Konten dari Pengguna

Gendang Termasuk Alat Musik Ritmis, Ini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gendang termasuk alat musik ritmis. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Gendang termasuk alat musik ritmis. Foto: Unsplash

Gendang merupakan salah satu dari banyaknya alat musik tradisional yang ada di Indonesia. Cara penggunaan alat musik gendang termasuk mudah. Pasalnya, alat musik tersebut hanya perlu untuk dipukul, sehingga menghasilkan bunyi.

Umumnya, alat musik gendang terbuat dari kayu dengan selaput. Itulah mengapa ketika gendang dipukul, maka benda tersebut bisa mengeluarkan suara.

Pada beberapa daerah, gendang memiliki beberapa jenis ukuran, ada yang besar, sedang, dan juga kecil. Jenis-jenis ukuran tersebut juga menghasilkan suara yang berbeda-beda.

Pengertian Gendang

Mengutip buku Metode Pembelajaran Tepak Kendang Jaipongan karya Asep Saepudin, gendang adalah waditra (nama instrumen dalam karawitan Sunda) membranophones yang terbuat dari kulit sebagai wangkisnya (muka bidang) dan kayu berongga sebagai badannya.

Gendang termasuk alat musik ritmis, sama seperti rebana hingga redap. Dalam Modul Merancang Konsep dan Teknik berkreasi Musik Kontemporer (Seni budaya Seni musik) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, alat musik ritmis adalah alat musik yang berfungsi sebagai pengiring dan pengatur tempo pada lagu.

Kini, perkembangan gendang di Indonesia sudah berlangsung cukup pesat. Tercatat, persebaran gendang sudah mencapai hingga beberapa daerah, yakni Sumatera, Jawa, Bali, Sumbawa, Pulau Luang, Pulau Leti, Kepulauan Kai, dan lain sebagainya.

Bentuk Gendang

Bentuk alat musik gendang mirip seperti timun. Foto: Unsplash

Gendang umumnya terdiri dari berbagai macam bentuk. Namun, bentuk yang paling sering ditemui adalah yang mirip seperti timun.

Biasanya, gendang yang memiliki bentuk seperti biji timun disebut dengan gendang siki bonteng. Sementara itu, gendang yang berbentuk seperti lidi disebut dengan gendang beungeut nyere. Bahan-bahan pembentukan gendang sendiri adalah kayu nangka.

Jenis-Jenis Gendang

Jenis gendang begitu beragam. Berikut beberapa jenis gendang yang ada di Indonesia:

1. Gendang Sunda

Gendang Sunda biasanya digunakan untuk mengiringi suatu acara adat yang ada di daerah Sunda. Dalam satu set Gendang Sunda, terdapat berbagai macam bagian, yakni dua unit gendang anak dan satu unit gendang utama.

Dua unit gendang anak tersebut biasanya disebut sebagai gendang ketiplak dan gendang ketipung. Selain itu, Gendang Sunda juga memiliki berbagai macam jenis lainnya, seperti:

  • Gendang Pencak Silat

  • Gendang Sisingan

  • Gendang Ketuk Tilu

2. Gendang Jaipongan

Sama seperti namanya, Gendang Jaipongan biasanya digunakan untuk mengiringi acara tari jaipongan yang berasal dari Jawa Barat. Biasanya, Gendang Jaipongan yang menjadi salah satu gendang yang berhasil menyebar di seluruh pelosok Indonesia.

Namun, tidak hanya jaipongan, Gendang Jaipongan bisa digunakan untuk mengiringi kesenian lainnya. Berikut beberapa jenis Gendang Jaipongan, seperti:

  • Gendang Wayang Kulit

  • Gendang Wayang Golek

  • Gendang Campursari

3. Gendang Ciblon

Gendang Ciblon termasuk salah satu jenis gendang yang unik karena tidak memiliki bagian-bagian lainnya. Artinya, Gendang Ciblon termasuk gendang tunggal yang hanya ada satu di setiap acara atau pertunjukkan.

(JA)