Doa Berbuka Puasa, Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu momen yang kerap ditunggu saat puasa, yakni saat waktu berbuka tiba. Agar tetap bernilai ibadah, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui doa berbuka puasa.
Mengutip laman NU Online, Rasulullah menjadikan momen berbuka puasa sebagai bentuk rasa syukur setelah berhasil menahan berbagai godaan hawa nafsu, mulai dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Itulah sebabnya, membaca doa berbuka puasa penting untuk diamalkan.
Secara umum, puasa dalam syariat Islam adalah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa. Di Indonesia, puasa berlangsung sekitar lebih dari dua belas jam. Puasa berakhir saat matahari tenggelam atau lebih tepatnya ketika azan Magrib dikumandangkan.
Di waktu tersebut pula, umat Islam diperkenankan untuk membatalkan puasa dengan menyantap hidangan dan diakhiri dengan membaca doa. Lantas, bagaimana doa berbuka puasa? Apa saja keutamaan di balik doa buka puasa? Berikut penjelasan selengkapnya.
Doa Buka Puasa
Seperti yang telah disebutkan bahwa Rasulullah menjadikan momen berbuka puasa sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang dicurahkan oleh Allah SWT. Salah satu bentuk rasa syukur tersebut tertuang dalam sebuah doa.
Tindakan Rasulullah SAW menunjukkan betapa pentingnya membaca doa berbuka puasa. Dengan kata lain, membaca doa berbuka puasa bersifat sunah. Lebih dari itu, do'a buka puasa Ramadan tak hanya sekadar bentuk rasa syukur pada Allah SWT. Sebab, ada keutamaan yang tersimpan dalam bacaan tersebut yang dapat dijadikan nilai tambah dalam beribadah.
Menyegerakan berbuka puasa merupakan amalan sunah yang harus dilakukan. Menyadur dari buku Buka Puasa Bersama Rasulullah SAW: Hati-hati Jangan Sampai Puasa Anda Menjadi Sia-sia! yang disusun oleh Muhammad Ridho al-Thurisinai, Rasulullah menganjurkan untuk menghindari menunda-nunda, apalagi mengakhirkan berbuka puasa. Oleh sebab itu, berbuka puasa harus disegerakan.
Hal tersebut didasarkan pada hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim yang berbunyi:
لاَيَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
Artinya, “Senantiasa manusia di dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Meski harus disegerakan, bukan berarti kita melupakan bacaan doa berbuka puasa. Umumnya, bacaan doa berbuka puasa Ramadan tak memiliki perbedaan dengan doa berbuka puasa sunah lainnya. Dalam buku berjudul Sukses Dunia-Akhirat Dengan Doa-Doa Harian yang ditulis oleh Mahmud Asy-Syafrowi disebutkan bahwa doa buka puasa memiliki sifat yang umum.
Sebab, hadis yang meriwayatkan doa buka puasa tak menjelaskan perbedaan antara doa berbuka puasa sunah dengan doa berbuka puasa di bulan Ramadan. Meski demikian, penting bagi setiap muslim mengetahui lebih lanjut tentang doa berbuka puasa Ramadan beserta artinya.
Mengutip laman NU Online, doa berbuka puasa di bulan Ramadan yang diamalkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى
Selain doa yang diucapkan Rasulullah SAW di atas, terdapat doa berbuka puasa yang umum kita amalkan saat momen berbuka puasa tiba, yaitu:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Di samping itu, bacaan doa berbuka puasa lainnya yang dapat diamalkan, yakni:
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Beberapa doa di atas memiliki makna dan esensi yang serupa, yakni sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rahmat, nikmat, dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT pada umat-Nya. Oleh karena itu, kita dapat mengamalkan salah satu di antara doa di atas dan insyaAllah akan dicatat sebagai amal ibadah.
Umumnya, masyarakat membaca doa sebelum buka puasa berlangsung. Menurut kitab Hasyiyah I’anah at-Thalibin yang diakses melalui laman NU Online, waktu terbaik membaca doa, yakni setelah selesai berbuka puasa.
Meski demikian, membaca doa sebelum buka puasa merupakan hal yang sunah. Dengan kata lain, akan lebih afdal jika doa dibaca setelah berbuka puasa dilakukan.
Doa Berbuka Puasa Latin
Selain tertulis dalam bahasa Arab, doa berbuka puasa dapat dipahami melalui tulisan latin. Adapun tujuannya, yakni untuk mempermudah umat Islam dalam menunaikan amalan saat momen berbuka puasa tiba.
Berikut doa berbuka puasa latin yang dapat diamalkan:
Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ.
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Dzahabazh-zama’u, wabtalatil ‘uruuqu wa tsabata-l ajru, insyaa Allah.
Arti Doa Buka Puasa
Membaca doa berbuka puasa akan semakin afdal jika kita mengetahui arti di balik doa yang dipanjatkan. Secara umum, arti doa buka puasa memuat rasa syukur dan kegembiraan atas puasa yang telah dijalani. Berikut arti yang tersemat dalam doa berbuka puasa di atas:
“Duhai Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezeki-Mulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaAllah.”
"Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."
"Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah pasti ganjaran, dengan kehendak Allah Ta’ala.”
Bila dicermati lebih lanjut, beberapa arti doa di atas mengungkapkan kegembiraan dan rasa syukur atas hilangnya dahaga melalui rezeki yang dilimpahkan oleh Allah SWT. Di samping itu, melalui doa, juga tercurah rasa syukur atas kelancaran puasa yang telah dijalani.
Melalui puasa, seorang hamba telah berhasil menangkal sesuatu yang bersifat merusak secara lahir maupun batin dan insyaAllah akan dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT.
Keutamaan Membaca Doa Berbuka Puasa
Mengamalkan doa berbuka puasa tak hanya sekadar ucapan yang wajib dilakukan untuk memenuhi sunah yang dianjurkan. Lebih dari itu, membaca doa berbuka puasa memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:
Mendapatkan rida Allah SWT
Salah satu tujuan beribadah, yakni mendapatkan rida Allah SWT. Salah satunya dapat diperoleh melalui doa berbuka puasa. Sebab, berbuka merupakan salah satu hal yang dapat menyempurnakan ibadah puasa.
Doa orang berpuasa merupakan salah satu doa yang mustajab
Keutamaan membaca doa berbuka puasa selanjutnya, yakni sebagai salah satu doa yang tak akan ditolak. Hal ini didasarkan pada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi yang berbunyi:
“Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil, dan doanya orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi).
Itulah penjelasan mengenai doa berbuka puasa di bulan Ramadan dan keutamaan yang diperoleh saat mengamalkannya. Dengan memahami makna dari doa berbuka puasa tersebut, insyaAllah akan menambah rasa iman dan dapat dicatat sebagai amal baik oleh Allah SWT.
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa bacaan doa buka puasa?

Apa bacaan doa buka puasa?
"Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin."
Kapan membaca doa berbuka puasa?

Kapan membaca doa berbuka puasa?
Waktu terbaik membaca doa, yakni setelah selesai berbuka puasa. Meski demikian, membaca doa sebelum buka puasa merupakan hal yang sunah.
Apa hukum membaca doa berbuka puasa?

Apa hukum membaca doa berbuka puasa?
Membaca doa berbuka puasa merupakan sunah. Sebab, Rasulullah menganjurkan untuk membaca doa berbuka sebelum menyantap hidangan.
