Four Hands Two Sonatas Menceritakan tentang Apa? Ini Sinopsisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Four hands two sonatas menceritakan tentang apa? Drama Korea terbaru yang dibintangi Song Kang dan Lee Jun Young ini resmi hadir pada 29 Agustus 2026. Drama ini juga jadi salah satu tontonan yang menarik karena mengangkat latar dunia musik.
Judulnya sendiri merujuk pada teknik bermain piano yang dilakukan oleh dua orang dalam satu instrumen. Lantas, Four Hands Two Sonatas menceritakan tentang apa? Simak sinopsis dan informasi selengkapnya di bawah ini, ya.
Drama Korea Four Hands Two Sonatas Menceritakan tentang Apa?
Four Hands Two Sonatas menceritakan tentang apa? Mengutip situs https://mydramalist.com, drama Korea ini berkisah tentang tiga siswa berbakat di sebuah sekolah menengah seni elit yang dipertemukan oleh musik, terutama piano.
Alur cerita berfokus pada persaingan antara pianis jenius bernama Kang Bi O dan Choi Jeong Yo, yang memiliki latar belakang serta cara bermusik yang sangat berbeda.
Di tengah persaingan tersebut, hadir pemain viola bernama Hong Jae In, yang memiliki pendengaran sangat peka. Ketiganya kemudian terlibat dalam hubungan yang diwarnai persahabatan, ambisi, persaingan, emosi, dan proses menemukan jati diri.
Kang Bi O merupakan pianis muda yang selalu berada di peringkat teratas, baik dalam bidang akademik maupun penampilan musik. Bi O dikenal sebagai murid yang memiliki masa depan cerah dan diprediksi mampu bersaing dalam kompetisi piano tingkat dunia.
Selama ini, Bi O terbiasa menjalani hidup dengan target untuk menjadi sempurna. Namun, kehidupannya mulai berubah ketika Bi O bertemu dengan seseorang yang mampu menjadi pesaing sekaligus mengguncang keyakinannya terhadap kemampuan bermusiknya.
Orang tersebut adalah Choi Jeong Yo, yang merupakan seorang pianis berbakat yang sempat meninggalkan kemampuan musiknya karena masa kecil yang penuh kesulitan.
Berbeda dari Bi O yang terlatih dan terbiasa mengejar kesempurnaan, Jeong Yo memiliki karakter yang lebih bebas, apa adanya, dan mengandalkan bakat alaminya.
Ketika kembali menekuni piano, Jeong Yo berhadapan dengan sosok yang pernah membuatnya kembali menemukan kecintaannya terhadap musik.
Persaingan keduanya pun menjadi salah satu bagian penting dalam cerita. Bi O dan Jeong Yo kerap saling menantang melalui permainan piano, tetapi kompetisi tersebut justru membuat kemampuan masing-masing berkembang.
Dari hubungan yang awalnya dipenuhi benturan, perlahan muncul ikatan yang lebih dalam ketika Bi O dan Jeong Yo sama-sama belajar menghadapi tekanan, ambisi, serta persoalan pribadi.
Sementara itu, Hong Jae In merupakan siswa jurusan viola dengan kemampuan pendengaran yang sangat sensitif. Jae In selalu mencari musik yang benar-benar mampu menyentuh perasaannya.
Sejak kecil, permainan piano Bi O telah menarik perhatian Jae In sehingga dirinya kemudian menjadi teman dekat sekaligus pendukung Bi O.
Kehadiran ketiga karakter itulah yang bikin drama Korea Four Hands Two Sonatas tidak hanya bercerita tentang persaingan menjadi musisi terbaik.
Drama ini juga menggambarkan bagaimana ambisi, persahabatan, tekanan, dan pengalaman masa lalu membentuk perjalanan anak-anak muda dalam mengejar impian.
Persaingan yang awalnya terasa sengit perlahan berubah menjadi hubungan yang membuat Bi O, Jeong Yo, dan Jae In saling mendorong untuk berkembang.
Demikianlah informasi sinopsis drama Korea Four Hands Two Sonatas yang menawarkan perpaduan musik, persaingan, dan kisah persahabatan yang bikin penasaran.
Ikuti perjalanan Bi O, Jeong Yo, dan Jae In selengkapnya dengan menonton Four Hands Two Sonatas melalui platform resmi Netflix. (Fikah)
Baca juga: The Early Spring Tayang Jam Berapa di Netflix? Ini Jadwalnya
