Konten dari Pengguna

Hasil Persija vs Persib 10 Mei 2026 untuk Penggemar Sepak Bola

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hasil Persija vs Persib 10 Mei 2026. Foto: Unsplash.com/Emilio Garcia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hasil Persija vs Persib 10 Mei 2026. Foto: Unsplash.com/Emilio Garcia

Hasil Persija vs Persib 10 Mei 2026 menjadi perhatian penonton sepak bola nasional setelah duel klasik berlangsung sengit sejak menit awal pertandingan.

Laga pekan ke-32 Super League 2025/26 ini memperlihatkan perubahan ritme permainan cepat dengan tekanan tinggi sepanjang babak pertama berlangsung.

Persaingan kedua tim berlangsung keras di area tengah lapangan disertai pergantian momentum permainan yang memengaruhi alur serangan pada setiap menit pertandingan.

Hasil Persija vs Persib 10 Mei 2026, Bandung Berjaya

Ilustrasi hasil Persija vs Persib 10 Mei 2026. Foto: Unsplash.com/(Augustin-Foto) Jonas Augustin

Berikut adalah hasil Persija vs Persib 10 Mei 2026 yang dimenangkan Persib Bandung dengan skor 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dahulu pada babak pertama, dikutip dari persib.co.id.

Persija Jakarta membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui aksi Alaaeddine Ajarie. Serangan dimulai dari pergerakan cepat di area sayap sebelum bola diarahkan ke depan kotak penalti Persib.

Alaaeddine berhasil menyambar peluang menggunakan tendangan terukur yang membuat Teja Paku Alam tidak mampu menghalau bola masuk ke gawang.

Gol tersebut membuat Persija semakin percaya diri mengendalikan permainan. Aliran bola dari lini tengah beberapa kali mampu menekan pertahanan Persib, terutama melalui pergerakan agresif dari sektor kanan dan kiri lapangan.

Persib sempat kesulitan keluar dari tekanan karena Persija terus menutup ruang umpan pendek.

Situasi berubah memasuki pertengahan babak pertama. Persib mulai mempercepat distribusi bola dan lebih aktif melakukan tekanan dari lini tengah.

Thom Haye bersama Luciano Guaycochea beberapa kali membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek yang memaksa pemain Persija turun lebih dalam menjaga pertahanan.

Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-28 lewat Adam Alis. Proses gol bermula dari pergerakan cepat di sisi tengah yang membuka ruang kosong di depan area penalti.

Adam Alis menerima bola tanpa kawalan ketat lalu melepaskan tendangan keras menuju sudut gawang Persija.

Persib kembali menambah gol pada menit ke-38. Adam Alis kembali menjadi pembeda setelah memanfaatkan kemelut di sekitar pertahanan Persija.

Bola liar yang mengarah kepadanya langsung disambar menggunakan sepakan mendatar sehingga Persib berbalik unggul 2-1 sebelum turun minum.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mempertahankan susunan pemain ketika babak kedua dimulai.

Teja Paku Alam masih dipercaya menjaga gawang dengan dukungan lini belakang yang diisi Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Frans Putros, dan Federico Barba.

Persija tampil lebih menekan selepas jeda pertandingan. Pada menit ke-50, Fabio Calonego melepaskan percobaan keras dari luar kotak penalti.

Bola mengarah deras ke sisi kiri gawang Persib, tetapi masih melebar tipis sehingga belum mengubah kedudukan.

Duel fisik mulai meningkat pada pertengahan babak kedua. Luciano Guaycochea menerima kartu kuning setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persija.

Wasit Firdavs Norsafarov beberapa kali menghentikan pertandingan karena benturan antarpemain terjadi cukup sering di area tengah lapangan.

Persija kembali memperoleh peluang besar pada menit ke-53 melalui Alaaeddine Ajarie. Tendangan yang dilepaskan dari dalam kotak penalti berhasil ditepis Teja Paku Alam menggunakan refleks cepat.

Semenit kemudian, Eksel Runtukahu mencoba melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi arah bola masih terlalu tinggi.

Tekanan Persija belum berhenti hingga menit ke-57. Eksel kembali memperoleh ruang tembak dari jarak dekat setelah menerima umpan matang di area pertahanan Persib.

Namun, Teja kembali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan timnya.

Persib kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain demi meredam tekanan. Layvin Kurzawa dan Eliano Reijnders dimasukkan untuk memperkuat sisi pertahanan sekaligus menjaga aliran bola di area tengah.

Pergantian tersebut membuat Persib sedikit lebih tenang menghadapi gelombang serangan Persija.

Federico Barba menerima kartu kuning pada menit ke-64 setelah menghentikan pergerakan lawan yang mencoba melakukan serangan balik cepat.

Kondisi itu menunjukkan Persib lebih banyak bertahan sambil mengandalkan serangan balik melalui sisi lapangan.

Memasuki menit ke-76, Persija hampir menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Alaaeddine Ajarie. Bola meluncur deras ke arah gawang, tetapi masih melambung tipis di atas mistar.

Persib kembali mendapat masalah ketika Layvin Kurzawa mengalami cedera menjelang akhir pertandingan sehingga harus digantikan Dedi Kusnandar.

Pada sisa waktu pertandingan, Persija terus menggempur pertahanan Persib. Allano dan Bruno Tubarao sempat memperoleh kesempatan berbahaya pada masa tambahan waktu. Akan tetapi, Teja Paku Alam tampil konsisten melakukan penyelamatan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan itu membuat Persib tetap bertahan di puncak klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan raihan 75 poin dari 32 pertandingan.

Kekalahan tersebut sekaligus memastikan Persija gagal menjaga peluang perebutan gelar juara musim ini.

Hasil Persija vs Persib 10 Mei 2026 menunjukkan pertandingan berlangsung keras dengan tekanan tinggi sepanjang laga di Stadion Segiri Samarinda.

Persib Bandung mampu menjaga keunggulan berkat efektivitas serangan pada babak pertama serta penampilan disiplin lini pertahanan hingga menit akhir. (Khoirul)

Baca Juga: Persija vs Persib 10 Mei 2026 Main di Mana? Ini Lokasinya