Konten dari Pengguna

Daur Hidup Hewan: Jenis-Jenis hingga Contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi daur hidup hewan. Foto: pixabay.com.
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi daur hidup hewan. Foto: pixabay.com.

Daftar isi

Daur hidup hewan adalah tahapan pertumbuhan hewan dari kecil sampai dewasa. Setiap hewan memiliki tahapan pertumbuhan atau perkembangan yang berbeda-beda. Ada yang mengalami perubahan bentuk, tetapi ada juga yang tidak mengalami perubahan bentuk.

Adanya daur hidup pada hewan menjadi bagian dari tahap perkembangan sejak menetas atau lahir sampai tumbuh dewasa. Tahapan hidup tersebut menjadi cara alamiah agar tak mengalami kepunahan.

Daur hidup hewan terbagi menjadi beberapa jenis. Apa saja? Simak penjelasan lengkapnya pada ulasan berikut.

Jenis-Jenis Daur Hidup Hewan

ilustrasi jenis-jenis daur hidup hewan. Foto: pixabay.com.

Mengutip buku Cerdas Sains Kelas 4-6 SD oleh Yuliand Setyaningtyas, daur hidup hewan terbagi menjadi dua jenis, yakni hewan yang mengalami metamorfosis dan hewan yang tidak mengalami metamorfosis. Berikut penjelasan keduanya.

1. Daur Hidup Hewan yang Mengalami Metamorfosis

Metamorfosis adalah daur hidup hewan yang mengalami tahapan perubahan pada tubuhnya. Hewan yang mengalami metamorfosis salah satunya datang dari golongan serangga yang berkembang biak dengan cara bertelur atau ovivipar.

Proses metamorfosis terbagi menjadi dua, yakni metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna mempunyai bentuk tubuh yang sangat berbeda di setiap tahapannya.

Sementara hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, pada tahapan setelah menetas memiliki bentuk tubuh yang mirip induknya dengan ukuran yang lebih kecil.

Tahapan ini disebut dengan nimfa. Secara rinci, berikut tahapan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.

  • Tahapan metamorfosis sempurna: Telur, larva, pupa atau kepompong, dan fase dewasa atau imago.

  • Tahapan metamorfosis tidak sempurna: Telur, nimfa, dan imago.

2. Daur Hidup Hewan yang Tidak Mengalami Metomorfosis

Daur hidup hewan tanpa metamorfosis adalah tahapan pertumbuhan hewan yang tidak mengalami perubahan bentuk dari menetas atau setelah dilahirkan. Jadi, dari kecil sampai dewasa, bentuk hewan tersebut sama dengan induknya.

Baca Juga: Tahap-tahap Metamorfosis Sempurna pada Serangga dan Contohnya

Contoh Daur Hidup Hewan

ilustrasi contoh daur hidup hewan. Foto: pexels.com.

Ada berbagai contoh hewan yang mengalami daur hidup metamorfosis sempurna, metamorfosis tidak sempurna, dan tanpa metamorfosis.

Dikutip dari buku Arif Cerdas Untuk Sekolah Dasar Kelas 4 yang disusun oleh Christiana Umi, berikut masing-masing contohnya.

1. Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna terjadi pada katak, nyamuk, dan kupu-kupu. Berikut ini, masing-masing tahapan perubahan bentuk ketiga hewan tersebut.

a. Metamorfosis Katak

  1. Katak berkembangbiak dengan cara bertelur di dalam air. Telur-telur itu akan menetas setelah kurang lebih 10 hari.

  2. Telur menetas menjadi berudu atau kecebong yang hidup di air. Berudu memiliki insang seperti ikan.

  3. Tiga minggu kemudian, insang berudu akan tertutup oleh kulit dan tumbuh kaki belakang.

  4. Pada usia 8 minggu, berudu berkaki berubah menjadi katak yang berekor. Ekor itu kemudian akan memendek. Berudu tersebut berubah menjadi katak muda dan bernapas menggunakan paru-paru.

  5. Setelah pertumbuhan tubuhnya sempurna, katak muda berubah menjadi katak dewasa dan siap untuk berkembangbiak.

b. Metamorfosis Nyamuk

  1. Nyamuk berkembang biak dengan cara berterlur.

  2. Ketika telur menetas, telur itu berubah menjadi jentik-jentik atau larva. Pada tahap ini, larva nyamuk akan hidup dan mendapatkan makanannya dari air yang menjadi tempat tinggal.

  3. Setelah cukup umur, larva akan berubah menjadi pupa atau kepompong.

  4. Setelah beberapa waktu, pupa nyamuk akan berubah menjadi nyamuk dewasa atau disebut dengan imago.

  5. Nyamuk dewasa tidak hidup di air. Ia akan kembali ke air hanya ketika akan bertelur atau saat musim kawin.

c. Metamorfosis Kupu-Kupu

  1. Kupu-kupu berkembang biak dengan bertelur.

  2. Setelah itu, telur akan menetas menjadi larva atau ulat.

  3. Ulat tersebut akan tumbuh menjadi panjang dan nantinya menempel di pohon dan daun-daunan sehingga menjadi kepompong.

  4. Setelah beberapa lama, dari kepompong tersebut akan keluar kupu-kupu muda.

  5. Nantinya, kupu-kupu muda tumbuh menjadi kupu-kupu dewasa dan siap untuk berkembang biak.

2. Hewan yang Mengalami Metamorfosis Tidak Sempurna

Contoh hewan yang mengalami daur hidup metamorfosis tidak sempurna terjadi pada hewan jenis serangga seperti kecoak dan capung. Berikut siklus daur hidup dua hewan tersebut.

a. Kecoak

  1. Kecoak adalah serangga yang berkembang biak dengan bertelur.

  2. Telur kecoak akan menetas dan berubah menjadi kecoak muda atau nimfa. Bentuknya mirip dengan kecoak dewasa, tetapi dengan warna kulit yang berbeda.

  3. Pada tahapan nimfa, kecoak muda akan mengalami pergantian kulit sampai berubah menjadi kecoak dewasa atau imago.

b. Capung

  1. Capung berkembang biak dengan cara bertelur.

  2. Ketika telur capung menetas maka menjadi capung muda yang disebut nimfa.

  3. Setelah kurang lebih mengalami pergantian kulit sebanyak sepuluh kali, capung muda berubah menjadi capung dewasa.

3. Hewan yang Mengalami Daur HidupTanpa Metamorfosis

Contoh hewan yang mengalami daur hidup tanpa metamorfosis adalah ayam, kucing, dan sapi. Berikut daur hidup tiga hewan tersebut.

a. Ayam

Meski berkembang biak dengan cara bertelur, ayam tidak mengalami metamorfosis. Setelah bertelur, telur ayam akan dierami oleh induknya selama 21 hari. Setelah itu, telur akan menetas menjadi anak ayam yang nantinya berkembang menjadi ayam dewasa.

b. Kucing

Kucing berkembang biak dengan cara beranak atau melahirkan. Hal ini disebut dengan cara berkembang biak golongan vivipar. Setelah mengalami masa mengandung selama 3 bulan, kucing akan melahirkan anaknya yang akan berkembang menjadi kucing dewasa.

c. Sapi

Sama dengan kucing, sapi berkembang biak dengan cara melahirkan. Setiap jenis sapi mengalami masa mengandung yang berbeda-beda.

Mengutip laman breedr.co, jenis sapi perah memiliki masa kehamilan 283 hari. Sementara jenis sapi pedaging memiliki masa kehamilan lebih lama yaitu 290 hari.

Setelah melahirkan, sapi kecil akan tumbuh menjadi sapi dewasa tanpa mengalami perubahan bentuk fisik.

(IPT)