Konten dari Pengguna

Doa Memotong Hewan Kurban dan Tata Caranya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Memotong Hewan Kurban , Foto : pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Memotong Hewan Kurban , Foto : pexels/Pixabay

Setiap tanggal 10 Dzulhijjah, umat Muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Iduladha. Selain mendirikan ibadah salat Iduladha di pagi hari, ibadah yang paling dianjurkan adalah berkurban.

Kurban dilakukan pada Hari Raya Iduladha dan hari-hari tasyrik, sebagai bentuk pengabdian dan ketaatan kepada Allah Swt, sekaligus memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim a.s dan putranya, Nabi Ismail a.s. Dalam pelaksanaan ibadah kurban, salah satu hal yang penting adalah membaca doa menyembelih hewan kurban.

Daftar isi

Kumpulan Doa Memotong Hewan Kurban

Ilustrasi Doa Memotong Hewan Kurban , Foto : pexels/kailash kumar

Seseorang yang hendak menyembelih hewan kurban dianjurkan untuk berdoa Memotong Hewan Kurban. Menurut NU Online oleh Alhafiz Kurniawan berjudul "Ini Doa Lengkap Menyembelih Hewan Kurban," doa ini penting dibaca dengan harapan Allah menerima ibadah kurban.

Dalam Islam, kurban adalah bentuk ibadah yang memiliki banyak keberkahan dan pahala. Hukum kurban termasuk ke dalam sunnah muakkadah, yakni sunnah yang sangat dianjurkan atau hampir mendekati wajib bagi orang yang mampu.

Ibadah kurban merupakan salah satu bentuk pengabdian umat Islam kepada Allah Swt, yang dilakukan dengan menyembelih hewan ternak pada Hari Raya Iduladha dan hari-hari tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah). Ibadah ini mengandung nilai ketaatan, kepedulian sosial, dan pengorbanan. Untuk memastikan pelaksanaan kurban sesuai syariat Islam, berikut ini adalah penjelasan mengenai doa dan tata cara memotong hewan kurban yang lengkap.

Seperti dalam surat Al Hajj ayat 34 sebagai berikut:

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكًا لِّيَذْكُرُوا۟ ٱسْمَ ٱللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّنۢ بَهِيمَةِ ٱلْأَنْعَٰمِ ۗ فَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ فَلَهُۥٓ أَسْلِمُوا۟ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُخْبِتِينَ

Latin: Wa likulli ummatin ja'alnā mansakal liyażkurusmallāhi 'alā mā razaqahum mim bahīmatil-an'ām, fa ilāhukum ilāhuw wāḥidun fa lahū aslimụ, wa basysyiril-mukhbitīn

Artinya: "Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah SWT)."

Doa Ketika Memotong Hewan Kurban

Doa sebelum menyembelih hewan kurban sangat penting sebagai bentuk permohonan keberkahan dan pengakuan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

1. Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk diri sendiri

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي

Bismillāhi wallāhu akbar, allāhumma hādzā minka wa laka, hādzā 'annī

Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dariMu dan untukMu. Ini dariku."

2. Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain

  • Membaca Basmalah dan Takbir

بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Bismillāhi wallāhu akbar

Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar."

  • Membaca Sholawat untuk Rasulullah SAW

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya: "Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya."

  • Membaca Takbir 3 Kali dan Tahmid 1 Kali

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu."

  • Membaca Doa untuk Orang Lain

Apabila kurban tersebut diniatkan untuk orang lain, misalnya anggota keluarga atau orang yang telah meninggal, maka doa yang dibaca sedikit berbeda:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنْ (sebut nama orang)

Bismillāhi wallāhu akbar, allāhumma hādzā minka wa laka, hādzā 'an (sebut nama orang)

Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dariMu dan untukMu. Ini dari (sebut nama orang)."

Tata Cara Memotong Hewan Kurban

1. Niat dan Persiapan

  • Niat Qurban

Niat adalah langkah pertama yang harus dilakukan oleh orang yang akan berkurban. Niat harus ikhlas semata-mata karena Allah wt, tanpa ada unsur pamer atau riya. Niat ini cukup di dalam hati dan tidak perlu diucapkan secara lisan.

  • Pemilihan Hewan Kurban

Hewan kurban harus memenuhi syarat tertentu, yaitu sehat, cukup umur, dan tidak cacat. Hewan yang biasa dijadikan qurban adalah kambing, domba, sapi, atau unta. Usia minimal hewan kurban adalah:

  • Kambing/domba: 1 tahun atau telah berganti gigi.

  • Sapi/kerbau: 2 tahun.

  • Unta: 5 tahun.

2. Menajamkan Alat

Pisau yang Tajam

Gunakan pisau yang sangat tajam untuk menyembelih hewan kurban. Menajamkan pisau bertujuan untuk meminimalkan rasa sakit yang dialami hewan dan mempercepat proses penyembelihan. Nabi Muhammad saw bersabda:

"Sesungguhnya Allah telah mewajibkan berbuat baik kepada segala sesuatu. Jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang baik, dan jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik pula. Hendaknya salah seorang dari kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan sembelihannya." (HR. Muslim)

3. Menghadapkan Hewan ke Kiblat

Menghadap Kiblat

Hewan yang akan disembelih sebaiknya dihadapkan ke arah kiblat. Hal ini sesuai dengan ajaran Rasulullah saw. Hewan dihadapkan ke kiri agar memudahkan penyembelihan di sisi kanan leher.

4. Membaca Doa

Doa Penyembelihan

Sebelum menyembelih, bacalah doa yang telah disebutkan di atas. Kemudian sebut nama Allah dengan mengucapkan:

بِسْمِ اللَّهِ

Bismillah

Artinya: "Dengan nama Allah."

5. Menyembelih Hewan

Teknik Penyembelihan

  • Hewan dibaringkan ke sisi kiri, kemudian leher hewan ditarik ke atas.

  • potong tiga saluran utama di leher hewan (tenggorokan, kerongkongan, dan dua urat leher) dengan satu kali gerakan pisau yang cepat dan kuat. Ini untuk memastikan hewan mati dengan cepat dan mengurangi penderitaan.

  • Proses penyembelihan harus dilakukan dengan cepat, dan darah dibiarkan mengalir hingga tuntas.

6. Proses Setelah Penyembelihan

  • Pemeriksaan Hewan : Pastikan hewan benar-benar mati sebelum memulai proses pengulitan dan pemotongan bagian tubuh hewan. Hewan yang belum mati sempurna akan menyebabkan daging tidak halal untuk dikonsumsi.

  • Pengulitan dan Pemotongan : Setelah hewan mati, proses pengulitan dan pemotongan bagian tubuh hewan bisa dilakukan. Pengulitan dilakukan dengan hati-hati agar kulit tidak rusak, terutama jika kulit tersebut akan digunakan atau dijual.

7. Pembagian Daging Kurban

Daging kurban dibagi-bagikan kepada yang berhak menerimanya, yaitu :

  • Sepertiga untuk yang berkurban: Sebagian daging boleh disimpan untuk konsumsi keluarga sendiri.

  • Sepertiga untuk kerabat dan tetangga: Bagikan kepada kerabat dan tetangga sebagai bentuk silaturahmi dan berbagi kebahagiaan.

  • Sepertiga untuk fakir miskin:Bagian terbesar sebaiknya diberikan kepada fakir miskin yang membutuhkan.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan

1. Kesejahteraan Hewan

Pastikan hewan kurban diperlakukan dengan baik sebelum penyembelihan. Hindari tindakan kasar yang dapat membuat hewan stres atau terluka sebelum disembelih. Rasulullah SAW menekankan pentingnya memperlakukan hewan dengan baik dalam hadis:

"Barang siapa yang menyayangi walaupun seekor burung pipit, Allah akan menyayanginya pada hari kiamat." (HR. Bukhari)

2. Kebersihan dan Higienitas

Proses penyembelihan dan pemotongan daging harus dilakukan di tempat yang bersih untuk menjaga kebersihan dan kesehatan daging. Pastikan juga alat-alat yang digunakan steril dan bersih.

3. Pelaksana Penyembelihan

Penyembelihan harus dilakukan oleh orang yang beragama Islam dan memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam. Idealnya, orang yang melakukan penyembelihan juga memahami tentang hewan dan proses penyembelihan yang baik dan benar.

4. Waktu Penyembelihan

Penyembelihan hewan kurban hanya sah dilakukan setelah pelaksanaan shalat Iduladha sampai sebelum matahari terbenam pada hari tasyrik terakhir (13 Dzulhijjah). Penyembelihan yang dilakukan sebelum shalat Id tidak dianggap sebagai kurban, tetapi hanya sebagai daging biasa.

5. Menghindari Riya

Hindari niat berkurban untuk pamer atau mendapat pujian dari orang lain. Ibadah kurban harus dilakukan dengan niat ikhlas karena Allah SWT semata.

6. Mendoakan Orang yang Dikurbankan

Jika kurban diniatkan untuk orang lain, terutama yang telah meninggal, maka jangan lupa untuk mendoakan mereka.

Ibadah kurban adalah wujud ketaatan dan kepedulian sosial umat Islam. Doa memotong hewan kurban dan tata cara yang dilakukan selama penyembelihan hewan kurban memiliki makna mendalam yang tidak hanya berkaitan dengan keagamaan, tetapi juga dengan kesejahteraan hewan dan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan mengikuti tata cara ini, diharapkan ibadah kurban yang dilakukan mendapatkan ridha dari Allah SWT dan membawa berkah bagi semua yang terlibat.(erna)

Baca Juga : Hukum Menjual Daging Kurban dalam Agama Islam