Konten dari Pengguna

Contoh Reframing Kognitif dalam Konteks Konflik dengan Atasan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Berikut yang merupakan Contoh Reframing Kognitif dalam Konteks Konflik dengan Atasan adalah…., Unsplash/charlesdeluvio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Berikut yang merupakan Contoh Reframing Kognitif dalam Konteks Konflik dengan Atasan adalah…., Unsplash/charlesdeluvio

Berikut yang merupakan contoh reframing kognitif dalam konteks konflik dengan atasan adalah salah satunya atasan ikut campur urusan pribadi karyawan. Hal ini harus diketahui oleh para karyawan.

Dikutip dari situs pollackpeacebuilding.com, saat seorang karyawan berhadapan dengan konflik di tempat kerja, seperti misalnya dengan atasan, hal tersebut juga menghadirkan kesempatan untuk menumbuhkan jalan keluar karyawan yang bersangkutan.

Berikut yang merupakan Contoh Reframing Kognitif dalam Konteks Konflik dengan Atasan

Ilustrasi Berikut yang merupakan Contoh Reframing Kognitif dalam Konteks Konflik dengan Atasan adalah…., Unsplash/Headway

Dikutip dari situs eprints.unm.ac.id, pollackpeacebuilding.com, verywellmind.com, dan ebsco.com, berikut yang merupakan contoh reframing kognitif dalam konteks konflik dengan atasan adalah….

Teknik reframing adalah salah satu teknik dari pendekatan perilaku kognitif atau disebut juga dengan cognitive behavior therapy.

Reframing kognitif merupakan teknik psikologis yang memiliki tujuan membantu seseorang mengubah perspektif dari yang awalnya interpretasi negatif ke interpretasi yang positif atau lebih netral.

Berikut yang merupakan contoh reframing kognitif dalam konteks konflik dengan atasan adalah seorang karyawan mengeluh bahwa atasannya terlalu ikut campur dalam urusan pribadinya alih-alih pekerjaan. Menurutnya, ini bukan urusan atasannya, terlebih atasannya terus-terusan mengomelinya tanpa alasan.

Contoh reframing kognitif untuk kasus ini, yakni “Bukankah itu bisa jadi merupakan salah satu teguran atau atasannya merasa bahwa karyawan tersebut memang terlalu memedulikan urusan pribadinya?”

Contoh lainnya, karyawan B merasa kecewa karena dia tidak terpilih dalam promosi jabatan oleh atasannya, sementara dia bekerja dengan rajin dan selalu memenuhi target.

Namun, yang mendapatkan promosi tersebut adalah karyawan lain di mana karyawan B merasa karyawan tersebut pekerjaannya lebih jelek darinya.

Contoh reframing kognitif untuk ini, yaitu “Ini berarti karyawan yang memperoleh promosi tersebut lebih baik dari karyawan B dalam hal kinerja, dan lain-lain, serta bahwa karyawan B mungkin bisa berusaha lebih keras menuju jenjang karier atau promosi jabatan yang lain.”

Reframing kognitif juga bisa membantu meningkatkan kesehatan mental karyawan. Yang merupakan contoh reframing kognitif dalam konteks konflik dengan atasan adalah seorang karyawan bisa menjadi lebih kuat dalam menghadapi tantangan atau konflik di tempat kerja. (Mey)

Baca juga: Peran Smart Thinking dalam Perumusan Kebijakan Publik