Konten dari Pengguna

Tanda-Tanda Kiamat Menurut Ajaran Agama Islam

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Tanda-Tanda Kiamat, Foto Unsplash/Marc Szeglat
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tanda-Tanda Kiamat, Foto Unsplash/Marc Szeglat

Tanda-tanda kiamat dapat dijadikan sebagai pengingat umat Islam agar senantiasa menjaga perilakunya supaya selalu berada di jalan Allah Swt. Hari kiamat merupakan hari berakhirnya seluruh kehidupan manusia dan makhluk hidup di dunia.

Berdasarkan buku Kemunculan Dajal Palsu, Yusuf Burhanuddin, (2007:3), hari kiamat menjadi jembatan untuk menuju ke kehidupan selanjutnya di akhirat yang kekal dam abadi. Iman kepada hari kiamat merupakan rukun iman yang kelima.

Hari kiamat diawali dengan tiupan terompet sangkakala oleh Malaikat Israfil untuk menghancurkan bumi beserta semua isinya. Hari kiamat tidak bisa diprediksi kapan datangnya, karena merupakan rahasia Allah Swt, dan tidak diketahui oleh siapapun.

Daftar isi

Pengertian Hari Kiamat

Ilustrasi Tanda-Tanda Kiamat, Foto Unsplash/Marcus Kauffman

Sebelum mengetahui tanda-tanda kiamat, alangkah baiknya jika memahami pengertian dari hari kiamat atau hari akhir terlebih dahulu. Inilah pengertian hari kiamat atau hari akhir menurut buku yang berjudul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Marlina Hidayanti Ansanoor, (2022:24).

Secara umum, pengertian kiamat atau hari akhir berdasarkan agama Islam yaitu hari hancurnya seluruh alam semesta dan seluruh kehidupan yang ada di dalam alam tersebut. Iman kepada hari kiamat atau akhir yakni percaya dan meyakini bahwa semua alam, termasuk dunia dan seisinya, akan mengalami kehancuran.

Iman kepada hari kiamat atau hari akhir menjadi rukun iman yang kelima yang wajib diyakini oleh setiap umat muslim. Hari kiamat atau hari akhir bisa dipahami sebagai hari berakhirnya kehidupan yang ada di dunia yang fana ini dan memasuki awal kehidupan baru yang kekal dan abadi di akhirat.

Pada hari kiamat, daratan, lautan, dan benda-benda di langit rusak bahkan hingga porak-poranda. Gunung-gunung hancur, meletus, dan berhamburan. Bumi berguncang serta memuntahkan semua isi perutnya. Lautan meluap serta menumpahkan semua isinya. Benda-benda yang ada di langit bergerak cepat tidak terkendali. Bintang, bulan, dan planet saling bertabrakan satu sama lain.

Menurut pendapat lain, hari kiamat merupakan hari kebangkitan setelah mati (orang yang sudah meninggal dihidupkan kembali untuk diadili atau dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya). Hari kiamat disebut juga sebagai akhir zaman.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa iman kepada hari akhir adalah mempercayai dan meyakini bahwa seluruh alam, termasuk dunia dan seisinya, akan mengalami kehancuran. Hari akhir ditandai dengan ditiupnya trompet sangkakala oleh Malaikat Israfil.

Dengan begitu, iman kepada hari kiamat atau hari akhir yaitu membenarkan dengan sepenuh hati bahwa setelah terjadi kehidupan di dunia ini akan terjadi kehidupan lagi dan menjadi kehidupan yang sebenarnya serta bersifat kekal dan abadi.

Pada hari itulah, semua manusia akan memperoleh kepastian hidupnya, berhasil dan berbahagia atau bahkan sebaliknya. Iman kepada hari kiamat atau hari akhir juga perlu diikuti dengan iman kepada kehidupan akhirat dan setiap peristiwa yang terjadi di dalamnya.

Pembagian Hari Kiamat

Berdasarkan buku Dasar-Dasar Memahami Iman, Islam, dan Ihsan, Ipnu R. Noegroho, (2019: 103), dalam agama Islam, kiamat terbagi menjadi dua jenis, yaitu kiamat sugra dan kiamat kubra.

1. Kiamat Sugra (Kiamat Kecil)

Kiamat sugra (kiamat kecil), yaitu peristiwa hancurnya jagat raya, tetapi dalam skala yang kecil, seperti gempa bumi, gunung meletus, banjir, tsunami, dan lain sebagainya. Banyak sekali ulama yang mengatakan bahwa kiamat kecil tersebut adalah teguran dari Allah agar manusia tidak lagi berbuat kerusakan atau kemaksiatan di muka bumi ini.

Allah Swt telah berfirman, "Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)." (QS Asy-Syura: 30)

2. Kiamat Kubra (Kiamat Besar)

Kiamat kubra (kiamat besar), yaitu peristiwa hancurnya alam semesta beserta isinya. Allah Swt berfirman, "(1) Hari Kiamat. (2) Apakah Hari Kiamat itu? (3) Tahukah kamu apakah Hari Kiamat itu? (4) Pada hari itu manusia seperti anai- anai yang bertebaran, (5) dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan." (QS Al-Qari'ah: 1-5)

Tanda-Tanda Kiamat

Ilustrasi Tanda-Tanda Kiamat, Foto Unsplash/NOAA

Inilah tanda-tanda kiamat menurut ajaran agama Islam yang dapat dijadikan sebagai pengingat umat manusia berdasarkan buku yang berjudul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Marlina Hidayanti Ansanoor, (2022:25).

Para ulama mengelompokkan hari akhir atau hari kiamat menjadi dua macam, yaitu:

  1. Kiamat sugra (kiamat kecil), yaitu beberapa tanda kerusakan yang dialami sebagian alam dan terjadi setiap waktu. Tanda-tanda kiamat sugra seperti terjadinya gunung meletus, tanah longsor, bencana alam, tsunami, meninggalnya manusia karena sakit, banjir, kebakaran hutan, dan yang lainnya.

  2. Kiamat kubra (kiamat besar), yaitu terjadinya kematian dan kehancuran yang menimpa semua alam semesta. Dunia hancur, rusak, hingga porak-poranda. Kehidupan manusia akan berganti dengan alam yang baru yaitu alam akhirat.

Menurut syariat Islam, tidak ada seorang pun yang mengetahui tentang datangnya hari akhir, baik malaikat, nabi, maupun rasul. Masalah ini adalah perkara yang gaib dan hanya Allah Swt sajalah yang mengetahuinya. Meskipun demikian, Allah Swt dan Nabi Muhammad saw telah menggambarkan tanda-tanda kedatangan hari akhir. Tanda-tanda tersebut adalah sebagai berikut:

1. Tanda-Tanda Kecil Kiamat

Tanda kecil kiamat atau hari akhir merupakan tanda yang muncul pada awal kedatangan hari akhir. Tanda ini masih jauh dari kedatangan hari akhir yang sebenarnya. Tanda- tanda kecil hari akhir sebagai berikut:

  1. Budak melahirkan tuannya.

  2. Perzinahan terjadi secara terang-terangan.

  3. Ilmu agama sudah dianggap tidak penting.

  4. Sering terjadi bencana alam di mana-mana.

  5. Jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki.

  6. Terjadi peperangan yang berkepanjangan antar umat Islam.

  7. Minuman keras merajalela dan dinikmati banyak manusia.

2. Tanda-Tanda Besar Kiamat

Tanda besar kiamat atau hari akhir merupakan tanda yang muncul saat hari akhir sudah sangat dekat. Tanda-tanda besar hari akhir sebagai berikut:

  1. Rusaknya Kakbah.

  2. Matahari terbenam dari sebelah barat.

  3. Munculnya Imam Mahdi, pemimpin yang adil.

  4. Keluarnya Dajjal Al-Masih, pemimpin kejahatan.

  5. Al-Quran lenyap dari hati manusia.

  6. Yakjuj dan Makjuj muncul dan berbuat kerusakan di seluruh bumi.

  7. Nabi Isa AS turun ke bumi untuk memusnahkan Dajjal dan menegakkan risalah Nabi Muhammad saw.

  8. Muncul binatang ajaib yang dapat berbicara kepada manusia untuk mengingatkan agar kembali kepada Allah SWT.

3. Perbedaan antara Tanda Kecil Kiamat dan Tanda Besar Kiamat

Perbedaan antara tanda-tanda kecil kiamat atau hari akhir dan tanda-tanda besar kiamat atau hari akhir adalah sebagai berikut:

  1. Tanda-tanda kecil hari akhir secara umum datang lebih dahulu dari tanda-tanda besar hari akhir.

  2. Tanda-tanda kecil hari akhir sebagiannya sudah terjadi, sebagiannya sedang terjadi dan sebagiannya akan terjadi. Sedangkan tanda-tanda besar hari akhir belum terjadi.

  3. Tanda-tanda kecil hari akhir bersifat biasa dan tanda-tanda besar hari akhir bersifat luar biasa.

  4. Tanda-tanda kecil hari akhir berupa peringatan agar manusia sadar dan bertaubat. Sedangkan tanda- tanda besar hari akhir jika sudah datang, maka tertutup pintu taubat.

  5. Jika muncul satu tanda besar hari akhir, maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya. Dan yang pertama muncul adalah terbitnya matahari dari barat.

4. Dalil-Dalil yang Berkaitan dengan Kiamat atau Hari Akhir

1. Dalil Naqli (Hari Akhir menurut Al-Quran dan Hadis Nabi Muhammad saw)

Ada sejumlah ayat suci Al-Quran dan hadis Nabi Muhammad saw yang menjelaskan terkait datangnya hari akhir atau hari kiamat. Berikut beberapa surah dan hadis yang menjelaskan pernyataan tersebut, antara lain:

QS. Al-A'raf/7: 187

يَسْتَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّي لَا يُجَلِّيهَا بَغْتَةً يَسْتَلُونَكَ تِ وَالْأَرْضِ لَا تَأْتِيكُمْ إلَّا به لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ثَقُلَتْ فِي السَّمَوَاتِ وَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يعْلَمُونَ )

Artinya:

"Mereka menanyakan kepadamu tentang hari akhir: "Kapankah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang itu ada pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat bagi yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Tuhan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS. Al A'raf/7: 187).

Pada ayat ini, Allah Swt menegaskan bahwa pengetahuan tentang hari kiamat itu kepastian yang hanya dimiliki oleh Tuhan.

QS. Ghafir/40:16

يَوْمَ هُم بَارِزُونَ لَا يَخْفَى عَلَى اللَّهِ مِنْهُمْ شَيْءٍ لِمَنِ الْمُلْكُ الْيَوْمَ لِلَّهِ الْوَاحِدِالْقَهَّارِ

Artinya:

(Yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatu pun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah SWT. (Lalu Allah SWT berfirman): "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" Kepunyaan Allah SWT Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan." (QS. Ghafir/40: 16)

Ayat ini menjelaskan bahwa tidak ada satu pun tempat untuk bersembunyi ketika kiamat itu datang.

Baca juga: 7 Tahapan Hari Akhir dalam Islam beserta Tanda-tandanya

Demikianlah uraian tentang tanda-tanda kiamat lengkap dengan penggertiannya yang dapat dijadikan sebagai benteng diri agar selalu berada di jalan Allah Swt. (Ria)