Indonesia Tipiṭaka Chanting 2026 di Kawasan Candi Borobudur

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sangha Theravada Indonesia (STI) bekerja sama dengan Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI) menyelenggarakan kembali Indonesia Tipiṭaka Chanting 2026 (ITC). Kegiatan ini dilangsungkan pada 24-26 Juli 2026 di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Mengutip berita pada halaman resmi bimasbuddha.kemenag.go.id, kegiatan ITC dan Asalha Mahapuja 2570 B.E./2026 ini 2.000 peserta yang terdiri dari para Bhikkhu mancanegara, atthasilani, samanera, juga upasaka-upasika yang tengah menjalankan Atthasila.
Menyelami Indonesia Tipiṭaka Chanting 2026 Lebih Dalam
Indonesia Tipiṭaka Chanting 2026 adalah kegiatan pembacaan kitab suci umat Buddha yang diikuti dengan upaya menghidupkan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini turut berkontribusi dalam membangun karakter, menumbuhkan rasa kepedulian, serta menciptakan kehidupan harmonis.
Supriyadi sebagai Dirjen Bimas Buddha Republik Indonesia menyampaikan dalam kegiatan tersebut, bahwa nilai-nilai yang ada di dalam Tipitaka memiliki relevansi kuat melampaui ruang dan waktu.
Pembangunan secara fisik tampak nyata akan rapuh apabila tidak ditopang dengan karakter yang baik. Supriyadi juga percaya bahwa melalui kegiatan Indonesia Tipitaka Chanting 2026 menjadi upaya untuk membangun jati diri umat Buddha di Indonesia.
Kehidupan spiritual dan bernegara adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Dua sisi kehidupan ini dapat saling menguatkan melalui praktik nilai-nilai agama di dalam kehidupan nyata.
Dalam kegiatan ini, umat Buddha diajak memaknai praktik katannu-katavedi, yaitu rasa tahu diri untuk berterima kasih dan membalas jasa. Dalam konteks ini adalah pengabdian kepada bangsa dan negara.
Nilai luhur yang ditegaskan ini menjadi bagian dari praktik Dharma yang diyakini umat Buddha, dimana setiap pengabdian yang dilakukan dapat menghadirkan manfaat sekaligus menumbuhkan buah kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.
Selain itu, pemahaman agama yang mendalam sudah semestinya dapat menumbuhkan kasih sayang dan penghormatan kepada orang lain yang berbeda. Semakin dalam seseorang memahami agama yang dipeluk, maka haruslah semakin luas juga rasa kasih sayangnya kepada berbeda.
Diselenggarakannya Indonesia Tipiṭaka Chanting 2026 ini terasa makin istimewa karena bertepatan dengan momentum Tahun Kencana Setengah Abad Sangha Theravada Indonesia. 50 Tahun perjalanan ini adalah bagian sejarah panjang kontribusi STI dalam menjaga Buddha Dhamma di Indonesia. (Win)
Baca juga: Piala AFF 2026 Tayang di TV Mana? Ini Informasinya
