Doa Ziarah Kubur, Arti, dan Tata Caranya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa ziarah kubur merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Amalan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendoakan orang yang telah meninggal serta mengingatkan diri sendiri akan kematian.
Dikutip dari buku Memaknai Kematian, Jalaludin Rakhmat (2008:249), ziarah kubur adalah sunah Rasulullah saw dan juga merupakan cara untuk mendoakan orang-orang yang telah mendahului pergi.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Doa Ziarah Kubur
Berikut ini adalah beberapa doa ziarah kubur yang dianjurkan untuk dibaca ketika melakukan ziarah kubur.
Doa Masuk Kuburan Doa saat memasuki kuburan, yakni: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الْقُبُورِ، يَغْفِرُ اللَّهُ لَنَا وَلَكُمْ، أَنْتُمْ سَلَفُنَا وَنَحْنُ بِالْأَثَ ‘Assalamu’alaikum, ya ahlil-qubur. Yaghfirullahu lana wa lakum. Antum salafuna wa nahnu bil asar’. Artinya: Salam sejahtera untuk kalian, wahai penghuni kubur. Semoga Allah mengampuni kami dan kalian. Kalian adalah pendahulu kami, dan kami, insya Allah, akan menyusul kalian.
Doa untuk Ahli Kubur Doa yang ditujukan untuk para ahli kubur, yaitu: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ. نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ ‘Assalamu'alaikum, dara qaumim mu’minin. Wa inna in sya Allahu bikum lahiqun. Nas'alullaha lana wa lakumul 'afiyah’. Artinya: "Salam sejahtera untuk kalian, tempat tinggal kaum mukmin. Dan kami, insya Allah, akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah agar memberikan keselamatan untuk kami dan kalian.
Doa untuk Kedua Orang Tua dan Semua Kaum Muslimin Doa yang ditujukan untuk kedua orang tua dan semua kaum Muslimin, yaitu: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيرِنَا وَكَبِيرِنَا وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا. اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الإِسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الإِيمَانِ. اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تُضِلَّنَا بَعْدَهُ ‘Allahummaghfir lihayyina wa mayyitina wa syahidina wa gha'ibina wa shaghirina wa kabirina wa dzakarina wa untsana’. ‘Allahumma man ahyaitahu minna fa-ahyihi 'alal Islam wa man tawaffaytahu minna fa-tawaffahu 'alal iman. Allahumma la tahrimna ajrahu wa la tudhillana ba'dahu’. Artinya: Ya Allah, ampunilah yang hidup dan yang mati dari kami, yang hadir dan yang tidak hadir, yang kecil dan yang besar, yang laki-laki dan yang perempuan dari kami. Ya Allah, siapa yang Engkau hidupkan dari kami, hidupkanlah dia dalam Islam, dan siapa yang Engkau wafatkan dari kami, wafatkanlah dia dalam iman. Ya Allah, janganlah Engkau halangi kami dari pahalanya dan janganlah Engkau sesatkan kami setelahnya.
Contoh Doa-Doa Lain untuk Ziarah Kubur
Selain doa-doa yang telah disebutkan sebelumnya, berikut adalah beberapa contoh doa lain yang bisa dibaca saat ziarah kubur:
Doa Memohon Keberkahan dan Keselamatan Doa untuk memohon keberkahan dan keselamatan adalah: اللَّهُمَّ اجْعَلْ قُبُورَهُمْ رَوْضَةً مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ، وَنَجِّهِمْ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ Artinya: Ya Allah, berikanlah keberkahan dan keselamatan bagi penghuni kubur ini. Jadikanlah kuburan mereka sebagai taman dari taman-taman surga dan jauhkan mereka dari siksa kubur.
Doa Memohon Ampunan Doa yang ditujukan untuk memohon ampunan, yaitu: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَوَسِّعْ قُبُورَهُمْ وَنَوِّرْهُمْ فِيهَا Artinya: Ya Allah, ampunilah dosa-dosa mereka, luaskan kuburan mereka, dan berikan mereka cahaya di dalamnya.
Doa untuk Diri Sendiri Doa yang dapat ditujukan untuk diri sendiri, yakni: اللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذِهِ الزِّيَارَةَ تَذْكِيرًا لِي بِالْمَوْتِ، وَقَوِّنِي عَلَى فِعْلِ الطَّاعَاتِ وَتَجَنُّبِ الْمَعَاصِي Artinya: Ya Allah, jadikanlah ziarah kubur ini sebagai pengingat bagiku akan kematian. Berikanlah aku kekuatan untuk selalu beramal shaleh dan menjauhi perbuatan dosa.
Pengertian Ziarah Kubur
Ziarah kubur adalah kegiatan mengunjungi makam orang yang telah meninggal dengan tujuan untuk mendoakan yang telah meninggal, serta mengingatkan diri sendiri akan hakikat kehidupan dan kematian.
Rasulullah saw menganjurkan umat Islam untuk berziarah karena dengan berziarah, hati akan menjadi lembut dan mengingat akhirat.
Tata Cara Ziarah Kubur
Tata cara ziarah kubur tidak hanya melibatkan pembacaan doa, tetapi juga melibatkan beberapa adab dan etika yang harus diperhatikan.
Berikut adalah tata cara ziarah kubur yang sesuai dengan sunah.
Niat yang Ikhlas Niatkan berziarah dengan ikhlas hanya karena Allah Swt. Tujuannya adalah untuk mendoakan orang yang telah meninggal dan mengingat kematian.
Mengucapkan Salam Ketika memasuki area kuburan, ucapkan salam kepada penghuni kubur. Seperti yang diajarkan dalam doa masuk kuburan.
Menghadap Kiblat Setelah mengucapkan salam, hadaplah kiblat dan berdoa untuk kebaikan ahli kubur serta memohon ampunan.
Membaca Doa Bacalah doa-doa yang diajarkan, seperti doa untuk ahli kubur dan doa untuk kedua orang tua serta semua kaum muslimin. Pastikan doa-doa ini dibaca dengan khusyuk dan penuh harap.
Tidak Menangis Berlebihan Menangis ketika berziarah diperbolehkan, namun tidak boleh berlebihan apalagi sampai meratap. Menangis adalah ekspresi rasa rindu dan kasih sayang, namun, harus tetap menjaga adab dan kesopanan.
Tidak Menginjak atau Duduk di Atas Kuburan Hindari menginjak atau duduk di atas kuburan, karena ini adalah bentuk penghormatan terhadap orang yang telah meninggal.
Menghindari Amalan Bid’ah Hindari amalan-amalan yang tidak diajarkan oleh Rasulullah saw, seperti meletakkan bunga di kuburan, menyalakan lilin, atau melakukan hal-hal yang bersifat syirik.
Makna dan Hikmah Ziarah Kubur
Pada doa ziarah kubur, berziarah memiliki makna dan hikmah yang dalam bagi umat Islam. Berikut adalah beberapa hikmah dari melakukan ziarah kubur.
Mengingat Kematian Ziarah kubur mengingatkan akan kematian yang pasti akan datang kepada setiap makhluk hidup. Ini akan membantu untuk selalu ingat dan mempersiapkan diri untuk akhirat.
Menguatkan Iman Dengan berziarah, iman akan semakin kuat karena selalu diingatkan akan adanya kehidupan setelah mati dan pentingnya amal ibadah selama hidup di dunia.
Mendoakan Orang yang Telah Meninggal Berziarah adalah bentuk kepedulian terhadap orang yang telah meninggal dengan mendoakan agar mendapat tempat yang baik di sisi Allah Swt.
Melembutkan Hati Ziarah dapat melembutkan hati yang keras, membuat lebih sadar akan pentingnya berbuat baik dan menjauhi kemaksiatan.
Tata Cara Ziarah ke Makam Rasulullah saw
Rasulullah saw dimakamkan di Madinah, tepatnya di Masjid Nabawi. Ziarah ke makam Nabi Muhammad saw bukan hanya sekadar untuk mendoakan, tetapi, juga sebagai bentuk penghormatan dan cinta.
Berikut adalah tata cara ziarah ke makam Rasulullah saw:
Memperbaiki Niat Niatkan ziarah ini semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt dan mengikuti sunah Rasulullah saw.
Berwudhu Sebelum memasuki Masjid Nabawi, pastikan dalam keadaan suci dengan berwudhu.
Shalat Sunah di Raudhah Raudhah adalah salah satu tempat di Masjid Nabawi yang memiliki keutamaan khusus. Disunahkan untuk shalat sunah di tempat ini sebelum menuju makam Rasulullah saw.
Mengucapkan Salam dan Shalawat Ketika sampai di makam Rasulullah saw, ucapkan salam dan shalawat dengan khusyuk. Salah satu ucapan yang dianjurkan adalah: السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ ‘Assalamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh’.
Berdoa dengan Khusyuk Setelah mengucapkan salam dan shalawat, berdoalah dengan khusyuk memohon keberkahan dan syafaat dari Rasulullah saw.
Tata Cara Ziarah ke Makam Para Sahabat
Selain Rasulullah saw, beberapa sahabat utama juga dimakamkan di Madinah, seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab.
Berikut adalah tata cara ziarah ke makam para sahabat:
Mengucapkan Salam Ucapkan salam ketika sampai di makam para sahabat, misalnya: السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا أَبُو بَكْرٍ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا عُمَرُ ‘Assalamu ‘alaikum ya Abu Bakar, Assalamu ‘alaikum ya Umar’.
Berdoa untuk Para Sahabat Setelah mengucapkan salam, doakan para sahabat agar Allah Swt memberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
Mengingat Jasa dan Pengorbanan Para Sahabat Saat berziarah, ingatlah jasa dan pengorbanan para sahabat dalam memperjuangkan Islam. Ini dapat memperkuat cinta dan rasa hormat.
Adab dan Etika selama Ziarah Kubur
Ziarah kubur tidak hanya sekadar mengunjungi makam dan membaca doa.
Ada beberapa adab dan etika yang harus diperhatikan selama melaksanakan ziarah. Berikut adalah beberapa di antaranya:
Berpakaian Sopan dan Menjaga Kesucian Berpakaianlah dengan sopan dan sesuai dengan tuntunan Islam. Pastikan juga diri dalam keadaan suci, baik dari hadas besar maupun hadas kecil.
Menjaga Kebersihan Kuburan Jangan mengotori area kuburan. Jika melihat sampah atau kotoran, sebaiknya ambil dan buang di tempat sampah.
Menghindari Perbuatan Syirik Hindari perbuatan syirik seperti meminta langsung kepada arwah yang telah meninggal. Semua permohonan hanya ditujukan kepada Allah Swt.
Menghindari Pembicaraan Duniawi Saat melakukan ziarah, hindari pembicaraan duniawi yang tidak bermanfaat. Fokuskan pikiran dan hati untuk berdoa dan merenungi kematian.
Keutamaan Ziarah Kubur dalam Hadis
Ziarah kubur memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam berbagai hadis Rasulullah saw. Berikut adalah beberapa hadis yang menunjukkan keutamaan berziarah:
Menghadirkan Rasa Takut kepada Allah Swt Rasulullah saw bersabda: ‘Kunjungilah kuburan, karena ia akan mengingatkan kamu kepada kematian’. (HR. Muslim) Hadis ini menunjukkan bahwa dengan melakukan ziarah dapat mengingatkan pada kematian dan mengajak untuk selalu bertaqwa kepada Allah Swt.
Memperoleh Pahala dan Doa Mustajab Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw bersabda: ‘Barangsiapa yang berziarah ke kubur kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya setiap hari Jumat, maka Allah Swt akan mengampuni dosanya dan menulisnya sebagai anak yang berbakti. (HR. Tirmidzi) Hadis ini menunjukkan bahwa berziarah ke kuburan orang tua memiliki keutamaan besar dan dapat mendatangkan pahala serta ampunan dari Allah Swt.
Menghadirkan Rasa Kasih Sayang Berziarah juga dapat meningkatkan rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal. Rasulullah saw bersabda: Ziarahilah kuburan karena itu akan melunakkan hati, membuat air mata mengalir, dan mengingatkan akan akhirat’. (HR. Ibnu Majah)
Doa ziarah kubur adalah amalan yang dianjurkan dalam Islam dengan banyak hikmah dan manfaat bagi yang melaksanakannya.
Dengan memahami doa-doa yang diajarkan, arti, dan tata cara, dapat melaksanakan ziarah dengan benar dan sesuai dengan sunah Rasulullah saw. (Mey)
