Dampak Nepotisme terhadap Generasi Muda yang Patut Diketahui

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nepotisme memiliki dampak yang berpengaruh terhadap berbagai kalangan, khususnya bagi generasi muda. Salah satu dampak nepotisme terhadap generasi muda, yaitu berkurangnya motivasi untuk berprestasi hingga sulit mengembangkan diri.
Nepotisme berasal dari bahasa Latin, yaitu nepos, yang berarti “keponakan”, sesuai informasi dari situs kab-yalimo.kpu.go.id. Sementara, nepotisme dalam konteks pemerintahan maupun organisasi adalah tindakan pemberian jabatan atau keuntungan kepada keluarga atau orang terdekat tanpa melihat kemampuan.
Dampak Nepotisme terhadap Generasi Muda yang Perlu Diperhatikan
Jika melakukan nepotisme, maka salah satu yang terkena dampaknya adalah generasi muda. Dampak nepotisme terhadap generasi muda, yaitu mulai dari berkurangnya motivasi untuk berprestasi hingga sulit mengembangkan diri.
Selain itu, ada berbagai dampak lainnya yang dapat berpengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan generasi muda. Beberapa dampak lainnya antara lain adalah sebagai berikut.
1. Tidak Mampu Bersaing secara Sehat
Dampak nepotisme yang mampu mengurangi motivasi generasi muda turut berpengaruh dalam kemampuan bersaing. Generasi muda akan kesulitan bersaing secara sehat dan akan mencari celah untuk bisa mendapatkan posisi yang diinginkan akibat nepotisme.
2. Kehilangan Semangat Belajar
Sebagai generasi masa depan bangsa, nepotisme dapat menghilangkan semangat belajar pada generasi muda. Sebab, orang-orang akan berpikir bahwa suatu posisi dapat diraih secara cuma-cuma, sehingga tidak lagi mementingkan kemampuan dan membuat hilangnya semangat belajar.
3. Kehilangan Kepercayaan
Generasi muda akan kehilangan rasa percaya terhadap sistem yang tidak lagi adil. Akan banyak orang yang memercayai bahwa posisi-posisi tertentu hanya diisi oleh orang terdekat, sehingga kepercayaan dan keadilan akan berkurang.
4. Inovasi Menurun
Dengan terisinya posisi atau jabatan oleh keluarga dan orang-orang terdekat yang tidak memiliki kemampuan sesuai, maka inovasi akan menurun. Terlebih, jika orang yang mengisi posisi tersebut bukanlah tenaga ahli yang sesuai dengan kebutuhan.
5. Tingkat Korupsi yang Tinggi
Dampak lainnya adalah korupsi yang meningkat. Akibat pemberian jabatan atau posisi yang dilakukan kepada orang-orang terdekat, maka celah untuk melakukan korupsi akan semakin besar. Bahkan, tidak menutup kemungkinan korupsi akan menjadi hal yang biasa.
Apabila nepotisme dianggap bukan sebuah masalah serius, maka dampak nepotisme terhadap generasi muda akan semakin meluas. Oleh karena itu, penting untuk memberantas nepotisme demi terciptanya sistem yang adil dan masa depan yang terjamin. (PRI)
Baca juga: Penjelasan 4 Pilar Kampus Berdampak dan Penerapannya
