yang tandus. Fitnah Dajjal ini sesuai dalam hadis yang pernah disebutkan oleh Rasulullah saw. berikut ini:
فَيَأْتِى عَلَى الْقَوْمِ فَيَدْعُوهُمْ فَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَجِيبُونَ لَهُ فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ وَالأَرْضَ فَتُنْبِتُ فَتَرُوحُ عَلَيْهِمْ سَارِحَتُهُمْ أَطْوَلَ مَا كَانَتْ ذُرًا وَأَسْبَغَهُ ضُرُوعًا وَأَمَدَّهُ خَوَاصِرَ ثُمَّ يَأْتِى الْقَوْمَ فَيَدْعُوهُمْ فَيَرُدُّونَ عَلَيْهِ قَوْلَهُ فَيَنْصَرِفُ عَنْهُمْ فَيُصْبِحُونَ مُمْحِلِينَ لَيْسَ بِأَيْدِيهِمْ شَىْءٌ مِنْ أَمْوَالِهِمْ وَيَمُرُّ بِالْخَرِبَةِ فَيَقُولُ لَهَا أَخْرِجِى كُنُوزَكِ. فَتَتْبَعُهُ كُنُوزُهَا كَيَعَاسِيبِ النَّحْلِ
Artinya: “Ia mendatangi kaum dan menyeru mereka, mereka menerimanya. Ia memerintahkan langit agar menurunkan hujan, lalu langit menurunkan hujan. Ia memerintahkan bumi agar mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, lalu bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhan. Lalu binatang ternak mereka pergi dengan punuk yang panjang, lambung yang lebar dan kantong susu yang berisi lalu kehancuran datang lalu ia berkata padanya: ‘Keluarkan harta simpananmu.’ Lalu harta simpanannya mengikutinya seperti lebah-lebah jantan."
12. Mampu Menghidupkan Orang Mati
Fitnah Dajjal selanjutnya adalah mampu menghidupkan orang yang telah mati. Berikut riwayat Nabi Muhammad saw,
يَأْتِى الدَّجَّالُ وَهُوَ مُحَرَّمٌ عَلَيْهِ أَنْ يَدْخُلَ نِقَابَ الْمَدِينَةِ ، فَيَنْزِلُ بَعْضَ السِّبَاخِ الَّتِى تَلِى الْمَدِينَةَ ، فَيَخْرُجُ إِلَيْهِ يَوْمَئِذٍ رَجُلٌ وَهْوَ خَيْرُ النَّاسِ أَوْ مِنْ خِيَارِ النَّاسِ ، فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّكَ الدَّجَّالُ الَّذِى حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – حَدِيثَهُ ، فَيَقُولُ الدَّجَّالُ أَرَأَيْتُمْ إِنْ قَتَلْتُ هَذَا ثُمَّ أَحْيَيْتُهُ ، هَلْ تَشُكُّونَ فِى الأَمْرِ فَيَقُولُونَ لاَ . فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يُحْيِيهِ فَيَقُولُ وَاللَّهِ مَا كُنْتُ فِيكَ أَشَدَّ بَصِيرَةً مِنِّى الْيَوْمَ . فَيُرِيدُ الدَّجَّالُ أَنْ يَقْتُلَهُ فَلاَ يُسَلَّطُ عَلَيْهِ
Artinya: “Dajjal datang dan diharamkan masuk jalan Madinah. Lantas ia singgah di lokasi yang tak ada tetumbuhan dekat Madinah. Kemudian ada seseorang yang mendatanginya yang ia adalah sebaik-baik manusia atau di antara manusia terbaik, dia berkata, ‘Saya bersaksi bahwa engkau adalah Dajjal yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah ceritakan kepada kami.’ Kemudian Dajjal mengatakan, ‘Apa pendapat kalian jika aku membunuh orang ini lantas aku menghidupkannya, apakah kalian masih ragu terhadap perkara ini?’ Mereka menjawab, ‘Tidak’. Maka Dajjal membunuh orang tersebut kemudian menghidupkannya, namun orang tersebut tiba-tiba mengatakan, ‘Ketahuilah bahwa hari ini, kewaspadaanku terhadap diriku tidak sebesar kewaspadaanku terhadapmu!' Lantas Dajjal ingin membunuh orang itu, namun ia tak bisa lagi menguasainya.”
13. Dajjal Membawa Air dan Api
Fitnah selanjutnya adalah Dajjal mampu membawa air dan api. Air yang ditawarkan ini adalah api yang bergejolak, dan api yang ditawarkan berarti surga. Hal tersebut sesuai dengan hadis Rasulullah saw. berikut.
إِنَّ مَعَهُ مَاءً وَنَارًا فَنَارُهُ مَاءٌ بَارِدٌ وَمَاؤُهُ نَارٌ فَلاَ تَهْلِكُوا
Artinya: “Sesungguhnya bersamanya ada air dan api, apinya adalah air dingin dan airnya adalah api, karena itu janganlah kalian binasa.”
Dalam hadis lain, Nabi Muhammad saw. bersabda,
Artinya: “Sungguh aku tahu apa yang ada bersama Dajjal, bersamanya ada dua sungai yang mengalir. Salah satunya secara kasat mata berupa air putih dan yang lainnya secara kasat mata berupa api yang bergejolak. Bila ada yang menjumpainya, hendaklah mendatangi surga yang ia lihat berupa api dan hendaklah menutup mata, kemudian hendaklah menundukkan kepala lalu meminumnya karena sesungguhnya itu adalah air dingin.”
Baca Juga: Tanda-Tanda Kiamat Menurut Ajaran Agama Islam
Demikian informasi mengenai ciri-ciri Dajjal yang dijelaskan dalam hadis dan Al-Quran. Dajjal adalah pertanda akhir zaman atau kiamat dengan membawa kebohongan untuk menguji iman seseorang. (Umi)
