Konten dari Pengguna

Daftar Nama Asam-Basa Kuat dan Asam-Basa Lemah dalam Kimia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Daftar Nama Asam-Basa Kuat dan Asam-Basa Lemah. Foto: Pexels/RF._.studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Daftar Nama Asam-Basa Kuat dan Asam-Basa Lemah. Foto: Pexels/RF._.studio

Asam dan basa seringkali dijumpai dalam kehidupan sehari-hari manusia. Bagi para pelajar SMA jurusan IPA tentunya asam-basa sangat familiar karena dipelajari dalam mata pelajaran Kimia. Untuk memahaminya lebih jauh, kenalilah daftar nama asam-basa kuat dan asam-basa lemah pada artikel ini.

Asam dan basa memiliki tingkat kekuatan berbeda yang diukur dengan pH. pH sendiri adalah Potential of Hydrogen yaitu derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan atau mengukur keasaman atau kebasaan suatu larutan.

Umumnya pH memiliki kisaran dari 1 – 14, semakin rendah pH maka asam semakin kuat dan semakin tinggi pH maka semakin basa.

Daftar isi

Pengertian Asam dan Basa

Ilustrasi Daftar Nama Asam-Basa Kuat dan Asam-Basa Lemah. Foto: Pexels/RF._.studio

Hampir semua orang mengenal rasa asam dalam kehidupan sehari-hari, namun belum banyak yang mengetahui apa itu basa. Berikut adalah pengertian asam dan basa dalam kimia dikutip dari buku “Asam, Basa, dan Garam di Lingkungan Kita.”, M. Yusnita, (2019:5):

Pengertian Asam dalam Kimia

Kata asam atau dalam bahasa Inggrisnya acid berasal dari kata acetum bahasa Latin yang artinya adalah cuka. Maka dari itu cuka memiliki rasa masam karena mengandung asam asetat.

Asam juga dapat berkaitan dengan penyakit seperti kelebihan asam lambung dan masalah pencemaran lingkungan seperti hujan asam.

Terdapat beberapa ahli kimia yang mengartikan asam. Pertama yaitu menurut Arrhenius, asam adalah zat yang meningkatkan konsentrasi ion hydronium (H3O+) ketika dilarutkan oleh air. Singkatnya asam adalah senyawa yang larutannya dapar menghasiljan ion H+.

Kedua pengertian asam menurut Bronsted-Lowry, yaitu asam adalah pemberi proton kepada basa. Asam dan basa bersangkutan disebut sebagai pasangan asam-basa konjugat.

Tidak seperti Arrhenius, Bronsted dan Lowry mengemukakan banwa asam adalah zat yang tak larut dalam air.

Ketiga pengertian asam menurut Lewis, yaitu asam adalah penerima pasangan electron dari basa. Pengertian ini mencakup asam yang tak mengandung hidrogen atau proton yang dapat dipindahkan seperti besi klorida.

Secara umum pengertian yang paling sering digunakan yaitu teori dari Bronsted-Lowry. Keasaman suatu senyawa ditentukan oleh kestabilan ion hydronium dan basa konjugat yang terlarut di dalamnya ketika senyawa tersebut memberi proton ke dalam larutan asam itu berada.

Pengertian Basa dalam Kimia

Kata basa atau dalam bahasa Inggrisnya alkali berasal dari bahasa Arab alquili artinya abu.

Larutan ini memiliki rasa pahit dan bersifat kaustik atau bahan kimia yang dapat membakar atau menimbulkan korosi pada kulit, mata, dan selaput lender (lapisan hidung, mulut, tenggorokan dan paru-paru) jika bersentuhan. Dalam keadaan murni basa berbentuk kristal padat.

Basa adalah zat dalam air yang dapat menghasilkan ion hidroksida (OH-). Ion hidroksida ini terbentuk karena senyawa hidroksida dapat mengikat satu electron pada saat dimasukkan ke dalam air. Basa dapat menetralisasi asam (H+) sehingga menghasilkan air (H2O).

Contoh larutan ini dalah kehidupan sehari-hari adalah air kapur, air soda, dan air sabun. Dalam laboratorium kimia, larutan basa yang sering kali dilihat antara lain adalah natrium hidroksida, kalium hidroksida, dan kalsium hidroksida.

Daftar Nama Asam-Basa Kuat dan Asam-Basa Lemah

Ilustrasi Daftar Nama Asam-Basa Kuat dan Asam-Basa Lemah. Foto: Pexels/Polina Tankilevitch

Berikut adalah daftar nama asam-basa kuat dan asam-basa lemah yang perlu diketahui:

Asam Kuat

Asam kuat adalah asam yang mempunyai tingkat keasaman yang sangat tinggi. Biasanya orang-orang lebih mengenal dengan sebutan air keras.

Asam kuat mempunyai manfaat jika digunakan secara tepat, sebaliknya jika digunakan sembarangan maka akan menimbulkan masalah. Berikut adalah daftar nama asam kuat:

  1. Asam sulfat (H2SO4)

  2. Asam bromida (HBr)

  3. Asam klorida (HCl)

  4. Asam nitrat (HNO3)

  5. Asam perklorat (HClO4)

  6. Asam iodida (HI)

  7. Asam klorat (HClO3)

Asam kuat dikatakan kuat melalui ciri-ciri berikut ini:

  1. Rasanya masam.

  2. Terdapat kandungan Cl, Br, I, SO, PO, atau F, namun F juga dapat ditemukan dalam beberapa asam lemah.

  3. Terionisasi dengan sempurna.

  4. Reaksi yang dihasilkan berjalan satu arah.

  5. Bereaksi saat terjadi interaksi dengan logam.

  6. Mampu menghantarkan arus listrik.

  7. Besaran pHnya antara 0 – 1, semakin rendah pH konsentrasi ion hidrogen dalam larutannya semakin tinggi.

  8. Menjadi bagian dari golongan VIIA.

  9. Saat dilarutkan dalam air menghasilkan ion H+.

Basa Kuat

Basa kuat disebut kuat jika mudah terion, mempunyai ikatan antar atom yang mudah lepas karena jarak inti atom pada molekulnya sangat jauh. Berikut ini adalah daftar nama basa kuat:

  1. Rubidium hidroksida (RbOH)

  2. Stronsium hidroksida (Sr(OH)2)

  3. Sesium hidroksida (CsOH)

  4. Kalium hidroksida (KOH)

  5. Kalsium hidroksida (Ca(OH)2)

  6. Berilium hidroksida Be(OH)2)

  7. Litium hidroksida (LiOH)

  8. Natrium hidroksida (NaOH)

  9. Barium hidroksida (Ba(OH)2)

  10. Magnesium hidroksida (Mg(OH)2)

Basa kuat dikatakan kuat melalui ciri-ciri berikut ini:

  1. Mempunyai rasa yang sangat pahit, dan juga licin.

  2. Bersifat sangat kaustik.

  3. Elektrolit yang sangat kuat.

  4. Mempunyai pH mendekati angka 14.

  5. Terionisasi sangat sempurna di dalam pelarutnya.

Asam Lemah

Asam lemah adalah asam yang tidak terionisasi secara sempurnya di dalam suatu larutan, atau dalah kata lain hanya sebagian yang larut. Berikut ini adalah daftar nama asam lemah:

  1. Asam nitrit (HNO2)

  2. Asam borat (H2Bo3)

  3. Asam silikat (H2SIO3)

  4. Asam stanit (H2SnO2)

  5. Asam plumbat (H2PbO3)

  6. Asam plumbit (H2PbO4)

  7. Asam oksalat (H2C2O4)

  8. Asam benzoat (C6H5COOH)

  9. Asam format (HCOOH)

  10. Asam asetat (Asam cuka) (CH3COOH)

  11. Asam fluorida (HF)

  12. Asam karbonat (H2CO3)

  13. Asam antimonit (H2SbO3)

  14. Asam antimonat (H2SbO4)

  15. Asam stanat (H2SnO3)

  16. Asam sitrat (C6H8O7)

  17. Asam sianida (HCN)

  18. Asam fosfit (H3PO3)

  19. Asam fosfat (H3PO4)

  20. Asam arsenit (H3AsO3)

  21. Asam finol (C6H5OH)

  22. Asam askorbat (C5HO6)

  23. Asam laktat (C3H5O3)

  24. Asam hipoklorit (HClO)

  25. Asam sulfit (H2SO3)

  26. Asam sulfida (H2S)

  27. Asam arsenat (H3AsO4)

  28. Asam flosianat (H5CN)

Asam lemah dikatakan lemah melalui ciri-ciri berikut ini:

  1. Besaran pHnya berkisar 3 sampai 7.

  2. Tidak terionisasi dengan sempurna.

  3. Saat dilarutkan dalam air, hanya menghasilkan sedikit atom hidrogen.

  4. Mempunyai elektromagnetif A- yang sedikit.

  5. Sebagian besar asam adalam asam lemah.

  6. Daya hantar listriknya kemag, karena sifat elektolitnya yang lemah.

  7. Besaran nilai Konstanta Disosiasi Asam (Ka) nya lebih tinggi dari asam kuat.

Basa Lemah

Basa lemah adalah basa yang sulit terion, atau mempunyai ikatan antar ion yang sulit terlepas dan jarak antar inti atom pada molekulnya sangat dekat. Berikut adalah daftar nama basa lemah:

  1. Amonium hidroksida (NH4OH)

  2. Aluminium hidroksida (Al(OH)3)

  3. Besi (III) hidroksida (Fe(OH)3)

  4. Amoniak (NH3)

  5. Besi (II) hidroksida (Fe(OH)2)

  6. Karbosium hidroksida (CA(OH)3)

  7. Nikel hidroksida (Ni(OH)2)

  8. Seng hidroksida (Zn(OH)2)

  9. Kadmium hidroksida (Cd(OH)2)

  10. Bismut hidroksida (Bi(OH)3)

  11. Perak hidroksida (Ag(OH))

  12. Emas (I) hidroksida (Au(OH))

  13. Emas (III) hidroksida (Au(OH)3)

  14. Tembaga (I) hidroksida (Cu(OH)2)

  15. Tembaga (II) hidroksida (Cu(OH))

  16. Raksa (I) hidroksida (Hg(OH))

  17. Raksa (II) hidroksida (Hg(OH)2)

  18. Timah (II) hidroksida (Sn(OH)2)

  19. Timah (IV) hidroksida (Sn(OH)4)

  20. Timbal (II) hidroksida (Pb(OH)2)

  21. Mangan hidroksida (Mn(OH)2)

  22. Kobalt (III) hidroksida (Co(OH)3)

  23. Kobalt (II) hidroksida (Co(OH)2)

  24. Anilia (C6H5NH2)

  25. Dimetilamina ((CH3)2 NH)

  26. Hidrasim (H2NNH2)

  27. Hidroksilamida (HONH2)

  28. Metilamina (CH3 NH2)

  29. Urea (H2NCONH2)

  30. Glukosa (C6H2O6)

  31. Metil hidroksida (CH3OH)

Basa lemah dikatakan lemah melalui ciri-ciri berikut ini:

  1. Rasanya tidak begitu pahit.

  2. Mempunyai pH yang mendekati 7.

  3. Terionisasi sebagian di dalam pelarut atau tidak sempurna.

  4. Memiliki tetapan ionisasi basa (Kb) yang sangat kecil.

  5. Larutan eletrolit yang lemah.

Cara Membedakan Asam dan Basa

Ilustrasi Daftar Nama Asam-Basa Kuat dan Asam-Basa Lemah. Foto: Pexels/Polina Tankilevitch

Dalam kehidupan sehari-hari asam ditemukan dengan mudah pada buah-buahan, atau makanan. Sedangkan basa biasanya ditemukan pada benda yang pahit seperti sabun atau obat.

Namun, tidak disarankan untuk membedakan larutan asam dan basa secara langsung. Jika ingin membedakannya dapat dilakukan dengan beberapa cara, sebagai berikut:

Menggunakan Kertas Lakmus

Cara pertama untuk membedakan asam dan basa melalui cara mudah dan sederhana adalah dengan menggunakan kertas lakmus. Kertas lakmus sendiri yaitu kertas indikator yang akan berubah warn ajika terkena larutan asam ataupun basa.

Kertas lakmus terdiri dari dua macam, yaitu kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru.

Kertas lakmus merah adalah kertas yang jika bersentuhan dengan larutan basa akan berubah warna menjadi biru, dan jika bersentuhan dengan larutan asam warnanya akan tetap merah.

Kertas lakmus biru adalah kertas yang jika bersentuhan dengan larutan asam akan berubah warna menjadi merah, dan jika bersentuhan dengan larutan basa warnanya akan tetap biru.

Kertas PH Universal

Kertas pH Universal sama dengan kertas lakmus, yang merupakan kertas indikator yang dapat membedakan asam dan basa.

Bedanya adalah, kertas pH Universal ini mempunyai beberapa warna yang menunjukkan skala pH dair larutan yang sedang diuji. Mulai dari pH 1 sampai dengan pH 14.

Dalam pelajaran Kimia, kertas pH Universal ini sering digunakan untuk membedakan asam dan basa dan juga mengetahui nilai pH larutan tersebut. cara kerjanya sama dengan kertas lakmus.

Indikator Alami

Membedakan asam dan basa juga dapat dilakukan dengan indikator alami pada tumbuhan berwarna, seperti daun mahkota bunga, kulit manggis, kunyit, dan lain-lain. Indikator alami ini perlu diekstrak terlebih dahulu sebelum ditambahkan dengan air atau larutan.

Jika menggunakan kulit manggis yang dihaluskan, contohnya adalah sebagai berikut:

  • Saat ditambahkan air yang sifatnya asam, maka warna akan berubah dari ungu menjadi coklat kemerahan.

  • Saat ditambahkan air yang sifatnya basa, maka warna akan berubah dari ungu menjadi biru kehitaman.

  • Saat ditambahkan air yang sifatnya netral, maka warna akan tetap ungu.

Baca Juga: Ciri-Ciri Larutan Basa serta Contohnya dalam Kehidupan

Demikian adalah daftar nama asam-basa kuat dan asam-basa lemah yang dapat dipelajari dalam pelajaran Kimia. Semoga bermanfaat! (Mit)