Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Jam Berapa? Ini Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerhana bulan total 3 Maret 2026 jam berapa? Fenomena astronomi ini akan mencapai puncaknya pada malam hari dan dapat diamati di Indonesia dengan karakteristik khusus, yakni Bulan sudah dalam fase gerhana saat terbit (moonrise eclipse).
Peristiwa ini menjadi momen penting bagi pecinta astronomi karena termasuk dalam siklus Saros 131 dan menghadirkan totalitas hampir satu jam.
Gerhana Bulan Total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus atau disebut syzygy. Pada kondisi ini, Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti Bumi (umbra).
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Jam Berapa di Indonesia?
Gerhana 3 Maret 2026 merupakan anggota ke-27 dari total 72 gerhana dalam siklus Saros 131, dengan parameter Gamma sekitar -0,3765 yang menandakan lintasan Bulan melintas di selatan pusat bayangan Bumi.
Bagi yang mencari informasi gerhana bulan total 3 Maret 2026 jam berapa, mengutip dari situs pendidikan-matematika.fmipa.unesa.ac.id, berikut jadwal pengamatan di Indonesia berdasarkan zona waktu:
Awal Parsial (U1): 16.50 WIB | 17.50 WITA | 18.50 WIT
Awal Totalitas (U2): 18.04 WIB | 19.04 WITA | 20.04 WIT
Puncak Gerhana: 18.34 WIB | 19.34 WITA | 20.34 WIT
Akhir Totalitas (U3): 19.02 WIB | 20.02 WITA | 21.02 WIT
Akhir Parsial (U4): 20.17 WIB | 21.17 WITA | 22.17 WIT
Durasi totalitas diperkirakan sekitar 58 menit dengan magnitudo umbra mencapai 1,153. Artinya, diameter Bulan tertutup sepenuhnya oleh bayangan inti Bumi dan bahkan masuk cukup dalam ke area umbra. Inilah yang menyebabkan warna Bulan berubah menjadi merah gelap atau dikenal sebagai Blood Moon.
Warna merah tersebut terjadi akibat Hamburan Rayleigh, yaitu proses pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi.
Cahaya biru tersebar, sementara cahaya merah diteruskan dan mengenai permukaan Bulan. Intensitas warna ini bahkan dapat menjadi indikator kondisi atmosfer, berkaitan dengan konsentrasi partikel debu dan polusi.
Fenomena ini dapat dimanfaatkan untuk memahami mekanika orbit, geometri ruang, hingga dinamika atmosfer Bumi.
Gerhana bulan total 3 Maret 2026 jam berapa kini sudah terjawab lengkap dengan jadwalnya di setiap zona waktu Indonesia.
Dengan totalitas hampir satu jam dan posisi unik saat Bulan terbit, fenomena ini menjadi kesempatan langka untuk mengamati keindahan langit sekaligus memperdalam pemahaman tentang sains astronomi. (Echi)
Baca juga: Cara Penukaran Uang Baru di BI 2026 untuk Masyarakat Indonesia
