Konten dari Pengguna

Doa ketika Mimpi Buruk agar Tidak Terjadi di Kehidupan Nyata

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa ketika mimpi buruk agar tidak terjadi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa ketika mimpi buruk agar tidak terjadi. Foto: Unsplash

Terkadang, mimpi yang hadir ketika tidur adalah mimpi buruk. Umat Islam pun dianjurkan untuk membaca doa ketika mimpi buruk agar tidak terjadi di kehidupan nyata. Doa ini dapat dilafalkan ketika terbangun karena mimpi tersebut.

Dikutip dari situs NU Online, dalam Islam sendiri, tidak semua mimpi dapat diartikan sebagai petunjuk. Hal ini dikarenakan ada kemungkinan mimpi tersebut bukan berasal dari petunjuk Allah SWT, melainkan bisikan setan. Bisa juga karena seseorang terlalu dalam memikirkan sesuatu hingga hal tersebut terbawa dalam mimpi.

Dalam artikel ini, akan dijelaskan bagaimana bunyi doa ketika mimpi buruk agar tidak terjadi beserta artinya. Doa ini cukup pendek dan mudah dihafal.

Mimpi menurut Rasulullah SAW

Ilustrasi doa ketika mimpi buruk agar tidak terjadi. Foto: Unsplash

Hadits Muslim meriwayatkan salah satu sabda Rasulullah SAW tentang mimpi. Dijelaskan bahwa Nabi Muhammad mengelompokkan mimpi menjadi tiga jenis. Dikutip dari NU Online, haditsnya sendiri berbunyi:

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ، الحَسَنَةُ بُشْرَى مِنَ اللَّهِ، وَالرُّؤْيَا يُحَدِّثُ الرَّجُلُ بِهَا نَفْسَهُ، وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ رُؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلَا يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا وَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ

Arti: “Mimpi itu ada tiga. Mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi karena bawaan pikiran seseorang (ketika terjaga), dan mimpi menyedihkan yang datang dari setan. Jika kalian mimpi sesuatu yang tak kalian senangi, maka jangan kalian ceritakan pada siapa pun, berdirilah dan shalatlah!” (HR Muslim).

Mengenai mimpi yang dapat menjadi petunjuk sendiri, Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surat Yunus ayat 64, yang berbunyi:

لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ

Arti: “Bagi mereka berita gembira dalam kehidupan dunia dan di akhirat,” (QS Yunus: 64).

Ayat ini kemudian diriwayatkan lebih lanjut oleh Ibnu Majah:

هِيَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ، يَرَاهَا الْمُسْلِمُ، أَوْ تُرَى لَهُ

Arti: “Yang dimaksud kegembiraan dalam ayat di atas adalah mimpi yang baik yang terlihat oleh orang Muslim atau yang diperlihatkan padanya,” (HR Ibnu Majah).

Tentunya, manusia berharap untuk selalu mendapat “berita gembira” atau mimpi yang baik. Jika mendapat mimpi buruk, segeralah bangun, salat, dan membaca doa, supaya mimpi tersebut tidak berlarut-larut dan benar-benar terjadi.

Baca juga: 6 Manfaat Doa Nurbuat dan Cara Mengamalkannya

Doa Ketika Mimpi Buruk agar Tidak Terjadi

Ilustrasi doa ketika mimpi buruk agar tidak terjadi. Foto: Unsplash

Ketika mimpi buruk, ada salah satu doa yang dianjurkan oleh Rasulullah. Dikutip dari NU Online, doa ini diriwayatkan oleh Ibnu Suni, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi. Ada pula Imam Nawawi yang mengutip riwayat hadits ini di dalam karyanya berjudul Al-Adzkar. Doanya adalah sebagai berikut:

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

Huwallâhu, allâhu rabbî, lâ syarîka lahû. A‘ûdzu bikalimâtillâhit tâmmati min ghadhabihi wa min syarri ibâdihi wamin hamazâtis syayâtîni wa an yahdhurûni.

Arti: “Dialah Allah. Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu”.

(TAR)

Baca juga: Memahami Latar Belakang Manusia Menjadi Makhluk Paling Sempurna