Daftar OST Dilan ITB 1997 Lengkap dan Lagu yang Digunakan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar OST Dilan ITB 1997 menjadi perbincangan pencinta film remaja Indonesia karena menghadirkan lagu emosional dengan nuansa cinta yang terasa dekat.
Lagu-lagu dalam film tersebut memperlihatkan perjalanan hubungan yang berkembang perlahan melalui lirik puitis, aransemen lembut, serta vokal penuh penghayatan.
Nuansa Bandung tahun 1997 juga terasa kuat melalui pemilihan musik yang sederhana, hangat, dan selaras dengan dinamika kisah percintaan Dilan bersama Ancika.
Daftar OST Dilan ITB 1997, Lagu Nuansa Cinta yang Emosional
Dikutip dari Instagram @falconpictures_ dan rri.co.id, berikut adalah daftar OST Dilan ITB 1997 yang dirilis untuk mengiringi kisah percintaan Dilan dan Ancika dengan nuansa emosional mendalam.
1. “Ancika” – Ariel NOAH
Lagu “Ancika” menjadi soundtrack utama yang paling banyak dibicarakan sejak perilisan film. Lagu ini ditulis oleh Ghea Indrawari dan dinyanyikan oleh Ariel NOAH dengan karakter vokal khas yang lembut namun kuat secara emosional.
Secara tematik, lagu ini menggambarkan hubungan cinta yang sudah memasuki fase lebih serius. Isi lagunya tidak hanya membahas rasa suka, tetapi juga keberanian meminta kepastian dari seseorang yang dicintai.
Nuansa kerinduan, ketenangan, dan rasa aman terasa dominan sepanjang lagu berjalan. Aransemen musik dibuat sederhana dengan dominasi instrumen lembut sehingga fokus utama tetap berada pada vokal dan kekuatan liriknya.
Lagu ini juga menggambarkan perubahan emosional seseorang dari kesendirian menuju hubungan yang memberi makna baru dalam hidup. Berikut adalah lirik lagu “Ancika”:
Jalan yang sunyi membawaku pergi
Berlabuh di ujung pelangi
Relung jiwaku tak lagi kelabu
Mungkin karna ku temukan dirimu
Ragu tak lagi menutup mataku
Kau terang dalam gelapku
Bolehkah ku minta hatimu
Tuk kujadikan milikku
Hingga akhir sang waktu
Kau tetap milikku
Seribu kisah yang lalu
T’lah sirna karna hadirmu
Hingga akhir sang waktu
Ku tetap milikmu
Kau bilang
Langit tak akan runtuh meski ku pergi
Namun hanya kau tempatku kembali
Bolehkah ku minta hatimu
Tuk kujadikan milikku
Hingga akhir sang waktu
Kau tetap milikku
Seribu kisah yang lalu
T’lah sirna karna hadirmu
Hingga akhir sang waktu
Ku tetap milikmu
Kau tetap milikku
Kau tetap milikku
Hingga akhir sang waktu
Kau tetap milikku
Kau tetap milikku
Kau tetap milikku
Hingga akhir sang waktu
Ku tetap milikmu
Berlabuh di ujung pelangi
2. “Senang Dengar Suaramu Lagi” – Raisa dan Ariel NOAH
Lagu berikutnya menghadirkan duet antara Raisa dan Ariel NOAH. Nuansa romantis dalam lagu ini terasa sangat kuat karena membahas hubungan jarak jauh yang tetap bertahan di tengah keraguan dan masa lalu.
Aransemen musiknya terdengar hangat dengan perpaduan vokal lembut Raisa dan karakter suara Ariel yang emosional. Isi lagu menyoroti pentingnya menerima pasangan secara utuh tanpa terus dibayangi masa lalu.
Berikut adalah lirik lagu “Senang Dengar Suaramu Lagi”:
Ada masa lalu dibelakangku
Kadang kau terganggu
Ku maklumi itu
Aku belajar untuk menerima
Karena tak adil kurasa
Bila bersyarat cintaku
Terima kasih karena kau bertahan
Melihatku tanpa tuduhan
Senang bisa dengar suaramu lagi
Apakah bisa setiap hari
Jadi hangat di malam dinginku
Menjadi tenang dalam gemuruhku
Terima kasih karena kau bertahan
Melihatku tanpa tuduhan
Kau bukanlah masa lalumu
Dan ku lihat jelas usahamu
Ingin namaku di masa depanmu
Senang bisa dengar suaramu lagi
Apakah bisa setiap hari
Jadi hangat di malam dinginku
Menjadi tenang dalam gemuruhku
Rindu itu berat saat jarak menguji
Tapi tidak dengan kita
Tapi tidak dengan kita
Rindu itu berat saat jarak menguji
Tapi tidak dengan kita
Tapi tidak dengan kita
Senang bisa dengar suaramu lagi
Apakah bisa setiap hari
Jadi hangat di malam dinginku
Menjadi tenang dalam gemuruhku
3. “Dulu Kita Masih Remaja” – Ariel NOAH
Lagu “Dulu Kita Masih Remaja” dirilis lebih awal sebagai original soundtrack film Dilan ITB 1997. Lagu ini langsung menarik perhatian karena membawa nuansa nostalgia masa sekolah yang sangat kuat.
Makna utama lagu berkaitan dengan kerinduan terhadap masa muda bersama seseorang yang pernah dekat. Isi lagunya menggambarkan kenangan sederhana semasa SMA, mulai dari pulang bersama hingga perjalanan naik motor berdua.
Aransemen musik dalam lagu ini terdengar ringan dan sederhana, tetapi mampu membangun suasana emosional secara mendalam.
Karakter vokal Ariel juga membuat lagu terasa semakin menyentuh karena dibawakan dengan penghayatan kuat. Berikut adalah lirik lagu “Dulu Kita Masih Remaja”:
Dulu kita masih remaja
Usia anak SMA
Advertisement
Di sekolah kita berjumpa
Pulang pasti kita berdua
Dan kini kamu ada di mana?
Dan kini rindu, apa kabarmu?
Dan ingin lagi
Dan ingin lagi
Jumpa
Advertisement
Dulu kita masih bersama
Asmara anak SMA
Aku suka selalu denganmu
Di atas motor berdua
Dan kini kamu, ada di mana?
Dan kini rindu, apa kabarmu?
Dan ingin lagi
Dan ingin lagi
Jumpa
Lagu tersebut terasa dekat bagi banyak pendengar karena menggambarkan kenangan cinta remaja yang sederhana tetapi sulit dilupakan.
Sebagai penutup, daftar OST Dilan ITB 1997 memperlihatkan bagaimana musik mampu memperkuat cerita cinta dengan nuansa nostalgia, kerinduan, serta perjalanan emosional yang mendalam.
Perpaduan lirik puitis, aransemen lembut, dan vokal emosional membuat setiap lagu memiliki karakter kuat serta mudah melekat di ingatan pendengar. (Suci)
Baca Juga: OST We Are All Trying Here Lengkap dan Terbaru 2026
