Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal dalam Agama Islam

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa terhindar dari fitnah dajjal perlu diketahui dan dipahami oleh semua umat Islam. Kemunculan Dajjal menjadi salah satu pertanda akan datangnya hari kiamat dan akhir zaman.
Oleh karena itu, semua umat Islam perlu mengantisipasi dengan memperbanyak ibadah kepada Allah Swt, membanyak amal perbuatan baik, serta mempertebal iman. Hal tersebut dilakukan agar terhindar dari fitnah Dajjal dan tidak menjadi salah satu pengikutnya di hari akhir nanti.
Fitnah Dajjal sangat kejam, bisa membuat umat Islam terombang-ambing dalam keimanannya terhadap Allah Swt. Hal tersebut tercantum dalam suatu hadis,
"Tidak ada satu pun makhluk sejak Adam diciptakan hingga terjadinya kiamat yang fitnahnya lebih besar dari Dajal." (HR. Muslim)
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal
Nabi Muhammad saw menganjurkan kepada umatnya untuk selalu membaca doa supaya terhindar dari Dajjal dan semua fitnah kejinya.
Berikut merupakan doa terhindar dari fitnah dajjal menurut ajaran agama Islam.
Berdasarkan Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah, Abdullah Zaedan, halaman 83, Abu Darda mengatakan bahwa Nabi Muhammad saw bersabda, “Barangsiapa telah membaca sepuluh ayat dari surat Al-Kahfi maka ia telah terjaga dari fitnah dajjal.” (HR An-Nasai). Adapun bunyi dari surat Al-Kahfi ayat 1-10 adalah sebagai berikut:
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜ
Al-ḥamdu lillāhillażī anzala 'alā 'abdihil-kitāba wa lam yaj'al lahụ 'iwajā
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;
قَيِّمًا لِّيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيْدًا مِّنْ لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا حَسَنًاۙ
Qayyimal liyunżira ba`san syadīdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minīnallażīna ya'malụnaṣ-ṣāliḥāti anna lahum ajran ḥasanā
Sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik,
مَّاكِثِيْنَ فِيْهِ اَبَدًاۙ
Mākiṡīna fīhi abadā
Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
وَّيُنْذِرَ الَّذِيْنَ قَالُوا اتَّخَذَ اللّٰهُ وَلَدًاۖ
Wa yunżirallażīna qāluttakhażallāhu waladā
Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, "Allah mengambil seorang anak."
مَّا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ وَّلَا لِاٰبَاۤىِٕهِمْۗ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْۗ اِنْ يَّقُوْلُوْنَ اِلَّا كَذِبًا
Mā lahum bihī min 'ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqụlụna illā każibā
Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.
فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ اِنْ لَّمْ يُؤْمِنُوْا بِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَسَفًا
Lafa la'allaka bākhi'un nafsaka 'alā āṡārihim il lam yu`minụ bihāżal-ḥadīṡi asafā
Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur'an).
اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَيُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا
Innā ja'alnā mā 'alal-arḍi zīnatal lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu 'amalā
Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.
وَاِنَّا لَجَاعِلُوْنَ مَا عَلَيْهَا صَعِيْدًا جُرُزًاۗ
Wa innā lajā'ilụna mā 'alaihā ṣa'īdan juruzā
Dan Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering.
اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ كَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًا
Am ḥasibta anna aṣ-ḥābal-kahfi war-raqīmi kānụ min āyātinā 'ajabā
Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?
اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا
Iż awal-fityatu ilal-kahfi fa qālụ rabbanā ātinā mil ladungka raḥmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadā
(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, "Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami."
Berdasarkan buku Fitnah Dajjal & Ya’jud dan Ma’jud mengungkap Misteri Kemunculan Dajjal dan Ya’jud Ma’jud, Lilik Agus Saputro, (2019:222), umat muslim yang senantiasa mengamalkan atau membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat maka akan terhindar dari kekejaman fitnah Ddajjal.
Sebagaimana Nabi Muhammad saw telah bersabda, barang siapa pun yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat secara istikamah, maka dia akan dihindarkan dari kekejaman fitnah Dajjal.
Perlu diketahui bahwa Dajjal ketika sudah muncul di dunia memiliki visi misi yang menakutkan.
Dajjal membolak-balikkan keadaan. Sesuatu yang baik akan disamarkan menjadi buruk dan sesuatu yang buruk akan dia perlihatkan seperti kebaikan. Sebagaimana Ibnu Umar r.a. meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw telah bersabda yang artinya:
"Barang siapa yang membaca surah Al- Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancarkan cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jumat." (HR. Abu Bakr bin Mardawaih).
Menurut buku Bunga Rampai Kelisanan Masyarakat Santri Penelusuran Terhadap Folklore Masyarakat Kota Pasuruan, T. Rokhmawan, (2019:170), inilah doa agar terhindar dari fitnah Dajjal:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَحَلَمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ
المسيح الدجال
Allaahumma inni a'uudzubika min 'adzaabil qabri wa min 'adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari adzab Jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal." (HR. Muttafaq 'alaih).
Doa tersebut dapat dibaca sebanyak 5 kali setelah mengerjakan salat maktubah (salat wajib) supaya terhindar dari fitnah dajjal, siksa kubur, serta fitnah dunia akhirat.
Fitnahnya Dajjal
Berdasarkan buku Sepuluh Peristiwa Besar Menjelang Kiamat Kubra, Drs. Arsikum Almasyhudi, (2006:56), setelah dajjal mengaku jadi tuhan lalu badannya menjadi besar dan tinggi sekali, sehingga lautan yang dalam hanya sebatas lututnya. Begitu juga tulisan yang ada di antara kedua matanya kelihatan jelas sekali sehingga bisa terbaca secara jelas baik dari jarak dekat ataupun jarak jauh.
Orang yang beriman kepada Allah akan mendustakan Dajjal dan bisa membaca tulisan tadi, walaupun tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis. Dajjal membawa surga dan neraka di tangannya, surganya Dajjal terlihat bermacam-macam makanan, buah-buahan serta berbagai makanan lezat untuk disediakan bagi para pengikutnya.
Nerakanya Dajjal terlihat ada api yang sedang membara dan panas sekali serta merah menyala disediakan buat orang-orang yang mendustakan dajjal dan tidak menuruti perintahnya. Orang yang dimasukan ke surganya Dajjal adalah orang-orang yang terkena bujuk rayunya serta menuruti perintah Dajjal.
Orang-orang yang sudah terkena bujuk rayu Dajjal sudah termasuk golongan kafir dan dan selanjutnya orang tersebut akan kekal di nerakanya Allah swt. Sedangkan yang dilempar ke nerakanya dajjal tandanya memperoleh pertolongan Allah dan termasuk golongan orang mu'min yang kuat imannya kepada Allah dan tergolong setengah dari besar-besarnya orang mati syahid dan akan memperoleh kemulyaan abadi nanti di dalam syurganya Allah swt.
Pada suatu ketika Dajjal berkata, "hai langit turunkan hujan." Seketika itu turun hujan dengan derasnya.
"Hai bumi keluarkanlah apa saja yang kau simpan didalamnya." Maka, seketika itu pula bumi mengeluarkan berbagai macam benda-benda berharga yang tersimpan di dalamnya.
Adapun benda-benda berharga yang keluar dari perut bumi itu macam-macam, di antaranya berlian, emas murni, intan, mutiara dan lain-lainnya, lalu emas, berlian dan lain-lainnya berjalan mengikuti Dajjal.
Dajjal memerintah kepada pohon yang sudah kering supaya keluar daunnya, maka seketika itu pula pohon yang telah kering bisa tumbuh dan mengeluarkan daun yang hijau dan rindang. Begitu juga bumi yang kering diperintahkan untuk mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, tidak lama kemudian terus keluar tumbuh-tumbuhan yang daunnya lebat dan sagat hijau.
Seterusnya, Dajjal membuat hal-hal yang sangat aneh diantaranya sungai besar dan bengawan yang deras airnya dibikin kering seketika, begitu pula bengawan dan sungai-sungai yang kering dirubah seketika menjadi mengalir dengan deras airnya. Begitu pula beredarnya matahari diperlambat oleh Dajjal sehingga matahari kelihatan agak berhenti, sehingga waktu sehari bisa terasa menjadi berhari-hari bahkan sampai satu mingguan, begitu juga sebaliknya matahari bisa dipercepat sampai waktu sehari dibikin hanya satu jam.
Singkat cerita, apa yang diucapkan Dajjal bisa terbukti. Bahkan sampai ada orang yang merengek-rengek ingin diketemukan dengan ibu bapak serta kakek neneknya yang sudah meninggal juga bisa dipertemukan. Dan setelah ketemu bapak ibu serta kakek nenek itu terus berkata sama orang tadi, hai anak cucuku lebih baik kamu ikut dajjal saja supaya hidupmu tidak susah dan tersiksa.
Begitulah cara Dajjal membujuk orang, sehingga orang-orang yang terkena bujukan dajjal lalu mengikutinya. Pada saat itu kehidupan orang mu'min sangat susah dan sengsara sekali karena pada waktu itu tidak ada pangan, kesenangan dan kemewahan, kecuali bahwa pangan, kesenangan dan kemewahan itu semuanya ada di tangan Dajjal dan para pengikutnya.
Tabungan dan simpanan orang mu'min berupa uang, emas, dan lain-lain banyak yang hilang karena terkena sihirnya dajjal. Sehingga emas, intan, berlian, mutiara dan lain-lain semua barang-barang berharga itu bisa hilang dan berpindah ketangan dajjal. Pada saat zamannya dajjal setan-setan juga berkumpul dengan manusia, artinya setan-setan itu wujudnya berubah menyerupai wujud dan bentuk manusia, ada yang menyerupai seorang bapak, ibu, kakek, nenek dan bahkan ada yang menyerupahi kyai, kekasih dan kenalan serta teman akrab.
Termasuk juga orang yang ingin bertemu dengan bapak ibunya yang telah meninggal, setan-setan pengikut dajjal bisa menyerupahinya. Jadi sebenarnya orang yang minta ke dajjal agar dipertemukan dengan bapak dan ibunya yang sudah meninggal itu, yang terjadi sebenarnya adalah bukan bapak ibu yang sebenarnya tapi setan-setan yang menyerupai bapak dan ibunya.
Begitulah cara Djjal dan para pengikutnya sangat pintar dan cerdik dalam membujuk orang dengan bahasa serta cara yang halus dan manis membujuk manusia untuk mengikuti dan menuruti dajjal, sehingga akhirnya banyak juga orang yang terkena bujuk dan fitnahnya, sehingga orang-orang itu jadi pengikut yang patuh dan tunduk pada dajjal. Padahal Dajjal itu adalah orang murka serta penipu dan pembohong besar.
Baca juga: Bacaan Doa agar Orang Tua Diberi Kesehatan dan Umur Panjang
Itulah doa terhindar dari fitnah dajjal menurut agama Islam. Setelah mengetahui kejamnya fitnah dajjal, tidak ada salahnya agar memperbanyak ibadah kepada Allah Swt. (Ria)
