Emfisema: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Emfisema adalah salah satu gangguan pada organ paru-paru karena adanya kerusakan pada dinding alveoli. Emfisema sendiri berasal dari bahasa Yunani, emphysaein yang berarti mengembang.
Dalam dunia medis, emfisema didefinisikan menjadi pelebaran abnormal menetap ruang udara (alveoli distal terhadap bronkiolus terminal) disertai kerusakan dindingnya tanpa fibrosis yang nyata.
Selain itu, berdasarkan Jurnal Respirologi yang diterbitkan oleh Himpunan Dokter Paru Indonesia, emfisema terjadi karena adanya pelebaran yang mengakibatkan kerusakan pada alveoli.
Ini dapat mengurangi aliran udara ekspirasi maksimal akibat daya rekoil elastik paru berkurang. Pelebaran ruang udara tanpa disertai kerusakan disebut sebagai overinflation.
Penyebab Penyakit Emfisema
Mukti Indra Budi Utami dalam jurnal Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Pada Ny.M Dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik menjelaskan bahwa ada beberapa penyebab seseorang terserang penyakit emfisema yaitu:
Asap rokok. Aktivitas merokok dan terhirup asap rokok merupakan penyebab utama emfisema karena asap rokok dapat merusak sistem pada organ paru.
Kekurangan zat alpha-1-antitrypsin, protein yang berfungsi melindungi struktur elastis pada paru-paru sehingga berdampak munculnya gangguan emfisema
Faktor usia. Biasanya penderita emfisema merupakan orang-orang yang berusia lebih dari 40 tahun.
Faktor genetik yang sensitif terhadap debu, polusi udara yang menyebabkan alergi kronis.
Gejala Penyakit Emfisema
Ada beberapa gejala utama apabila terkena penyakit emfisema, yaitu dispnea atau sesak napas, batuk kronis yang mengeluarkan lendir dalam jangka waktu yang lama dan sesak serta nyeri di bagian dada.
Setelah mengalami gejala di atas, pengidap emfisema juga akan merasakan atau gejala lanjutan yakni:
Nafsu makan berkurang
Berat badan berkurang.
Infeksi paru-paru yang berulang.
Mudah capek dan lelah.
Sering mengalami sakit kepala di pagi hari.
Bibir dan kuku mulai membiru.
Kulit memerah.
Kaki mengalami pembengkakan.
Cara Mengobati Emfisema
Emfisema adalah salah satu penyakit organ paru yang mematikan. Tak hanya itu, emfisema juga adalah penyakit berjenis progresi, apabila didiamkan akan berubah menjadi penyakit kronis. Pengobatan yang dapat mengatasi penyakit emfisema adalah:
Stop Kebiasan Merokok
Untuk mengobati penyakit ini, para penderita emfisema disarankan untuk berhenti merokok. Hal ini dikarenakan penyebab utama penyakit ini adalah asap rokok yang dapat merusak organ paru-paru.
Mengonsumsi Obat
Emfisema belum memiliki obat khusus yang dapat mengobati penyakit ini. Untuk meredakan rasa nyeri dan sakitnya, penderita emfisema disarankan untuk meminum obat-obatan seperti obat bronkodilator, steroid, dan antibiotik.
Melakukan Terapi
Terapi merupakan salah satu cara untuk mengobati penyakit emfisema. Terapi yang dimaksud adalah terapi oksigen.
Terapi ini dilakukan untuk pasien yang tidak bisa bernapas secara normal, sehingga perlu bantuan untuk mendapatkan udara tambahan melalui mesin berupa kateter hidung atau masker.
Tips Menghindari Emfisema
Agar terhindar dari emfisema, seseorang perlu melakukan beberapa hal di bawah ini:
Berhenti merokok
Menghindari asap rokok
Menghindari udara berpolusi tinggi
Mengonsumsi makanan bergizi
Rajin olahraga
(SAI)
