Konten dari Pengguna

Doa Sebelum Tidur dan Adabnya Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Kabar Harian
Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
13 Juni 2024 14:14 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi doa sebelum tidur. Foto: Opat Suvi/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa sebelum tidur. Foto: Opat Suvi/Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Membaca doa sebelum tidur bertujuan untuk meminta perlindungan dari gangguan secara spiritual dan kemalingan. Dengan membaca doa tersebut, umat Islam diharapkan mendapatkan kekuatan dan ketenangan batin.
ADVERTISEMENT
Selain membaca doa sebelum tidur, ada beberapa sunnah Rasulullah SAW yang apabila dikerjakan akan mendatangkan banyak manfaat. Simak bacaan doa sebelum tidur yang dapat dilafalkan untuk melindungi diri dari gangguan setan dan beberapa adab sebelum tidur sesuai ajaran Rasulullah SAW di bawah ini.

Doa Sebelum Tidur

Ilustrasi doa sebelum tidur. Foto: drobotdean/Freepik
Tidur merupakan salah satu kebutuhan tubuh manusia yang harus dilakukan setiap malamnya. Hal ini karena di saat manusia tidur, tubuh akan beristirahat dan sistem metabolisme meningkat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surat Ar-Rum ayat 23 bahwa tidur adalah bagian dari tanda kekuasaannya.
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ مَنَامُكُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاۤؤُكُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ ۝٢٣
Artinya: "Di antara tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan)-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang serta usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan Allah) bagi kaum yang mendengarkan." (QS Ar-Rum: 23)
ADVERTISEMENT
Membaca doa sebelum tidur adalah salah satu sunnah Rasulullah. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat, berikut isinya:
"Dari Hudzaifah dan Abu Dzarr r.a., mereka berdua berkata, "Apabila Rasulullah SAW ketika hendak tidur, beliau mengucapkan, 'bismika allahumma ahyaa wa amuut' [dengan menyebut nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati]."" (HR Bukhari dan Muslim)
Dikutip dari buku Kumpulan Doa Sehari-Hari terbitan Subdit publikasi Dakwah dan HBI, berikut ini adalah bacaan doanya yang tercantum dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim:
بِاسْمِكَ اللهُمَّ أَحْيَا وَأَمُوْتُ
Bismika allahumma ahyaa wa amuut.
Artinya: "Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati." (HR Bukhari dan Muslim)
ADVERTISEMENT

Adab Sebelum Tidur Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Ilustrasi tidur. Foto: Unsplash
Selain membaca doa sebelum tidur, ada beberapa adab yang selalu dilakukan Nabi Muhammad SAW sebelum tidur. Dengan mengikuti adab sebelum tidur tersebut, tak hanya bisa mendapatkan pahala, tetapi juga mendatangkan berbagai manfaat lain seperti tubuh menjadi lebih sehat.
Dirangkum dari buku Kuliah Adab oleh 'Aabidah Ummu 'Aziizah, S.Pd., dkk., berikut ini beberapa adab sebelum tidur di malam hari yang diajarkan Rasulullah SAW:

1. Tidur di Awal Malam

Pertama adalah tidur di awal malam. Hal ini tercantum dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa sebaiknya tidak berbincang-bincang tentang sesuatu yang tak bermanfaat usai masuk waktu isya. Berikut isi hadisnya:
"Dari Abu Barzah: Bahwasannya Rasulullah SAW tidak menyukai tidur sebelum salat Isya' dan berbincang-bincang setelahnya." (HR Bukhari dan Muslim.
ADVERTISEMENT

2. Berwudhu

Sebelum tidur, umat Islam disunnahkan untuk berwudhu agar menjaga kesucian selama tidur. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW berikut:
إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ
"Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk salat." (HR Bukhari)
Lebih lanjut, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, malaikat akan terus mengikuti orang yang tidur dalam keadaan suci. Ketika ia terbangun, malaikat akan berkata: "Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena ia tidur di malam hari dalam keadaan suci." (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.)"

3. Berbaring pada Sisi Kanan Badan

Rasulullah SAW menyarankan untuk tidur dengan berbaring pada sisi kanan badan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut:
"Jika kamu mendatangi tempat tidurmu, maka wudhulah seperti wudhu untuk salat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu." (HR Bukhari)
ADVERTISEMENT
Ternyata, menurut pakar kesehatan, tidur dengan berbaring pada sisi kanan badan dapat membantu proses detoksifikasi dan melancarkan pernapasan. Tidur dengan posisi ini juga dapat menjaga kesehatan jantung, sementara tidur dengan berbaring pada sisi kiri badan dapat memicu kemalasan.
Sementara itu, tidur dengan cara tengkurap kurang disukai Rasulullah SAW. Sebuah riwayat disebutkan bahwa Abu Ya'isy bin Thokhfah al-Ghifariy sedang berbaring tengkurap di masjid. Tiba-tiba ada yang menggerak-gerakkan kakinya, setelah dilirik ternyata orang tersebut Rasulullah SAW. Kemudian beliau berkata:
"Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang dibenci oleh Allah SWT" (HR Abu Daud dan Ibnu Majah)

4. Membaca Surat-Surat Pendek Al-Quran

Amalan sunnah selanjutnya yang bisa dikerjakan sebelum tidur yakni membaca beberapa surat pendek Al-Quran. Nabi Muhammad SAW mencontohkan untuk meniup telapak tangan kemudian membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas.
ADVERTISEMENT
Lalu, mengusapkan kedua tangan ke wajah dan bagian tubuh lain yang dapat dijangkau. Sebagaimana hadis riwayat dari Aisyah berikut:
"Nabi SAW ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan 'Qul huwallahu ahad' (surat Al Ikhlas), 'Qul a'udzu birobbil falaq' (surat Al Falaq) dan 'Qul a'udzu birobbin naas' (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali." (HR. Bukhari)

5. Membaca Ayat Kursi

Landasan membaca ayat kursi sebelum tidur, yakni pada sebuah peristiwa di mana Abu Hurairah ditugasi menjaga harta zakat Ramadan kemudian ada seseorang yang mencuri harta tersebut. Namun, Abu Hurairah dapat merebut kembali harta tersebut.
ADVERTISEMENT
Kemudian, Abu Hurairah mengadukan kepada Nabi Muhammad SAW. Setelah itu, Abu Hurairah menyampaikan sebuah hadis yang berhubungan dengan kejadian tersebut.
"Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta'ala." (HR. Bukhari)
(NSF)