Ciri-Ciri Perubahan Kimia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia tanpa disadari selalu berhubungan dengan benda-benda di kehidupan. Setiap benda mengalami adanya perubahan dari satu wujud ke wujud lainnya.
Banyak hal yang dapat menyebabkan adanya suatu perubahan pada materi. Materi dapat mengalami perubahan disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan suhu, perubahan tekanan, pembakaran, pengadukan, atau direaksikan dengan zat lain.
Besi yang berkarat dan buah yang mudah membusuk adalah bentuk perubahan reaksi kimia dari suatu zat yang menyebabkan terbentuknya zat baru atau dapat dikenal dengan perubahan kimia.
Bagaimana perubahan tersebut bisa terjadi? Simak pembahasan mengenai sifat dan ciri-ciri perubahan kimia berikut ini
Perubahan dan Sifat Kimia
Perubahan kimia ditemukan melalui perubahan yang diakibatkan oleh reaksi yang diikuti adanya perubahan-perubahan lain, misal perubahan warna, perubahan suhu dan terbentuknya gas.
Dengan kata lain, perubahan kimia merupakan perubahan pada zat yang mengasilkan jenis baru. Dikutip dari buku IPA karangan Muryani, perubahan kimia memiliki sifat yang kekal karena pada perubahan tersebut komposisi zat nya mengalami perubahan, sehingga zat hasil dan zat mula-mula mempunyai struktur berbeda.
Sifat kimia adalah sifat yang dihasilkan dari perubahan kimia. Perubahan sifat-sifat ini membutuhkan adanya perubahan kimiawi.
Berdasarkan buku Mengenal Sifat Kimia dan Fisika Zat yang ditulis oleh Bayu, terdapat beberapa sifat kimia, yang menjadi ciri khas masing-masing zat, di antaranya yaitu:
Mudah terbakar
Mudah busuk
Korosif (mudah berkarat).
Sifatnya yang mudah terbakar ini dapat dilihat dari peristiwa kembang api. Saat membakar kembang api dengan segara akan terjadi nyala warna-warni yang beragam.
Hal ini terjadi karena adanya perubahan kimia yang dibuat dari campuran kalium nitrat, belerang, dan arang kayu. Selain mudah terbakar, perubahan kimia juga memiliki sifat yang mudah membusuk.
Proses pembusukan pada buah dan sayur yang dibiarkan di udara terbuka, lama kelamaan akan membusuk karena adanya mikroorganisme. Sifat kimia lainnya yakni korosif, yang berarti perkaratan.
Korosif adalah peristiwa rusaknya suatu logam karena pengaruh lingkungan berupa oksigen dan kelembapan. Setelah mengalami koroasi, proses yang terbentuk jenis baru yakni adanya karat.
Contohnya pada besi yang mudah berkarat dengan dicirikan dari warnanya yang berubah.
Ciri-ciri Perubahan Kimia
Terdapat ciri-ciri yang dapat menggambarkan adanya perubahan kimia. Ciri-ciri inilah yang menandai unsur perbedaan dari perubahan kimia dengan perubahan fisika. Berikut ciri-ciri dari adanya perubahan kimia:
Menghasilkan adanya zat baru setelah mengalami perubahan.
Mengenai partikelnya, memiliki perbedaan sifat yang berbeda dengan sebelumnya.
Perubahan kimia bersifat ireversibel atau tidak dapat kembali ke bentuk awalnya.
Timbul karena adanya proses pembakaran, pengaratan, pembusukan, pemasakan dan pengenziman.
Terjadinya perubahan pada suhu dan warna.
Tidak hanya dalam perubahan fisik, perubahan kimia juga terjadi pada susunan molekulnya.
(HDP)
Frequently Asked Question Section
Apa saja faktor yang menyebabkan perubahan materi?

Apa saja faktor yang menyebabkan perubahan materi?
Materi dapat mengalami perubahan disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan suhu, perubahan tekanan, pembakaran, pengadukan, atau direaksikan dengan zat lain.
Apa saja sifat kimia yang menjadi ciri khas zat?

Apa saja sifat kimia yang menjadi ciri khas zat?
Mudah terbakar, mudah busuk, dan korosif.
Apa itu korosif?

Apa itu korosif?
Korosif adalah peristiwa rusaknya suatu logam karena pengaruh lingkungan berupa oksigen dan kelembapan.
