Daftar Organ Tubuh Manusia, Fungsi, dan Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Organ tubuh manusia terdiri dari berbagai bagian, dan dari semua bagian tersebut menghasilkan bentuk dan sistem tubuh yang sempurna.
Menurut Harun dan Tamrin (Fungsi Organ Tubuh dari Sisi Medis dan Al-Qur’an: 1), setiap bagian organ tubuh memiliki kapasitas dan unsur yang berbeda-beda. Hal tersebut berpengaruh pada peran yang dimilikinya pada tubuh manusia.
Kendati demikian, seluruh organ tersebut dapat menyesuaikan dengan sistem kerja organ lainnya. Organ pada tubuh manusia juga bertumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangan usia manusia, sehingga sistem kerja senantiasa seimbang.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Organ Tubuh Manusia
Berdasarkan tata letaknya, organ tubuh terbagi pada dua bagian, yaitu organ luar yang nampak oleh penglihatan, serta organ dalam yang tidak nampak.
Simak daftar organ tubuh manusia, beserta fungsi dan penjelasan selengkapnya, berikut ini:
Organ Tubuh 1: Bagian Luar
Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, organ tubuh bagian luar meliputi berbagai organ yang nampak langsung oleh penglihatan manusia, di antaranya adalah kulit dan mata. Berikut bagian-bagian tersebut beserta penjelasan lengkapnya:
Kulit Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh yang membungkus otot-otot, serta organ bagian dalam manusia. Organ ini terdiri dari tiga lapisan secara struktural, yaitu lapisan epidermis, dermis, dan jaringan subkutan. Ketiganya memiliki fungsi masing-masing, yang jika dikaitkan, maka fungsi kulit adalah untuk melindungi tubuh dari kerusakan eksogen dan kerusakan organ dalam, serta menjaga suhu tubuh tetap stabil (Prakoeswa dan Sari, Jurnal Sains dan Kesehatan: 558).
Mata Mata adalah organ yang berperan sebagai indra penglihatan. Proses penglihatan dibantu oleh beberapa komponen sistem optik adaptif, di mana lensa kristalin dapat berubah ketebalannya, untuk membentuk fokus cahaya pada retina. Komponen utama dalam sistem optik terdiri dari kornea dan lensa. Keduanya berperan sebagai komponen refraksi dengan kekuatan terbesar (perpustakaanrsmcicendo.com). Selain itu, mata juga memiliki fungsi lainnya bagi tubuh manusia.
Telinga Telinga manusia merupakan organ luar yang berperan sebagai indra pendengaran dan keseimbangan. Organ ini memiliki banyak komponen yang dicakup ke dalam tiga lapisan bagian, yaitu bagian luar, bagian tengah, serta bagian dalam telinga. Dalam proses pendengaran, telinga berfungsi untuk menangkap dan mengubah gelombang suara berupa energi mekanis menjadi elektris secara efisien, kemudian diteruskan ke otak untuk disadari dan dimengerti (Nugroho dan Wiyadi, Jurnal THT-KL: 76).
Hidung Hidung manusia berperan penting dalam fisiologi pernapasan. Hidung menjadi organ pertama yang bekerja menyaring udara untuk dibawa ke paru-paru, sehingga hidung terdiri dari berbagai komponen dengan fungsi yang beragam. Secara umum, hidung diketahui dapat menyaring partikel yang masuk melalui udara serta menyesuaikan dan melembabkan temperatur udara sebelum menuju paru-paru. Oleh karena itu, sistem pernapasan terjaga kesehatannya (scholar.unand.ac.id).
Bibir Bibir merupakan organ yang cukup sensitif terhadap tekstur dan sebagainya. Berdasarkan laman www.thepmfajournal.com, fungsi bibir dikelompokkan pada beberapa hal, yaitu membantu asupan makanan, deglutisi, artikulasi, organ taktil, dan fungsi lainnya. Terkait dengan makanan, bibir berfungsi untuk mendorong makanan ke dalam rongga mulut, menutup mulut dan menahan makanan. Bibir juga berperan dalam menciptakan suara yang berbeda, terutama suara konsonan labial dan labiodental.
Kaki dan Tangan Kaki dan tangan adalah organ tubuh bagian luar yang berperan sebagai anggota gerak tubuh. Dengan adanya kaki dan tangan, manusia mampu melakukan berbagai aktivitas, seperti berlari, berjalan, mengambil & meletakkan sesuatu, dan sebagainya. Kedua organ ini juga berfungsi dalam menjaga keseimbangan tubuh. Keduanya bergerak berdasarkan prinsip kerja masing-masing. Salah satu contoh prinsip kerja tersebut, yaitu aplikasi gaya pegas pada kaki ketika manusia berlari (ncbi.nlm.nih.gov).
Organ Tubuh 2: Bagian Dalam
Seperti namanya, bagian organ ini terletak di dalam tubuh manusia, tertutup oleh lapisan kulit, daging, dan rangka. Oleh karena itu, organ ini tak nampak secara langsung. Berikut merupakan bagian-bagian beserta penjelasan selengkapnya:
Otak Otak terletak di dalam tempurung kepala manusia. Organ ini bekerja dalam mengatur dan mengkoordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh seperti detak jantung, tekanan darah, dan lainnya (Nasution et.al., Jurnal Edukasi Nonformal: 82). Fungsi-fungsi tersebut terjadi karena otak berperan sebagai pusat sistem saraf. Fungsi lain dari organ otak, yaitu bertanggung jawab atas beberapa hal, seperti pengenalan emosi, ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lain.
Jantung Jantung adalah organ berupa otot yang berbentuk kerucut, berongga, dan puncak kerucutnya mengarah ke bawah. Jantung juga termasuk organ vital manusia yang memiliki banyak fungsi untuk pertahanan hidup manusia secara baik dan normal. Di antara fungsi jantung tersebut, yaitu memompa darah dari ventrikel kiri ke seluruh tubuh melalui aorta, menyalurkan darah yang mengandung CO₂ untuk dibersihkan, serta berkontraksi dan relaksasi (eprints.umg.ac.id).
Paru-Paru Organ tubuh manusia bagian dalam yang termasuk organ vital lainnya adalah paru-paru. Sebagaimana hidung, paru-paru berfungsi sebagai alat pernapasan manusia dari dalam tubuh, yang bekerja untuk menyerap oksigen dan membuang karbondioksida. Proses tersebut mempengaruhi sistem kerja bagian tubuh lainnya agar berjalan secara normal. Adapun fungsi utama paru-paru adalah sebagai tempat pertukaran oksigen dalam darah (Amiruddin et.al., Fakumi Medikal Journal: 336).
Hati Hati atau hepar merupakan kelenjar paling besar dalam tubuh yang memiliki banyak fungsi, termasuk fungsi metabolisme. Organ ini dikenal sebagai organ vital yang bekerja untuk menetralisir tubuh dari racun yang terkandung pada makanan atau minuman. Hati memiliki empat fungsi utama, yaitu sebagai tempat pembentukan dan sekresi empedu, metabolisme zat-zat penting, fungsi pertahanan tubuh seperti detoksifikasi, serta fungsi vaskuler (Sijid et.al., Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA: 194).
Ginjal Lazimnya, manusia memiliki sepasang ginjal pada tubuh. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah dan mengeluarkan produk-produk sisa yang sekiranya membahayakan kesehatan tubuh. Karena itu, keberadaan keduanya sangat penting bagi manusia. Selain itu, ginjal juga berfungsi untuk menyeimbangkan tingkat-tingkat elektrolit dalam tubuh, mengontrol tekanan darah, menstimulasi sel-sel darah merah, serta memiliki banyak fungsi lainnya (eprints.poltekkesjogja.ac.id).
Lambung lambung merupakan organ dalam sistem pencernaan yang mengalami dilatasi pada beberapa bagiannya, yaitu fungus, curvature major, dan pyloricum. Sesuai dengan bentuk dan anatominya memiliki beberapa fungsi. Di antara fungsi tersebut, yaitu sebagai penampung makanan, tempat proses digesti (pencernaan), dan bagian kecil dari proses absorbsi; semisal alkohol (eprints.undip.ac.id). Lambung juga merupakan organ yang dilewati makanan sebelum masuk ke usus.
Usus Usus adalah salah satu organ yang berperan dalam sistem pencernaan manusia. Organ ini terbagi ke dalam dua jenis, yaitu usus halus dan usus besar. Usus halus merupakan tempat terjadinya pencernaan secara kimiawi dan tempat penyerapan zat-zat makanan. Sedangkan, fungsi utama usus besar yaitu menyerap air yang masih ada dalam saluran pencernaan, karena organ ini menjadi tempat masuknya air dan makanan yang tidak tercerna (Runtulalu et.al., Media Interaktif Pembelajaran Sistem Pencernaan: 2).
Limpa Limpa adalah organ limfoid dalam tubuh yang memiliki berbagai fungsi, meliputi fungsi filtrasi darah dan koordinasi respon imun. Organ ini terbagi lagi ke dalam dua bagian, yaitu bagian limpa berwarna putih (pulpa alba) dan merah (pulpa rubra). Pulpa alba berperan sebagai sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan infeksi. Sedangkan pulpa rubra berperan untuk membuang bahan yang tidak diperlukan dari dalam darah, seperti sel darah merah yang rusak (repository.maranatha.edu).
Tulang Tulang adalah kerangka tubuh yang berperan dalam tegaknya tubuh, sebagai tempat melekatnya otot-otot yang memungkinkan jalannya pembuluh darah, serta tempat sumsum tulang dan saraf yang melindungi jaringan lunak. Tulang merupakan organ yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti membawa beban berat. Fungsi tulang dicakup pada empat hal, yaitu fungsi mekanik, protektif, metabolik, dan hemopotik (repository.poltekkes-smg.ac.id).
Kelenjar Pankreas Fungsi pankreas terbagi dua, yaitu fungsi eksokrin dan fungsi endokrin. Pada fungsi eksokrin, pankreas berperan penting dalam sistem pencernaan dengan mensekresikan enzim-enzim pankreas seperti amilase, lipase, dan tripsin. Sedangkan, dalam fungsi endokrin, pankreas dikenal dengan produksi hormon utama, yaitu glukagon dan insulin yang berperan dalam metabolisme glukosa, serta dilakukan oleh pulau Langerhans (Adnyne et.al., Jurnal Veteriner: 2).
Kelenjar Tiroid Kelenjar tiroid berada di pangkal leher. Fungsi utama organ ini adalah untuk memproduksi hormon yang bermanfaat mengatur metabolisme dalam tubuh manusia, merangsang pencernaan, menjaga kesehatan tulang dan lainnya (ciputrahospital.com).
Kelenjar Adrenal Kelenjar adrenal merupakan sepasang organ yang terletak di dekat ujung anterior ginjal. Kelenjar ini berfungsi untuk mempertahankan mekanisme homeostatik (Lukman, Mekanisme dan Regulasi Hormon Glukokortikoid pada Manusia: 25).
Kandung Kemih Kandung kemih merupakan kantong berotot yang dapat mengempis dan terletak di belakang simfisi pubis. Fungsi utama organ ini, yaitu untuk menyimpan air kemih dan mengeluarkan air kemih tersebut di waktu yang tepat (sciencedirect.com).
Demikian ulasan mengenai organ tubuh manusia beserta fungsi dan penjelasan selengkapnya yang dapat pembaca simak. Pelajari pembahasan terkait lebih lanjut melalui laman terpercaya lainnya, untuk memperluas wawasan dan pemahaman.
Baca juga: Mengenal Kadar HB Normal, Fungsi, dan Cara Menjaganya
