Hutan Menyala Taman Mini dan Daya Tariknya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hutan Menyala Taman Mini hadir sebagai pengalaman malam hari yang berbeda di kawasan TMII Jakarta dengan konsep visual cahaya dan cerita budaya.
Ruang terbuka hijau tersebut dirancang untuk menghadirkan aktivitas rekreasi malam yang memadukan seni instalasi, hiburan ringan, serta elemen edukatif.
Keberadaan wahana ini memperluas pilihan kunjungan TMII tanpa mengubah karakter kawasan sebagai pusat rekreasi dan budaya nasional.
Hutan Menyala Taman Mini
Mengutip akun Instagram @tmiiofficial, Hutan Menyala Taman Mini merupakan spot baru di Taman Mini Indonesia Indah yang menghadirkan kawasan hutan dengan instalasi lampu tematik saat malam hari.
Area ini dikenal dengan nama Hutan Menyala Dongeng Nusantara dan dibuka sebagai bagian dari pengembangan aktivitas wisata malam di TMII Jakarta.
Konsep utamanya menggabungkan visual cahaya berwarna-warni dengan cerita rakyat Nusantara yang disajikan melalui tata cahaya dan ornamen tematik.
Pengunjung dapat menyusuri jalur hutan yang dipenuhi instalasi cahaya artistik dengan desain yang disesuaikan dengan elemen alam sekitar.
Pepohonan, semak, dan jalur setapak menjadi media utama permainan cahaya sehingga menciptakan pemandangan visual yang menarik tanpa menghilangkan kesan alami kawasan.
Penataan lampu dibuat menyebar dan tidak berlebihan agar tetap nyaman dinikmati dalam waktu lama.
Selain instalasi cahaya, Hutan Menyala Dongeng Nusantara menghadirkan pertunjukan Light Percussion yang menggabungkan irama musik dengan efek visual cahaya.
Pertunjukan ini menjadi salah satu daya tarik karena melibatkan interaksi ritmis yang mudah diikuti oleh pengunjung dari berbagai usia.
Aktivitas tersebut menambah variasi hiburan tanpa bergantung pada panggung besar atau suara berintensitas tinggi.
Kegiatan lain yang tersedia adalah layanan glow in the dark face paint. Wajah dapat dihias dengan cat khusus yang menyala saat terkena cahaya tertentu, menambah unsur visual personal selama berada di area hutan.
Aktivitas ini sering dimanfaatkan sebagai pelengkap dokumentasi foto karena warna cat akan terlihat kontras dengan instalasi lampu di sekitarnya.
Hutan Menyala Dongeng Nusantara juga mengusung unsur cerita rakyat Indonesia.
Narasi dongeng disisipkan melalui dekorasi tematik dan penamaan beberapa spot cahaya, sehingga kunjungan tidak hanya bersifat visual, tetapi juga memperkenalkan kembali kisah-kisah tradisional secara ringan.
Pendekatan ini membuat kawasan tersebut relevan bagi keluarga yang ingin mengenalkan budaya Nusantara dalam bentuk yang lebih modern.
Keunggulan lain dari Hutan Menyala Taman Mini terletak pada aksesibilitasnya. Tidak ada tiket khusus untuk memasuki area ini karena pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk TMII.
Kebijakan tersebut menjadikan wahana ini mudah dijangkau tanpa biaya tambahan, sekaligus mendorong pemerataan kunjungan ke area TMII pada malam hari.
Keberadaan spot ini menunjukkan arah pengembangan TMII sebagai ruang publik yang adaptif terhadap kebutuhan rekreasi urban.
Aktivitas malam hari yang terkelola dengan baik membuka peluang pemanfaatan kawasan secara lebih optimal, tanpa mengganggu fungsi utamanya sebagai taman budaya dan edukasi.
Sebagai penutup, Hutan Menyala Taman Mini memberikan alternatif rekreasi malam dengan pendekatan visual dan budaya dalam satu kawasan terpadu.
Kehadiran wahana ini memperkaya pengalaman kunjungan TMII tanpa menambah beban biaya masuk tambahan. (Shofia)
Baca Juga: 5 Acara Malam Tahun Baru 2026 di Hotel Jakarta
