Konten dari Pengguna

Contoh Soal UKKJ Guru Muda ke Madya dan Pembahasannya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh soal UKKJ guru muda ke madya. Foto: Unsplash.com/Glenn Carstens-Peters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh soal UKKJ guru muda ke madya. Foto: Unsplash.com/Glenn Carstens-Peters

Contoh soal UKKJ Guru Muda ke Madya menjadi gambaran bentuk ujian yang perlu dipersiapkan oleh guru dalam proses kenaikan jenjang jabatan fungsional.

Tahapan ujian ini menilai kesiapan guru untuk menduduki jabatan fungsional Guru Ahli Madya dengan berbagai skenario yang berkaitan dengan tugas profesional.

Persiapan yang matang diperlukan agar peserta mampu memahami pola soal sekaligus menentukan pilihan jawaban yang sesuai dengan kompetensi yang dinilai.

Contoh Soal UKKJ Guru Muda ke Madya dan Materi Jawaban

Ilustrasi Contoh soal UKKJ guru muda ke madya. Foto: Unsplash.com/Kelly Sikkema

Contoh soal UKKJ guru muda ke madya memberikan gambaran mengenai bentuk ujian yang dapat dihadapi peserta dalam proses kenaikan jenjang jabatan.

Dikutip dari ujikompetensi.kemendikdasmen.go.id, UKKJ Guru Muda ke Madya merupakan tahapan pengukuran kompetensi bagi Guru Ahli Muda yang akan naik menuju jabatan Guru Ahli Madya.

Ujian ini terdiri dari beberapa aspek penilaian, terutama kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural. Untuk jenjang Guru Ahli Muda ke Ahli Madya, bentuk tes yang digunakan berupa Situational Judgment Test (SJT) dan Studi Kasus.

SJT menguji kemampuan peserta dalam menentukan keputusan terbaik berdasarkan situasi yang berkaitan dengan tugas guru.

Sementara itu, studi kasus menilai kemampuan analisis, penyelesaian masalah, serta penerapan prinsip profesional dalam menghadapi kondisi tertentu.

Berikut adalah contoh soal yang dapat menjadi latihan menghadapi UKKJ Guru Muda ke Madya:

1. Soal Kompetensi Manajerial

Seorang peserta didik mengalami kesulitan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok. Orang tua peserta didik telah diminta membantu melakukan pengawasan di rumah, tetapi perubahan perilaku belum terlihat. Saat berada di sekolah, peserta didik tersebut juga terkadang tidak mengikuti arahan guru. Apa tindakan yang paling tepat dilakukan?

A. Mengumpulkan informasi tambahan dari guru lain untuk menentukan langkah selanjutnya.

B. Memberikan sanksi tegas agar peserta didik lebih disiplin.

C. Memanggil orang tua kembali untuk memberikan metode pengawasan baru.

D. Membiarkan kondisi tersebut karena peserta didik sedang mengalami perubahan perilaku.

Jawaban: A

Pembahasan:

Mengumpulkan informasi dari berbagai pihak menjadi langkah yang tepat karena guru perlu memahami kondisi peserta didik secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan. Tindakan tersebut menunjukkan kemampuan kolaborasi, analisis masalah, dan pengambilan keputusan yang matang.

2. Soal Integritas Profesional

Seorang guru melihat rekannya sedang marah kepada peserta didik dan ingin memberikan nilai rendah karena peserta didik tidak mengerjakan tugas serta bersikap kurang sopan. Apa tindakan yang paling tepat?

A. Membiarkan karena hal tersebut merupakan urusan pribadi guru tersebut.

B. Langsung melaporkan guru tersebut kepada kepala sekolah.

C. Mengajak berbicara setelah situasi tenang dan memberikan masukan secara profesional.

D. Menegur guru tersebut di depan peserta didik.

Jawaban: C

Pembahasan:

Guru perlu menjaga hubungan profesional dengan rekan kerja. Memberikan masukan secara persuasif setelah situasi lebih kondusif menunjukkan kemampuan menjaga integritas sekaligus membantu menyelesaikan masalah tanpa memperburuk keadaan.

3. Soal Kerja Sama

Sekolah akan mengadakan kegiatan peningkatan kompetensi guru, tetapi koordinasi antarunit masih kurang berjalan dengan baik. Langkah yang paling tepat adalah?

A. Menentukan sendiri unit yang harus terlibat.

B. Melakukan koordinasi bersama seluruh unit sejak tahap perencanaan.

C. Meminta kepala sekolah memberikan perintah kepada setiap unit.

D. Mengirim undangan kegiatan dan menunggu respons peserta.

Jawaban: B

Pembahasan:

Perencanaan yang melibatkan berbagai pihak dapat menciptakan kerja sama yang lebih efektif. Guru pada jenjang Madya diharapkan mampu membangun kolaborasi dan menggerakkan lingkungan kerja menuju tujuan bersama.

4. Soal Orientasi Hasil

Guru diberikan tugas meningkatkan minat baca peserta didik dengan fasilitas perpustakaan yang terbatas. Apa langkah terbaik yang dilakukan?

A. Mengevaluasi program sebelumnya dan menyusun strategi baru bersama tim perpustakaan.

B. Menunggu tambahan anggaran sebelum membuat program.

C. Menunggu arahan kepala sekolah untuk menentukan tindakan.

D. Membeli buku baru tanpa mengevaluasi kebutuhan peserta didik.

Jawaban: A

Pembahasan:

Evaluasi dan penyusunan strategi bersama menjadi langkah yang efektif karena mempertimbangkan kondisi nyata serta melibatkan pihak terkait. Kemampuan mengelola sumber daya secara optimal merupakan bagian dari kompetensi manajerial.

5. Soal Pemanfaatan Teknologi

Peserta didik mulai menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu mengerjakan tugas sekolah. Apa tindakan yang paling tepat dilakukan guru?

A. Melarang seluruh penggunaan teknologi tersebut.

B. Mengabaikan penggunaan teknologi karena sulit dikendalikan.

C. Membuat aturan penggunaan yang etis dan mengajarkan pemanfaatan teknologi secara positif.

D. Membiarkan peserta didik menggunakan teknologi tanpa arahan.

Jawaban: C

Pembahasan:

Guru perlu mengikuti perkembangan teknologi dengan memberikan arahan yang tepat. Penggunaan teknologi dapat menjadi alat pembelajaran apabila peserta didik memahami batasan, etika, dan cara memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

Selain mempersiapkan kemampuan menjawab soal, peserta UKKJ juga perlu memenuhi persyaratan administrasi seperti memenuhi angka kredit kenaikan jenjang, memiliki nilai prestasi kerja minimal predikat baik selama satu tahun terakhir, menandatangani pakta integritas, serta tersedianya kebutuhan jabatan.

Contoh soal UKKJ guru muda ke madya di atas dapat digunakan sebagai latihan untuk memahami pola pertanyaan yang menilai kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan guru.

Persiapan melalui latihan soal dan pemahaman kompetensi akan membantu peserta menghadapi tahapan UKKJ dengan lebih siap. (Khoirul)

Baca Juga: Contoh Soal Tes Substantif PPG Prajabatan dan Jawabannya untuk Dipelajari