Comparison Degree: Pengertian, Pola, dan Contoh Kalimatnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pelajaran Comparison degree atau degree of comparison merupakan salah satu materi bahasa Inggris tentang pola kalimat perbandingan. Materi ini lazimnya akan diberikan pada tahap Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Berdasarkan laman sampoernaacademy.sch.id, degree of comparison dikenal sebagai grammar yang digunakan untuk membandingkan seseorang atau sesuatu dengan yang lainnya melalui pemanfaatan adjective atau adverb dalam bahasa Inggris.
Dua jenis kata tersebut diaplikasikan sesuai pola atau rumus yang berlaku pada setiap bagian materi degree of comparison, yang mana setiap bagian itu akan merujuk pada makna perbandingan berbeda, sebagaimana tertera pada ulasan di bawah ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Comparison Degree
Comparison degree merupakan perbandingan yang digunakan di dalam bahasa Inggris untuk membandingkan suatu hal, baik antara orang atau antara sesuatu, menggunakan kata sifat (adjective) atau kata keterangan (adverb) yang menyatakan perbandingan.
Dalam materi ini, kedua jenis kata itu akan mengalami perubahan bentuk, seperti dari better ke best dan dari taller ke tallest, sesuai dengan tingkatan perbandingannya. Karena itulah, degree of comparison juga disebut sebagai tingkatan perbandingan.
Pola dan Contoh Kalimatnya
Berdasar materi pada kanal YouTube Titik Nol English Course (Belajar Bahasa Inggris – Comparison Degree), berikut merupakan bagian-bagian degree of comparison, ragam polanya, serta deretan contoh kalimatnya sebagai wawasan:
1. Positive Degree
Positive degree atau perbandingan positif digunakan untuk membandingkan dua hal yang sifatnya, kualitasnya, atau kedudukannya sama. Contoh kesamaan ini seperti; sama-sama pintar, sama-sama rajin, dan sama-sama cantik.
a. Pola Pertama
As + Adjective + As
Pola ini digunakan jika yang dibandingkan dalam kalimat perbandingan tersebut adalah noun-nya (orang atau bendanya), karena fungsi dasar adjective atau kata sifat ini adalah untuk menjelaskan noun atau kata benda.
Contoh kalimatnya:
BJ Habibie (n) is as diligent (adj) as Albert Einstein (n) (BJ Habibie serajin/sama rajinnya Albert Einstein)
I am as tall as my brother (Aku setinggi/sama tingginya dengan abangku)
They are as handsome as famous artist (Mereka setampan/sama tampannya dengan artis terkenal)
He is as kind as his sister (Dia sebaik/sama baiknya dengan kakaknya)
It (bird) is as fast as an eagle (Burung itu secepat/ sama cepatnya dengan elang)
b. Pola Kedua
As + Adverb + As
Pola ini digunakan jika yang dibandingkan dalam kalimat perbandingan tersebut adalah verb-nya (kata kerja), karena fungsi dasar adverd atau kata keterangan adalah untuk menjelaskan verb atau kata kerja.
Contoh kalimatnya:
BJ Habibie studies (v) as diligently (adv) as Albert Einstein (Cara belajarnya BJ Habibie serajin Albert Einstein)
She speaks as fluently as a native speaker (Cara bicaranya selancar/sama lancarnya dengan penduduk lokal)
The train arrived as quickly as expected (Kedatangan kereta itu secepat/sama cepatnya dengan yang diekspektasikan)
They performed as gracefully as professional dancers (Penampilan mereka semenawan/sama menawannya dengan para penari profesional)
He works as diligently as his colleagues (Cara bekerjanya serajin/sama rajinnya dengan para koleganya)
2. Comparative Degree
Comparative degree atau perbandingan komparatif digunakan untuk membandingkan dua hal yang sifatnya, kualitasnya, atau pun kedudukannya berbeda. Jadi, di dalam kalimatnya pasti ada kata “lebih,” seperti lebih besar dan lebih menarik.
a. Pola Pertama
Adjective + er + than
Pola pertama ini diaplikasikan ketika adjectivenya atau kata sifatnya hanya terdiri dari satu silabel atau satu suku kata saja. Contoh katanya: hot (panas) dan tall (tinggi) terdiri dari satu silabel.
Contoh kalimatnya:
Surabaya is hotter (adj dari hot) than Kediri (Surabaya lebih panas dari Kediri)
This bag is lighter than the one I used yesterday (Tas ini lebih cerah dari yang aku pakai kemarin)
He is taller than his younger brother (Dia lebih tinggi dari adiknya)
The new smartphone is cheaper than the previous model (Smartphone baru itu lebih murah dari model sebelumnya)
My house is bigger than yours (Rumahku lebih besar daripada rumahmu)
b. Pola Kedua
More + Adjective/Adverb + than
Pola kedua ini diaplikasikan jika adjectivenya atau kata sifatnya terdiri dari lebih dari satu silabel atau satu suku kata. Contoh katanya: funny (menyenangkan) dan beautiful (cantik) terdiri dari dua dan tiga silabel.
Contoh kalimatnya:
Sule is more popular (3 silabel) than Tukul (Sule lebih populer dari Tukul)
He works more efficiently than anyone else on the team (Cara kerjanya lebih efisien dari siapa saja yang ada di tim itu)
This problem is more complicated than I initially thought (Masalah ini lebih rumit dari yang saya kira sebelumnya)
She is more confident than her sister when speaking in public (Dia lebih percaya diri dibandingkan saudarinya ketika berbicara di depan umum)
This movie is more interesting than the one we watched last week (Film ini lebih menarik dibandingkan dengan yang pernah kita tonton minggu lalu)
c. Pola Ketiga
Less + ANA (Adjective/Noun/Adverb) + than
Pola ketiga ini digunakan untuk kalimat perbandingkan yang membutuhkan kata less atau kurang.
Contoh kalimatnya:
Grammar class is less interesting (adj) than speaking class (Kelas grammar kurang menarik daripada kelas speaking)
This task is less difficult than the previous one (Tugas ini tidak sesulit tugas sebelumnya)
She is less patient than her mother (Dia kurang sabar dibandingkan ibunya)
The car moves less smoothly than expected on rough roads (Pergerakan mobilnya kurang mulus dari yang diharapkan di jalan yang kasar)
He has less experience than his colleague in this field (Dia kurang berpengalaman dibandingkan dengan rekannya di bidang ini)
3. Superlative Degree
Superlative degree atau perbandingan superlatif merupakan bagian dari comparison degree yang digunakan untuk membandingkan 1 hal dari keseluruhan yang ada, bisa dibandingkan dengan dunia, tempat, atau segala yang mewakili keseluruhan.
a. Pola Pertama
The + Adjective + est + in/of
Rumus ini dipakai jika adjective atau kata sifatnya terdiri dari satu silabel atau satu suku kata saja.
Contoh kalimatnya:
Semeru is the highest (dari adj high+est) mountain in East Java (Semeru adalah gunung paling tinggi di Jawa Timur)
He is the tallest in his class (Dia adalah yang paling tinggi di kelasnya)
This is the hardest of all the challenges we’ve faced (Ini adalah yang paling sulit dari semua tantangan yang pernah kita hadapi)
She is the smartest in our group (Dia adalah yang paling pintar dalam grup kami)
That was the coldest of all the winters I have experienced (Itu adalah yang paling dingin dari seluruh musim dingin yang pernah aku alami)
b. Pola Kedua
The + Most + Adjective/Adverb + in/of
Rumus ini dipakai jika adjective atau kata sifatnya terdiri dari lebih dari satu silabel atau satu suku kata.
Contoh kalimatnya:
Bermuda triangle is the most dangerous (3 silabel) place in the world (Segitiga bermuda adalah tempat yang paling berbahaya di dunia)
She is the most talented in the team (Dia adalah yang paling bertalenta di dalam timnya)
This is the most expensive of all the options available (Ini adalah yang paling mahal dari semua pilihan yang tersedia)
He works the most efficiently of anyone in the office (Cara kerjanya yang paling efisien dibanding siapa saja di kantor itu)
This painting is the most beautiful of all the artworks in the gallery (Lukisan ini adalah yang paling cantik dibanding semua karya di dalam galeri itu)
c. Pola Ketiga
The + Least + ANA + in/of
Rumus ini dipakai jika ingin membuat atau berbicara perbandingan tentang hal yang paling sedikit atau paling terakhir; least.
Contoh kalimatnya:
The least damage of the earthquake accured in 1984 (Kerusakan yang paling sedikit dari gempa bumi terjadi pada tahun 1984)
He is the least experienced in the entire company (Dia adalah yang paling tidak berpengalaman di seluruh perusahaan itu)
She speaks the least confidently of all the candidates (Cara bicaranya paling tidak percaya diri di antara semua kandidat)
That was the least interesting movie in the series (Itu adalah film yang paling tidak menarik dalam seri ini)
This hotel is the least comfortable of the three we stayed in (Hotel ini adalah yang paling tidak nyaman dari tiga hotel yang kami tempati)
4. Pola Sederhana dari Ketiganya
Pola sederhana yang menjadi kunci ciri khas yang membedakan ketiga jenis degree of comparison ini ada pada tingkatan adjective yang dipakai. Adapun contoh kalimat yang mampu menggambarkan perbedaan itu, antara lain:
Clara is tall (Clara itu tinggi | positive degree)
Clara is taller than me (Clara lebih tinggi dari aku | comparative degree)
Clara is the tallest of all students (Clara adalah yang paling tinggi dari semua murid | superlative degree)
Demikian ulasan seputar comparison degree, meliputi pengertian, pola, dan contoh kalimatnya, yang dapat pembaca simak. Jika ingin mengetahui info lain seputar ulasan di atas, simaklah materi pada buku-buku maupun platform terpercaya lainnya.
Baca juga: Struktur Recount Text dalam Bahasa Inggris, Pengertian, dan Contohnya
