Hemoglobin: Kandungan yang Diperlukan oleh Darah untuk Pertukaran Oksigen

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hemoglobin merupakan kandungan penting yang perlu ada di darah. Apabila darah kekurangan hemoglobin maka yang terjadi adalah munculnya penyakit anemia.
Mengutip jurnal Gambaran Kadar Hemoglobin yang disusun oleh Valerie I. R Gunadi, dkk, hemoglobin merupakan protein sel darah merah yang memiliki peran penting dalam proses transportasi oksigen, karbondioksida serta proton dalam tubuh.
Lalu, apakah fungsi hemoglobin untuk tubuh? Menurut Hemoglobin Sherwood Forest Detected by High Performance Liquid Chromatography for Hemoglobin A yang disusun oleh Wolfgang J, dkk, beberapa fungsi hemoglobin adalah:
Mengatur pertukaran O2 dan CO2 dalam jaringan tubuh.
Mengambil O2 dari paru-paru kemudian dibawa keseluruh jaringan tubuh untuk dipakai sebagai bahan bakar.
Membawa CO2 dari jaringan tubuh sebagai hasil metabolisme menuju ke paru-paru untuk dibuang.
Sedangkan menurut buku Cerdas Sains Kelas 4 hingga 6 SD karya Yuliand Setyaningtyas, S.Si, hemoglobin yang terlepas dari sel merah yang rusak dijadikan sebagai bahan pembentuk zat empedu di dalam hati.
Pembentukan Hemoglobin dalam Sel Darah Merah
Mengutip buku Monograf: Pengaruh Pemberian Tablet Zink dan Besi terhadap Kadar Hemoglobin dan Feritin pada Ibu Hamil Anemia Defisiensi Besi karya Desi Wildayani, S.Keb, Bd, M.Keb, dalam pembuatan hemoglobin yang paling penting adalah zat besi, vitamin B12 dan juga asam folat.
Tanpa zat gizi dan hormon tersebut, pembentukan sel darah merah yang mengandung hemoglobin akan berjalan lambat dan tidak mencukupi. Selnya bisa memiliki kelainan bentuk dan tidak mampu mengangkut oksigen sebagaimana mestinya.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kadar Hemoglobin
Setelah mengetahui pengertian dan pembentukan hemoglobin, berikut adalah faktor-faktor yang memengaruhi kadar hemoglobin, yakni:
1. Perdarahan
Setelah mengalami perdarahan yang cepat, maka tubuh akan mengganti cairan plasma darah dalam waktu 1-3 hari. Namun, hal ini akan membuat konsentrasi sel darah merah menjadi rendah.
2. Konsumsi zat besi
Besi merupakan komponen yang paling besar dalam hemoglobin dan memiliki fungsi yang besar. Selain itu, besi merupakan komponen yang paling besar dalam hemoglobin dan memiliki fungsi yang besar dalam pengikatan oksigen dalam darah.
Apabila mengalami defisiensi besi, tubuh akan mengalami penurunan kadar hemoglobin.
3. Usia
Kadar hemoglobin juga bisa dipengaruhi karena peningkatan usia. Umumnya, kadar hemoglobin terlihat menurun mulai dari usia 50 tahun ke atas.
Namun, ada beberapa kondisi di mana kadar hemoglobin pada anak-anak menurun drastis diakibatkan kebutuhan zat besi yang lebih banyak untuk pertumbuhan.
4. Jenis Kelamin
Dalam keadaan normal, laki-laki memiliki kadar hemoglobin lebih tinggi daripada perempuan. Hal ini dipengaruhi oleh fungsi fisiologis dan metabolisme laki-laki yang lebih aktif daripada perempuan.
Oleh karena itu, kadar hemoglobin perempuan lebih mudah turun karena mengalami siklus menstruasi yang rutin setiap bulannya.
(JA)
