Iman Kepada Hari Akhir: Pengertian dan Dalil yang Harus Dipahami Muslim

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Iman kepada Hari Akhir merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh umat muslim. Oleh karena itu, setiap muslim harus mengetahui apa pengertian dari rukun iman tersebut.
Umat muslim diharuskan meyakini bahwa suatu saat nanti Hari Akhir akan tiba. Saat hari tersebut tiba, semua manusia akan dibangkitkan dari kubur untuk diadili oleh Allah Swt.
Pengertian Iman Kepada Hari Akhir
Dikutip dari Pendidikan Agama Islam untuk SMK Kelas XII, Ilmy (2007:24), pengertian iman kepada Hari Akhir adalah meyakini bahwa hari kiamat atau Hari Akhir pasti terjadi. Pada Hari Akhir, setiap manusia akan diperhitungkan amal perbuatannya.
Sekecil apa pun kebaikan seseorang, Allah Swt. akan memberikan balasan yang setimpal. Demikian juga dengan keburukan seseorang akan dibalas dengan setimpal. Kiamat dibagi menjadi dua, yaitu kiamat sugra dan kiamat kubra. Berikut penjelasannya.
1. Kiamat Sugra
Kiamat sugra adalah kiamat kecil, yaitu kerusakan yang dialami sebagian alam setiap waktu. Contoh kiamat sugra adalah bencana alam dan meninggalnya manusia.
2. Kiamat Kubra
Kiamat kubra adalah kiamat besar, yaitu hancurnya seluruh alam semesta dan isinya yang dimulai dari tiupan pertama sangkakala Malaikat Israfil. Saat kiamat kubra tiba, bumi akan berguncang dengan dahsyat dan seluruh alam akan hancur.
Dalil tentang Iman Kepada Hari Akhir
Ada banyak ayat Al-Qur’an yang membahas tentang iman kepada hari kiamat. Berikut ini beberapa di antaranya.
1. Surah At-Taubah Ayat 18
اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَۗ فَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ
innamâ ya‘muru masâjidallâhi man âmana billâhi wal-yaumil-âkhiri wa aqâmash-shalâta wa âtaz-zakâta wa lam yakhsya illallâh, fa ‘asâ ulâ'ika ay yakûnû minal-muhtadîn
Artinya: Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
2. Surah Al-Hajj Ayat 7
وَّاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَاۙ وَاَنَّ اللّٰهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ
wa annas-sâ‘ata âtiyatul lâ raiba fîhâ wa annallâha yab‘atsu man fil-qubûr
Artinya: Sesungguhnya kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya dan sesungguhnya Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.
3. Surah Az-Zumar Ayat 68
وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُۗ ثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ اُخْرٰى فَاِذَا هُمْ قِيَامٌ يَّنْظُرُوْنَ
wa nufikha fish-shûri fa sha‘iqa man fis-samâwâti wa man fil-ardli illâ man syâ'allâh, tsumma nufikha fîhi ukhrâ fa idzâ hum qiyâmuy yandhurûn
Artinya: Sangkakala pun ditiup sehingga matilah semua (makhluk) yang (ada) di langit dan di bumi, kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian, ia ditiup sekali lagi. Seketika itu, mereka bangun (dari kuburnya dan) menunggu (keputusan Allah).
Baca juga: Makna Rukun Iman dan Rukun Islam bagi Umat Muslim
Iman kepada Hari Akhir adalah rukun iman yang kelima. Setiap muslim wajib untuk mengimani rukun tersebut. (KRIS)
