Gerhana Bulan Agustus 2026, Catat Waktu dan Wilayah yang Dapat Menyaksikannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fenomena langit pada akhir Agustus 2026 salah satunya adalah gerhana bulan Agustus 2026 yang berlangsung saat Bulan melintasi bayangan Bumi.
Peristiwa astronomi ini termasuk gerhana bulan sebagian dengan tingkat cakupan bayangan yang sangat besar pada permukaan Bulan.
Waktu terjadinya berlangsung selama beberapa jam dan dapat diamati dari sejumlah wilayah di dunia yang mengalami malam saat gerhana berlangsung.
Peristiwa Astronomi Gerhana Bulan Agustus 2026
Dikutip dari earthsky.org, gerhana bulan Agustus 2026 berlangsung pada malam 27 Agustus hingga dini hari 28 Agustus 2026 dan mencapai fase maksimum pada 28 Agustus.
Peristiwa tersebut termasuk gerhana bulan sebagian karena tidak seluruh permukaan Bulan masuk ke bagian terdalam bayangan Bumi.
Meski demikian, cakupan gerhananya sangat besar, dengan sekitar 96 persen bagian Bulan berada di dalam umbra saat mencapai puncak.
Rangkaian fenomena ini diawali ketika Bulan mulai memasuki penumbra Bumi. Tahap tersebut menghasilkan perubahan cahaya yang sangat tipis sehingga sulit dikenali tanpa pengamatan yang teliti.
Kondisi Bulan mulai tampak lebih jelas berubah ketika sebagian permukaannya masuk ke umbra.
Pada fase gerhana sebagian, bayangan gelap secara perlahan menutupi permukaan Bulan dari salah satu sisi.
Semakin jauh Bulan bergerak memasuki umbra, bagian yang tampak gelap semakin luas. Kondisi tersebut mencapai titik paling dalam ketika sekitar 96 persen cakram Bulan berada di dalam bayangan utama Bumi.
Puncak gerhana terjadi sekitar pukul 04.12 UTC pada 28 Agustus 2026. Jika dikonversikan ke Waktu Indonesia Barat, waktunya menjadi sekitar pukul 11.12 WIB.
Akan tetapi, waktu puncak tersebut tidak otomatis berarti fenomenanya dapat dilihat dari Indonesia karena lokasi pengamatan juga bergantung pada posisi Bulan terhadap horizon.
Pada bagian paling dalam, Bulan dapat memperlihatkan warna merah kecokelatan atau tembaga.
Warna tersebut muncul karena cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi mengalami penyaringan sebelum sebagian cahayanya mencapai permukaan Bulan.
Intensitas warna tidak selalu sama karena dipengaruhi kondisi atmosfer dan kejernihan langit di lokasi pengamatan.
Wilayah yang berada di sisi malam Bumi ketika peristiwa berlangsung berpeluang menyaksikan gerhana.
Kawasan yang tercakup antara lain sebagian besar Amerika, Eropa, Afrika, Skandinavia, Islandia, sebagian Greenland, Antarktika, serta wilayah di sekitar Samudra Pasifik bagian timur.
Sebaliknya, wilayah yang sedang mengalami siang tidak dapat menyaksikan proses tersebut secara langsung.
Rangkaian gerhana berlangsung sekitar 339 menit atau hampir lima jam 40 menit.
Fase ketika Bulan berada di dalam umbra berlangsung sekitar 199 menit, sehingga perubahan bentuk bayangan dapat diamati dalam rentang waktu yang cukup panjang dari wilayah yang memiliki kondisi pengamatan sesuai.
Pengamatan gerhana bulan tidak membutuhkan alat khusus karena fenomena ini aman dilihat dengan mata telanjang.
Teropong atau teleskop dapat digunakan untuk memperoleh tampilan Bulan yang lebih dekat, sedangkan langit yang gelap dan minim gangguan cahaya akan membantu memperjelas perubahan warna serta bagian permukaan yang tertutup bayangan.
Indonesia tidak termasuk wilayah utama yang dapat menyaksikan seluruh rangkaian fenomena tersebut.
Posisi geografis menjadi faktor penting karena gerhana bulan hanya dapat terlihat dari bagian Bumi yang sedang mengalami malam ketika Bulan berada di atas horizon.
Gerhana bulan Agustus 2026 menjadi gerhana sebagian dengan cakupan umbra sekitar 96 persen pada saat maksimum, sehingga bentuk Bulan dapat tampak hampir seluruhnya berada dalam bayangan Bumi.
Fenomena astronomi ini berlangsung pada 27–28 Agustus dan memberikan kesempatan pengamatan yang menarik bagi wilayah yang berada pada jalur visibilitasnya. (Shofia)
Baca Juga: Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 Jam Berapa? Cek Waktu Puncaknya
