Doa setelah Sholat Fardhu Singkat Lengkap dengan Artinya

Kabar Harian
Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
16 April 2024 20:09 WIB
·
waktu baca 7 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Doa setelah Sholat Fardhu Singkat, Foto: Unplash/Imad Alassiry
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa setelah Sholat Fardhu Singkat, Foto: Unplash/Imad Alassiry
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Doa yang paling mustajab atau terkabulnya doa adalah ketika selesai salat fardu lima waktu. Sebagai umat Islam melaksanakan salat fardu adalah wajib untuk menghindari diri dari perbuatan tercela. Setelah salat dianjurkan untuk berdoa mengutarakan keluh kesah manusia kepada Allah Swt, untuk itu penting mengetahui bagaimana bacaan doa setelah sholat fardhu singkat dan lengkap.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari artikel ilmiah “Pelaksanaan Zikir Dan Doa Peserta Didik Matapelajaran Fikih Kelas Vii Madrasah Tsanawiyah Alwasliyah Tembung”, Ahmad Riadi Daulay, (2022:23) berdoa adalah ibadah dalam keadaaan rendah diri disertai mohon kepada Allah dengan merahasiaakan doa, merendahkan diri dan suara yang lembut.

Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat

Ilustrasi Doa setelah Sholat Fardhu Singkat, Foto: Unplash/Masjid Pogung Dalangan
Allah Swt akan senantiasa mengabulkan doa-doa umat-Nya dengan syarat bahwa manusia itu sendiri memenuhi perintah Allah dengan menjalankan perintah, beriman, dan menjauhkan larangan-Nya. Perintah berdoa juga tercantum dalam Al-Qur’an Surat Al-A’raf ayat 55:
اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةًۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ ۝٥٥
Ud‘û rabbakum tadlarru‘aw wa khufyah, innahû lâ yuḫibbul-mu‘tadîn.
Artinya: “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”
ADVERTISEMENT
Berikut ini adalah bacaan doa setelah sholat fardhu singkat dikutip dari jabar.nu.or.id:
الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ.
Alhamdu lillahi rabbil’aalamiin, hamdan yuwaafii ni’amahu wayukaafii maziidahu. Ya rabbanaa lakal hamdu kamaa yan baghhi lijalaali wajhika wa’wzhiiI sulthaanika.
Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semests alam, dengan pujian yang sesuai dengan nikmatnya dan memungkinkan ditambah nikmatnya. Wahai Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana yang patut bagi keagungan-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu.”
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَـــا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَـــاتِ
ADVERTISEMENT
Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât.
Artinya: “Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan shalawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi; dengan shalawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”
ADVERTISEMENT
اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ
Allaahumma innaa nas aluka salaamatangfiddiini wa afiatan filjasadi waziaadatangfil ilmi wabarokatangfirizki wataubatangQoblalmaut warahmatan ingdalmaut wamaghfiratan ba’dal mauut, Allaahumma hawin alaina fi sakarootil mauti wanajata minannaar wal afwa ingdal hisaab. Robbana laatuzigh Qulubana ba’da idz hadaitanaa wahablanaa mil ladungka rohmatan innaka antal wahhaab.
Artinya: “Ya Allah kami meminta kepadamu keselamatan Agama, kesehatan jasmani, tambahan Ilmu, keberkahan dalam rizqi, Taubat sebelum mati, Rahmat ketika hendak mati dan Ampunan setelah mati. Ya Allah, ringankanlah kami ketika sedang sakaratul Maut, selamatkan dari api neraka, dan ampunilah ketika sedang proses hisab.”
ADVERTISEMENT
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ
Rabbanā lā tuzig qulụbanā ba'da iż hadaitanā wa hab lanā mil ladungka raḥmah, innaka antal-wahhāb.
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami menyimpang pada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (Karunia).”
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Alloohummaghfirlii waliwaalidayya warham humma kamaa rabbayaa nii shaghiiraa.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, dan belas kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka berbelas kasih kepadaku di waktu aku kecil.”
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
ADVERTISEMENT
Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā 'adzāban nār.
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.”
Lalu setelah membaca bacaan doa di atas, ditutup dengan bacaan selawat sebagai berikut:
وصلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم والحمد لله رب العالمين
Washallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihiwa shahbihiiwa sallam, wal hamdu lillaahirabbil ‘aalamiin.
Artinya: “Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.”

Keutamaan Doa Setelah Salat Fardu dalam Al-Qur’an dan Hadis serta Manfaatnya

Ilustrasi Doa setelah Sholat Fardhu Singkat, Foto: Unplash/Masjid MABA
Berdoa setelah salat fardu memiliki keutamaan yang luar biasa dan merupakan waktu yang sangat mustajab dikabulkannya doa. Setelah selesai membaca doa sebaiknya dan dianjurkan untuk melakukan zikir. Namun jika tidak sempat melakukannya karena urusan tertentu, dapat dilakukan dan digantikan di lain waktu.
ADVERTISEMENT
Ada beberapa ayat dalam Al-Qur’an dan hadis yang menekankan pentingnya berdoa dan zikir setelah salat, berikut beberapa diantaranya:

Surat Al-Baqarah ayat 152

Pentingnya berdoa tecantum dalam Surat Al-Baqarah ayat 152 sebagai berikut:
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِࣖ ۝١٥٢
Fadzkurûnî adzkurkum wasykurû lî wa lâ takfurûn.
Artinya: “Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.”

Surat Al-Ankabut ayat 45

Pentingnya berdoa tecantum dalam Surat Al-Ankabut ayat 45 sebagai berikut:
اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ ۝٤٥
Utlu mâ ûḫiya ilaika minal-kitâbi wa aqimish-shalâh, innash-shalâta tan-hâ ‘anil-faḫsyâ'i wal-mungkar, waladzikrullâhi akbar, wallâhu ya‘lamu mâ tashna‘ûn.
Artinya: “Bacalah (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
ADVERTISEMENT

Surat An-Nisa ayat 103

Pentingnya berdoa tecantum dalam Surat An-Nisa ayat 103 sebagai berikut:
فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا ۝١٠٣
Fa idzâ qadlaitumush-shalâta fadzkurullâha qiyâmaw wa qu‘ûdaw wa ‘alâ junûbikum, fa idzathma'nantum fa aqîmush-shalâh, innash-shalâta kânat ‘alal-mu'minîna kitâbam mauqûtâ.
Artinya: “Apabila kamu telah menyelesaikan salat, berzikirlah kepada Allah (mengingat dan menyebut-Nya), baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, laksanakanlah salat itu (dengan sempurna). Sesungguhnya salat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin.”

Hadis Riwayat an-Nasa’i

Pentingnya berdoa tecantum dalam hadis riwayat an-Nasa’i sebagai berikut:
Rasulullah saw bersabda: “Ketika salah satu dari kalian berdoa, biarkan dia mulai dengan memuji Allah, kemudian biarkan dia mengirimkan shalawat kepada Nabi (saw), kemudian biarkan dia meminta kepada Allah untuk apapun yang dia inginkan.” (HR. an-Nasai)
ADVERTISEMENT

Manfaat Doa setelah Salat Fardu

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang diperoleh oleh umat muslim ketika melakukan doa setelah salat fardu:
Itulah doa setelah sholat fardhu singkat lengkap dengan artinya yang wajib diamalkan agar mendapat ampunan dari Allah Swt dan senantiasa mendapat keridaan dari-Nya. (Mit)