Contoh Soal PPPK Sekolah Rakyat Wali Asuh dan Kisi-Kisi Materinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 10 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh soal PPPK Sekolah Rakyat wali asuh menjadi salah satu bahan belajar yang penting bagi calon pelamar yang ingin mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Sekolah Rakyat.
Selain berlatih mengerjakan soal, memahami kisi-kisi materi yang diujikan juga dapat membantu mempersiapkan diri secara lebih terarah sehingga peluang memperoleh hasil terbaik semakin besar.
Pada seleksi PPPK Sekolah Rakyat, jabatan Penata Layanan Operasional (Wali Asuh/Wali Asrama) memiliki tugas yang berkaitan dengan pembinaan peserta didik di lingkungan asrama.
Bahan Belajar Contoh Soal PPPK Sekolah Rakyat Wali Asuh
Sebelum mempelajari contoh soal PPPK Sekolah Rakyat wali asuh, penting untuk memahami kisi-kisi materi yang menjadi dasar penyusunan soal. Dengan mengetahui ruang lingkup kompetensi yang diukur, proses belajar dapat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan jabatan.
Mengacu pada Pengumuman Nomor 2512/1/KP.01.01/07/2026, Kementerian Sosial RI telah menetapkan pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026 yang diunggah s.kemensos.go.id, berikut kisi-kisi materi yang akan keluar.
Melakukan kajian awal terhadap permasalahan layanan operasional
Menyusun rencana layanan operasional
Menyiapkan bahan dan peralatan layanan operasional
Melaksanakan layanan operasional sesuai hasil kajian
Mengevaluasi pelaksanaan layanan operasional.
Dalam satu pekan terakhir, beberapa peserta didik mengeluhkan bahwa salah seorang temannya sering menangis pada malam hari. Ketika ditanya, peserta didik tersebut hanya menjawab bahwa dirinya baik-baik saja. Wali asuh belum menemukan bukti adanya pelanggaran tata tertib maupun gangguan kesehatan. Tindakan yang paling tepat dilakukan adalah...
A. Menganggap kondisi tersebut sebagai hal yang wajar sehingga tidak perlu ditindaklanjuti.
B. Memberikan surat peringatan karena peserta didik dianggap mengganggu ketenangan asrama.
C. Melakukan observasi lanjutan, membangun komunikasi yang lebih mendalam, serta berkoordinasi dengan guru atau konselor bila diperlukan.
D. Memindahkan peserta didik ke asrama lain agar tidak memengaruhi teman-temannya.
E. Menghubungi orang tua dan meminta peserta didik segera dijemput.
Setelah seluruh layanan selesai dilaksanakan, wali asuh mengumpulkan data hasil observasi, masukan guru, dan tanggapan peserta didik untuk mengetahui efektivitas program. Tahapan tersebut merupakan...
A. Penyusunan rencana.
B. Persiapan layanan.
C. Kajian awal.
D. Evaluasi pelaksanaan layanan operasional.
E. Pelaksanaan pembinaan.
Wali asuh akan melaksanakan kegiatan pembinaan karakter di luar lingkungan asrama. Sebelum kegiatan berlangsung, ia mendata peserta, kondisi kendaraan, perlengkapan P3K, izin kegiatan, serta membagi tugas pendamping. Tahapan yang sedang dilakukan adalah...
A. Persiapan layanan operasional.
B. Kajian awal.
C. Evaluasi.
D. Refleksi pembelajaran.
E. Pelaporan hasil.
Saat melakukan pengecekan rutin, wali asuh menemukan beberapa lampu di koridor asrama tidak berfungsi sehingga mengganggu keamanan pada malam hari. Tindakan yang paling tepat adalah...
A. Menunggu hingga seluruh lampu padam agar diperbaiki sekaligus.
B. Meminta peserta didik memperbaiki lampu secara mandiri.
C. Mencatat kerusakan, melaporkan kepada petugas terkait, dan memastikan perbaikan segera dilakukan.
D. Membiarkan kondisi tersebut karena masih ada cahaya dari luar.
E. Menutup akses koridor tanpa memberikan informasi kepada penghuni asrama.
Sebelum kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Asrama dimulai, wali asuh menyusun jadwal, membagi tugas pendamping, menyiapkan perlengkapan, serta menentukan indikator keberhasilan kegiatan. Aktivitas tersebut merupakan...
A. Pelaksanaan layanan operasional.
B. Evaluasi layanan.
C. Penyusunan rencana layanan operasional.
D. Penyelesaian masalah layanan.
E. Pelaporan hasil kegiatan.
Dalam pemeriksaan inventaris, wali asuh menemukan stok perlengkapan kebersihan hampir habis, sedangkan kegiatan asrama masih berlangsung selama beberapa bulan. Langkah yang paling tepat adalah...
A. Membeli perlengkapan secara pribadi.
B. Mengajukan pengadaan setelah melakukan pengecekan stok dan menghitung kebutuhan.
C. Meminta seluruh peserta didik membawa perlengkapan dari rumah.
D. Mengurangi jadwal kebersihan agar stok lebih awet.
E. Menunggu stok benar-benar habis sebelum mengajukan pengadaan.
Seorang peserta didik melaporkan kehilangan barang pribadi di asrama. Sebagai wali asuh, tindakan awal yang paling tepat adalah...
A. Menuduh peserta didik yang paling dicurigai.
B. Mengabaikan laporan karena barang tersebut bukan milik sekolah.
C. Mengumpulkan informasi, mencatat laporan, dan melakukan penelusuran sesuai prosedur.
D. Mengganti barang yang hilang menggunakan dana pribadi.
E. Menyuruh peserta didik mencari sendiri barang yang hilang.
Pada saat evaluasi bulanan, diketahui tingkat kedisiplinan peserta didik meningkat, tetapi kebersihan lingkungan asrama masih rendah. Tindak lanjut yang paling tepat adalah...
A. Menghapus program kebersihan yang sudah berjalan.
B. Memberikan hukuman kepada seluruh penghuni asrama.
C. Menyusun rekomendasi perbaikan program kebersihan berdasarkan hasil evaluasi.
D. Mengabaikan hasil evaluasi karena kedisiplinan sudah meningkat.
E. Menunda evaluasi hingga semester berikutnya.
Beberapa peserta didik baru mengalami kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di asrama. Sebagai wali asuh, langkah yang paling tepat adalah...
A. Membiarkan peserta didik beradaptasi sendiri.
B. Memberikan pembinaan, pendampingan, dan menciptakan suasana yang mendukung proses adaptasi.
C. Memindahkan seluruh peserta didik baru ke kamar terpisah.
D. Mengurangi kegiatan pembinaan selama satu bulan.
E. Menyerahkan seluruh proses adaptasi kepada peserta didik senior.
Wali asuh menerima laporan bahwa jadwal piket asrama sering tidak dijalankan sesuai pembagian tugas. Setelah melakukan pengecekan, diketahui jadwal belum tersosialisasi dengan baik. Langkah yang paling tepat adalah...
A. Membatalkan seluruh jadwal piket.
B. Memberikan sanksi kepada seluruh penghuni asrama.
C. Menyusun kembali jadwal, menyosialisasikan kepada seluruh peserta didik, dan melakukan pemantauan pelaksanaannya.
D. Menyerahkan penyusunan jadwal kepada peserta didik tanpa pendampingan.
E. Mengurangi jumlah kegiatan kebersihan agar jadwal lebih ringan.
Wali asuh menerima informasi bahwa beberapa peserta didik sering terlambat kembali ke asrama setelah kegiatan belajar selesai. Sebelum menentukan langkah pembinaan, tindakan yang paling tepat adalah....
A. Langsung memberikan sanksi kepada seluruh peserta didik yang terlambat.
B. Mengumpulkan informasi mengenai penyebab keterlambatan dan melakukan klarifikasi kepada peserta didik yang bersangkutan.
C. Menutup akses keluar asrama setelah jam belajar berakhir.
D. Memanggil orang tua seluruh peserta didik yang terlambat.
E. Menghapus kegiatan di luar jam belajar agar keterlambatan tidak terulang
Dalam menyusun jadwal piket asrama, wali asuh harus memastikan seluruh peserta didik memperoleh tugas yang seimbang. Tujuan utama penyusunan jadwal tersebut adalah....
A. Mengurangi jumlah peserta didik yang bertugas setiap hari.
B. Membentuk pembagian tugas yang adil dan meningkatkan tanggung jawab bersama.
C. Memberikan tugas lebih banyak kepada peserta didik senior.
D. Mempermudah pemberian sanksi bagi peserta didik yang melanggar.
E. Menghindari keterlibatan wali asuh dalam kegiatan kebersihan.
Saat mempersiapkan kegiatan pembinaan karakter, wali asuh menyadari perlengkapan yang dibutuhkan belum tersedia seluruhnya. Langkah yang paling tepat adalah....
A. Tetap melaksanakan kegiatan tanpa perlengkapan yang diperlukan.
B. Menunda kegiatan tanpa memberikan penjelasan.
C. Mengidentifikasi kebutuhan yang belum tersedia, berkoordinasi dengan pihak terkait, dan melengkapi perlengkapan sebelum kegiatan berlangsung.
D. Meminta peserta didik membeli seluruh perlengkapan secara mandiri.
E. Membatalkan kegiatan pembinaan.
Seorang peserta didik mengalami demam pada malam hari di asrama. Sebagai wali asuh, tindakan pertama yang sebaiknya dilakukan adalah....
A. Meminta peserta didik tetap mengikuti seluruh kegiatan.
B. Memberikan obat tanpa mengetahui kondisi kesehatannya.
C. Memeriksa kondisi awal, memberikan pertolongan sesuai prosedur, serta menghubungi petugas kesehatan apabila diperlukan.
D. Menunggu hingga pagi untuk mengambil tindakan.
E. Memulangkan peserta didik tanpa koordinasi dengan pihak sekolah.
Pada saat evaluasi bulanan, ditemukan bahwa sebagian program pembinaan belum mencapai target karena tingkat kehadiran peserta didik rendah. Langkah tindak lanjut yang paling tepat adalah....
A. Menghapus seluruh program pembinaan.
B. Menyusun laporan evaluasi, mengidentifikasi penyebab rendahnya kehadiran, dan merancang perbaikan program.
C. Menyalahkan peserta didik yang tidak hadir.
D. Mengurangi jumlah kegiatan pada bulan berikutnya.
E. Mengabaikan hasil evaluasi karena program sudah berjalan.
Wali asuh menerima laporan adanya kerusakan tempat tidur di salah satu kamar asrama. Agar keselamatan peserta didik tetap terjaga, tindakan yang paling tepat adalah....
A. Meminta peserta didik tetap menggunakan tempat tidur tersebut.
B. Melaporkan kerusakan, mengamankan fasilitas yang rusak, dan mengajukan perbaikan sesuai prosedur.
C. Menunggu hingga seluruh tempat tidur mengalami kerusakan.
D. Meminta peserta didik memperbaiki sendiri.
E. Menutup kamar tanpa memberikan solusi.
Dalam kegiatan pembinaan, terjadi perselisihan kecil antar peserta didik akibat kesalahpahaman. Sebagai wali asuh, langkah yang paling tepat adalah....
A. Menghukum seluruh peserta didik yang terlibat.
B. Mengabaikan konflik karena akan selesai dengan sendirinya.
C. Memfasilitasi komunikasi, mendengarkan penjelasan dari setiap pihak, kemudian membantu menemukan solusi yang adil.
D. Memindahkan salah satu peserta didik ke asrama lain.
E. Menyerahkan sepenuhnya penyelesaian kepada peserta didik senior.
Saat melakukan inventarisasi, wali asuh menemukan beberapa perlengkapan asrama tidak tercatat dalam daftar inventaris. Tindakan yang paling tepat adalah....
A. Membiarkan kondisi tersebut.
B. Menambahkan data inventaris tanpa melakukan pengecekan.
C. Melakukan pencocokan antara barang dan dokumen inventaris, kemudian melaporkan apabila ditemukan ketidaksesuaian.
D. Menghapus seluruh data inventaris lama.
E. Mengganti seluruh perlengkapan dengan yang baru.
Untuk meningkatkan kedisiplinan peserta didik, wali asuh akan menyusun program pembinaan yang melibatkan guru, pengurus asrama, dan peserta didik. Hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah....
A. Menentukan tujuan program dan menyusun rencana pelaksanaan.
B. Langsung menjalankan program tanpa persiapan.
C. Menyerahkan seluruh kegiatan kepada pengurus asrama.
D. Menunggu arahan setelah program selesai.
E. Menghapus seluruh aturan yang berlaku.
Selama satu semester, wali asuh telah melaksanakan berbagai program pembinaan di asrama. Agar kualitas layanan terus meningkat, langkah yang paling tepat setelah program selesai adalah....
A. Mengarsipkan seluruh dokumen tanpa ditinjau kembali.
B. Menyusun laporan hasil pelaksanaan, mengevaluasi capaian program, serta menyampaikan rekomendasi untuk perbaikan.
C. Mengulang seluruh program dengan cara yang sama.
D. Menunggu adanya keluhan sebelum melakukan evaluasi.
E. Menghentikan seluruh kegiatan pembinaan hingga semester berikutnya.
Wali asuh menerima laporan bahwa beberapa peserta didik mengalami kesulitan beradaptasi dengan jadwal kegiatan asrama yang cukup padat. Setelah melakukan pengamatan, diketahui penyebabnya adalah kurangnya pemahaman terhadap aturan dan pembagian waktu. Tindakan yang paling tepat adalah....
A. Mengurangi seluruh kegiatan asrama agar peserta didik tidak merasa terbebani.
B. Memberikan pendampingan, menjelaskan kembali jadwal kegiatan, serta membantu peserta didik menyusun manajemen waktu yang lebih baik.
C. Memberikan sanksi kepada peserta didik yang belum mampu mengikuti jadwal.
D. Memindahkan peserta didik ke kelompok lain tanpa penjelasan.
E. Membebaskan peserta didik mengikuti kegiatan sesuai keinginannya.
Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan asrama, wali asuh akan mengadakan kerja bakti bersama seluruh peserta didik. Sebelum kegiatan dimulai, langkah yang paling tepat adalah....
A. Memulai kegiatan tanpa pembagian tugas agar peserta didik dapat bekerja secara spontan.
B. Menentukan pembagian tugas, menyiapkan peralatan yang diperlukan, serta menjelaskan tata cara pelaksanaan kegiatan.
C. Menyerahkan seluruh pekerjaan kepada peserta didik senior.
D. Membiarkan peserta didik memilih pekerjaan masing-masing tanpa arahan.
E. Menunda kegiatan hingga seluruh peralatan baru tersedia.
Pada saat pemeriksaan rutin, ditemukan beberapa alat pemadam api ringan (APAR) di asrama telah melewati masa pemeriksaan berkala. Sebagai wali asuh, tindakan yang paling tepat adalah....
A. Tetap menggunakan APAR tersebut hingga mengalami kerusakan.
B. Menyimpan APAR di gudang agar tidak digunakan.
C. Melaporkan kondisi tersebut kepada pihak yang berwenang dan mengajukan pemeriksaan atau penggantian sesuai prosedur.
D. Meminta peserta didik memeriksa APAR secara mandiri.
E. Mengabaikan kondisi tersebut karena belum pernah terjadi kebakaran.
Setelah program pembinaan karakter berlangsung selama tiga bulan, wali asuh ingin mengetahui efektivitas kegiatan yang telah dilaksanakan. Cara yang paling tepat untuk melakukan evaluasi adalah....
A. Menilai keberhasilan program berdasarkan pendapat pribadi.
B. Mengumpulkan data hasil pelaksanaan, meminta masukan dari peserta didik dan guru, kemudian menyusun laporan evaluasi.
C. Menghentikan program tanpa melakukan penilaian.
D. Menunggu hingga akhir tahun ajaran untuk mengetahui hasilnya.
E. Menentukan keberhasilan program berdasarkan jumlah kegiatan yang telah dilaksanakan.
Pada malam hari, listrik di salah satu gedung asrama tiba-tiba padam sehingga aktivitas peserta didik terganggu. Sebagai wali asuh, langkah yang paling tepat adalah....
A. Meminta seluruh peserta didik tetap berada di kamar tanpa memberikan informasi.
B. Menghubungi petugas yang berwenang untuk menangani gangguan listrik, memastikan keamanan peserta didik, serta memberikan arahan hingga kondisi kembali normal.
C. Menunggu listrik menyala dengan sendirinya tanpa melakukan tindakan.
D. Meminta peserta didik memperbaiki instalasi listrik secara bersama-sama.
E. Menghentikan seluruh kegiatan asrama selama beberapa hari.
Berlatih secara rutin menggunakan contoh soal PPPK Sekolah Rakyat wali asuh juga dapat membantu mengenali pola soal yang sering muncul pada seleksi.
Dengan menguasai kisi-kisi materi dan membiasakan diri mengerjakan latihan, kesiapan menghadapi ujian akan semakin optimal sehingga peluang memperoleh hasil terbaik menjadi lebih besar. (Rahma)
Baca juga: Contoh Soal MOOC PPPK yang Bisa Dijadikan Bahan Latihan Sebelum Evaluasi
