Konten dari Pengguna

Contoh Soal Cat Koperasi Merah Putih dan Pembahasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal Cat Koperasi Merah Putih. Unsplash.com/Billy Albert
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal Cat Koperasi Merah Putih. Unsplash.com/Billy Albert

Koperasi Merah Putih saat ini menjadi salah satu pilar yang mendorong perekonomian berbasis kerakyatan di Indonesia. Dalam pengelolaannya, pemahaman konsep dan prinsip sangat dibutuhkan, terutama bagi pengurus dan calon manajer. Sehingga, contoh soal cat Koperasi Merah Putih sangat perlu dipelajari.

Cara efektif untuk mengasah pemahaman konsep koperasi adalah melalui latihan soal. Dari contoh soal tersebut, calon manajer dapat memahami berbagai aspek penting koperasi, tata kelola, analisis keuangan, dan prinsip operasional koperasi.

Contoh Soal Cat Koperasi Merah Putih

Ilustrasi Contoh Soal Cat Koperasi Merah Putih. Unsplash.com/Billy Albert

Di bawah ini terdapat beberapa contoh soal cat Koperasi Merah Putih yang bisa digunakan untuk latihan dan meningkatkan kompetensi para calon manajer koperasi, yang dirangkum dari cat.ciptadesa.com.

1. Soal No. 1

Pada skema kemitraan tambak Inti-Plasma, KDMP bertindak sebagai 'Inti' yang berkewajiban untuk...

A. Menyediakan input produksi (benur, pakan, obat), bimbingan teknis SOP budidaya, dan jaminan pembelian (off-taker) hasil panen udang plasma dengan harga kontrak wajar

B. Menyerahkan seluruh risiko kerugian akibat penyakit udang kepada petambak plasma sendirian

C. Memaksa plasma menjual tanah tambaknya kepada koperasi dengan harga murah

D. Membayar pajak bumi bangunan milik petambak plasma setiap bulan

E. Hanya bertugas memantau dari jauh tanpa memberikan bantuan modal seperserpun

2. Soal No. 2

Kendala terbesar distribusi ikan segar dari Situbondo ke pasar pedalaman Jawa adalah depresiasi kualitas. Solusi logistik modernnya adalah...

A. Meminta sopir mengebut agar cepat sampai tujuan

B. Menjemur ikan di atas kap truk selama perjalanan siang hari

C. Penggunaan 'Reefer Truck' (Truk Pendingin) yang suhu kabinnya dapat dimonitor secara real-time melalui sensor GPS

D. Membungkus ikan dengan kertas koran basah berlapis-lapis

E. Menambahkan garam 10 kg per ekor ikan sebelum berangkat

3. Soal No. 3

Untuk menjamin produk udang beku KDMP bisa diekspor ke Amerika Serikat, sertifikasi keamanan pangan mutlak yang harus dimiliki adalah...

A. Surat izin mengemudi (SIM B1) untuk supir truk

B. Sertifikat Halal dari MUI saja

C. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) manajer

D. Sertifikat tanah bangunan pabrik pengolahan

E. HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point)

4. Soal No. 4

Dalam membangun ekosistem Desa Cerdas (Smart Village), pemasangan CCTV dan sensor ketinggian air (Water Level) berbasis IoT di muara sungai bertujuan teknis untuk...

A. Menangkap pencuri pasir laut menggunakan teknologi laser pelumpuh otomatis jarak jauh

B. Mata-matai aktivitas nelayan saat sedang membuang hajat di pinggir sungai

C. Menghitung jumlah ikan bandeng yang berenang melintas setiap jamnya secara akurat

D. Early Warning System (Sistem Peringatan Dini) mitigasi bencana banjir rob, di mana data sensor dikirim otomatis ke aplikasi server balai desa secara real-time

E. Merekam video panorama sungai untuk dijual ke stasiun TV nasional dokumenter wisata

5. Soal No. 5

Dalam analisis rasio keuangan, 'Current Ratio' KDMP tercatat sebesar 2.5. Interpretasi manajerial dari angka ini adalah...

A. Manajemen gagal menagih piutang anggota

B. Koperasi terancam bangkrut bulan depan

C. Koperasi memiliki hutang jangka panjang yang terlalu besar

D. Seluruh modal koperasi berasal dari pinjaman bank

E. Koperasi sangat likuid, memiliki aset lancar 2.5 kali lebih besar dari kewajiban jangka pendeknya

6. Soal No. 6

Sebagai entitas yang berbadan hukum, setiap perjanjian kerja sama (MoU) antara KDMP dengan pihak swasta wajib memuat...

A. Kewajiban pihak swasta menyumbang ke partai

B. Janji lisan pembagian keuntungan di bawah tangan

C. Syarat bahwa koperasi menanggung semua kerugian

D. Tanda tangan Kepala Desa sebagai penjamin mutlak

E. Hak dan kewajiban para pihak yang jelas serta klausul penyelesaian sengketa (wanprestasi)

7. Soal No. 7

Saat menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pengajuan kredit, prinsip utama yang harus dipegang adalah...

A. Pemberian kredit maksimal kepada kerabat pengurus

B. Kecepatan pencairan tanpa perlu verifikasi jaminan

C. Kehati-hatian (Prudential) dengan proses analisis kelayakan (5C) yang terukur

D. Mengutamakan anggota yang paling tua usianya

E. Persyaratan yang sangat rumit agar tidak ada yang meminjam

8. Soal No. 8

Menghadapi tren digitalisasi, inovasi manajerial yang relevan untuk unit simpan pinjam KDMP adalah...

A. Membeli ribuan mesin ketik baru

B. Menghapus seluruh pencatatan kertas secara mendadak

C. Membangun aplikasi mobile/web untuk memudahkan anggota mengecek saldo dan mutasi secara real-time

D. Mewajibkan anggota memiliki kartu kredit bank asing

E. Mengganti mata uang transaksi menjadi Bitcoin murni

9. Soal No. 9

Margin of Safety (Batas Keamanan) dalam analisis CVP menunjukkan...

A. Ketebalan pintu baja brankas tempat menyimpan uang kas koperasi

B. Jarak aman pengereman truk tangki BBM SPBU di jalan tol basah

C. Jumlah asuransi jiwa yang wajib dibeli oleh nahkoda kapal ikan

D. Berapa besar persentase toleransi penurunan target penjualan maksimal yang diizinkan sebelum koperasi menderita kerugian operasi (di bawah Break Even Point)

E. Batas waktu maksimal keterlambatan karyawan sebelum dipotong gaji

10. Soal No. 10

Bentuk pertanggungjawaban tertinggi seorang Manajer Koperasi secara struktural adalah kepada...

A. Bupati/Kepala Daerah

B. Kepala Desa setempat

C. Dinas Koperasi Kabupaten

D. Rapat Anggota melalui Pengurus

E. Menteri Koperasi dan UKM

Demikian beberapa contoh soal Cat Koperasi Merah Putih yang dapat dijadikan latihan dan referensi belajar. Melalui latihan yang rutin dan pemahaman konsep yang baik, peserta calon manajer dapat semakin percaya diri dalam menghadapi ujian dan mampu menerapkan dalam praktik nyata di koperasi. (Aya)

Baca juga: Kuesioner Peserta UTBK 2026 dan Tips Jawabannya