Konten dari Pengguna

Credo Katolik: Arti, Makna, dan Isi Pengakuannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Credo Katolik sebagai pengakuan iman atas Yesus dan Allah. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Credo Katolik sebagai pengakuan iman atas Yesus dan Allah. Foto: pixabay

Credo Katolik merupakan pernyataan atau pengakuan keimanan yang digunakan dalam agama Katolik. Istilah ini berasal dari bahasa latin, “credo” yang berarti “Aku Percaya”.

Pernyataan Credo Katolik telah menjadi bagian penting dalam peribadatan umat Katolik selama berabad-abad lalu. Pernyataan ini telah mencerminkan keyakinan inti dalam iman mereka.

Mengutip buku Glosarium susunan Budhi Setianto (2021), secara garis besar ada dua Credo Katolik yang umum digunakan, yakni Credo Nikea Konstantinopel dan Credo Para Rasul. Keduanya merupakan warisan khas Iman Kristen Barat yang diterima oleh Gereja Katolik.

Credo Nikea Konstantinopel biasa dibaca saat Misa Pius IV, sedangkan Credo Para Rasul biasa dibaca ketika Misa Paulus VI. Agar lebih memahami isinya, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.

Makna Creda Katolik

Ilustrasi salib katolik. Foto: pixabay

Secara harfiah, Credo Katolik diartikan sebagai ringkasan pernyataan pengakuan iman Kristiani. Di dalamnya termuat isi yang menyatakan Allah itu satu.

Tidak hanya itu, dijelaskan juga pula keselamatan secara ringkas, di mana Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Putra-Nya yang wafat, bangkit, naik ke surga, dan mengutus Roh Kudus-Nya. Credo Katolik ini menjadi patokan khotbah para rasul.

Para Bapa Gereja biasa menyebut ringkasan ini sebagai ketentuan iman atau “regula fidei”. Fungsi Credo Katolik yaitu untuk meneguhkan ikatan perjanjian umat dengan Allah. Umat Katolik harus mengakui diirnya sebagai umat-Nya dan Allah sebagai Tuhan baginya.

Credo Katolik telah mempersatukan semua orang yang mengimani Kristus. Bahkan, ringkasan pernyataan iman ini juga mempersatukan iman umat dengan iman para rasul.

Baca juga: 4 Contoh Bacaan Doa Pulang Sekolah Katolik

Bacaan Credo Katolik

Ilustrasi gereja katolik. Foto: pixabay

Seperti disebutkan sebelumnya, Credo Katolik yang paling umum digunakan terdiri dari dua jenis, yakni Credo Nikea Konstantinopel dan Credo Para Rasul. Dikutip dari Religiositas & Gereja Katolik susunan RD. Jacobus Tarigan (2015), berikut bacaannya:

1. Credo Para Rasul

Aku percaya akan Allah,

Bapa yang Mahakuasa,

pencipta langit dan bumi;

dan akan Yesus Kristus,

Putra-Nya yang Tunggal, Tuhan kita,

yang dikandung dari Roh Kudus,

dilahirkan oleh Perawan Maria;

yang menderita sengsara

dalam pemerintahan Pontius Pilatus

disalibkan, wafat, dan dimakamkan

yang turun ke tempat penantian

pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati;

yang naik ke surga,

duduk di sebelah kanan Allah Bapa

Yang Mahakuasa;

dari situ Ia akan datang

mengadili orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya akan Roh Kudus,

Gereja Katolik yang kudus,

persekutuan para kudus,

pengampunan dosa,

kebangkitan badan,

kehidupan kekal.

2. Credo Nixea Konstantinopel

Aku percaya akan satu Allah,

Bapa Yang Mahakuasa,

pencipta langit dan bumi,

dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan;

dan akan satu Tuhan Yesus Kristus,

Putra Allah Yang Tunggal

Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,

Allah dari Allah,

Terang dari Terang,

Allah benar dari Allah benar.

Ia dilahirkan, bukan dijadikan,

sehakikat dengan Bapa;

segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.

Ia turun dari surga untuk kita manusia

dan untuk keselamatan kita.

Ia dikandung dari Roh Kudus,

Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.

Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;

Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.

Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.

Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.

Ia akan kembali dengan mulia,

mengadili orang yang hidup dan yang mati;

kerajaan-Nya takkan berakhir.

aku percaya akan Roh Kudus,

Ia Tuhan yang menghidupkan;

Ia berasal dari Bapa dan Putra,

yang serta Bapa dan Putra,

disembah dan dimuliakan;

Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.

aku percaya akan Gereja

yang satu, kudus, katolik dan apostolik.

aku mengakui satu pembaptisan

akan penghapusan dosa.

aku menantikan kebangkitan orang mati

dan hidup di akhirat.

amin.

Baca juga: Bacaan Doa Fatima Katolik dan Sejarahnya yang Perlu Dimaknai Umat

(MSD)