Konten dari Pengguna

Contoh Alur Tujuan Pembelajaran untuk Inspirasi dari Kemendikdasmen

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Alur Tujuan Pembelajaran. Unsplash.com/Brett Jordan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Alur Tujuan Pembelajaran. Unsplash.com/Brett Jordan

Contoh alur tujuan pembelajaran disediakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menjadi inspirasi para guru. Tentu, menjadi fasilitas strategis bagi guru dalam menyusun dokumen ini.

Dikutip dari guru.kemendikdasmen.go.id, tersedia halaman Referensi Penerapan yang didalamnya mengandung banyak sekali capaian pembelajaran. Di halaman ini, guru bisa memilih berbagai ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) sesuai kebutuhan.

Di sini, guru bisa memilih ATP sesuai jenjang dan mata pelajaran yang akan disusun. Semua ATP tersedia untuk dijadikan sebagai inspirasi. Kemudian guru dapat menyusun ATP sendiri sesuai dengan kondisi peserta didik yang dihadapi.

Contoh Alur Tujuan Pembelajaran, Fasilitas Strategis Guru

Ilustrasi Contoh Alur Tujuan Pembelajaran. Unsplash.com/charlesdeluvio

Contoh Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) berikut ini adalah untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia Fase A (kelas 1-2) jenjang SD-SMA/Sederajat, inspirasi ATP dari Kemendikdasmen yang disusun oleh Kristianti Fatimah dkk, 2024, 1-2.

1. Alur Tujuan Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Capaian pembelajaran pada akhir Fase A

2. Capaian Pembelajaran Umum

Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar kepada teman sebaya dan orang dewasa di sekitar tentang diri dan lingkungannya melalui berbagai kegiatan berbahasa dan bersastra dengan topik yang beragam dan sesuai dengan tujuan.

3. Alur Tujuan Pembelajaran Lintas Elemen

  1. Menunjukkan sikap dan minat sebagai pendengar yang penuh perhatian terhadap teks yang dibaca dan mampu berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks.

  2. Menunjukkan sikap sebagai pendengar yang penuh perhatian, memahami tuturan yang dibacakan/didengar, dan menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar.

  3. Menunjukkan minat dan tuturan, memahami dan menanggapi dengan baik dan santun dalam suatu percakapan.

  4. Bersikap menjadi pembaca/pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca/dipirsa dan menceritakan kembali suatu isi informasi yang dibaca/dibacakan tentang diri.

  5. Membaca kata-kata yang dikenali sehari-hari dengan fasih dan berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume/intonasi yang tepat sesuai konteks.

  6. Merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, memberi tanggapan, mampu membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dan menunjukkan kemampuan menulis tangan yang semakin baik dan berkembang.

  7. Memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca/dipirsa dengan bantuan ilustrasi dan menulis berbagai teks dengan beberapa kalimat sederhana tentang lingkungan.

  8. Memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, serta mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik.

  9. Memahami informasi, merespons dengan bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan orang dewasa), serta menulis berbagai teks dengan beberapa kalimat sederhana secara baik dan santun dalam suatu percakapan tentang lingkungan.

  10. Memahami informasi dari bacaan/tayangan dan menceritakan kembali suatu isi informasi yang dibaca/dibacakan serta menyajikan gagasan melalui kegiatan menulis berbagai teks dengan beberapa kalimat sederhana.

  11. Memahami dan menuliskan informasi dari bacaan/tayangan dengan beberapa kalimat sederhana dan menceritakan kembali teks narasi imajinatif yang dibaca/dibacakan tentang lingkungan.

  12. Memahami dan menuliskan informasi dari puisi anak serta mengungkapkan perasaan/gagasan secara lisan tanpa bantuan gambar/ilustrasi.

Melalui pemaparan contoh Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Bahasa Indonesia Fase A yang tersedia di halaman resmi guru.kemendikdasmen.go.id, guru bisa memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin. Sehingga pembelajaran yang dilakukan dapat sesuai dengan standar kurikulum pendidikan di Indonesia. (Aya)

Baca juga: Contoh Surat Pernyataan KJP yang Benar dan Bisa Dijadikan Referensi