Istighfar Sebelum Berbuka Puasa dan Keutamaannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu amalan sunah yang dilakukan saat berpuasa adalah memperbanyak istighfar sebelum berbuka puasa. Waktu berbuka merupakan waktu mustajab untuk memohon ampunan Allah dan meminta rahmat-Nya.
Bacaan istighfar sebelum berbuka puasa dapat dijadikan sebagai zikir untuk mengisi waktu menunggu adzan maghrib. Simaklah bacaan dan artinya pada uraian berikut.
Bacaan Istighfar Sebelum Berbuka Puasa
Istighfar merupakan permohonan seorang hamba kepada Allah SWT agar dosanya ditutupi dan dimaafkan. Berzikir dengan bacaan istighfar sebelum berbuka puasa menjadi amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan.
Orang-orang yang memperbanyak bacaan istighfar akan mendapat banyak keutamaan. Sebagaimana yang tercantum dalam hadist riwayat Al Baihaqi dan Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:
“Berbahagialah bagi orang yang mendapati dalam catatan amalannya penuh dengan istighfar.
Istighfar yang dilakukan sebelum berbuka puasa tentu menjadi amalan yang sangat mulia. Berikut ini bacaan istighfar yang bisa dilafalkan sebelum berbuka puasa dikutip dari buku 354 Sunnah Nabi Sehari-hari oleh Dr. Raghib As-Sirjani:
Asyhadu Alla ilaha illallah, Astaghfirullah. Nasalukal Jannah wa Na 'Uudzubika Minan Naar. Allahumma Innaka 'Afuwwun Kariim Tuhibbul 'Afwa Fa'fu Anni. Yaa Kariim
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, Kami memohon ampun kepada Allah, Kami memohon Surga kepada-Mu dan kami berlindung kepadaMu dari api neraka.
Yaa Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Maha Mulia, Engkau suka memaafkan, maka maafkanlah kami, Wahai Yang Maha Mulia.”
Baca Juga: Bacaan Zikir Setelah Salat Lengkap untuk Mendapat Pahala yang Maksimal
Dzikir Sebelum Berbuka Puasa Lainnya
Selain bacaan di atas, ada juga zikir petang dan bacaan doa lainnya yang dapat dilafalkan sebelum berbuka. Berikut daftar bacaannya dikutip dari buku dengan judul Sentuhan Dzikir Pagi Petang oleh Ustadz Abu Abdil A’al Hari Ahadi dan beberapa sumber lainnya.
1. Dzikir Petang
Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir.
Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba’dahaa, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba’dahaa. Robbi a’udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri
Artinya: “Kami telah memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya.
Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya.
Wahai Rabbku, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di kubur."
2. Doa Menjelang Berbuka Puasa
Bismillaahil-ladhii laa yadhurru ma’a ismihi shay’un fil-ardhi wa laa fis-samaa’i wa huwas-samii’ul-aliim. Ashhadu an laa ilaaha illallah astaghfirullah, as’alukal-jannata wa a’udhu bika min sakhatika wan-naar
Subhaanal-malikil-qudduus, Subbuuhun qudduusun rabbunaa wa rabbul-malaaikati war-ruuh. Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul-’afwa fa’fu ‘annaa.
Artinya: “Dengan nama Allah Dzat yang tidak memberi bahaya beserta nama-Nya sesuatu di bumi dan tidak (memberi bahaya) di langit dan Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Aku bersaksi tiada yang disembah selain Allah. Aku minta ampun pada Allah. Aku minta pada-Mu Surga & aku berlindung dari murka-Mu & siksa neraka.
Maha Suci, Raja yang Suci, Yang Sangat Suci, Tuhan kami dan Tuhan Malaikat & Ruh. Ya Allah, sungguh Engkau sangat pemaaf, Sangat Mulya, Engkau sukai pemaafan, maka maafkan kami.”
3. Doa Memohon Kelimpahan Rezeki
Allaahuumma yaa ghaniyyu, yaa hamiidu, yaa mubdi’u yaa mu’iidu yaa rahiimu yaa waduudu. Aghnini bihaalika an haraamika wa bithaa’atika ‘an ma’shiyatika, wa bifadhlika ‘amman siwaaka.
Artinya: "Ya Allah, wahai dzat yang Mahakaya, Dzat yang Maha terpuji, Dzat yang Maha memulai, Dzat yang maha mengembalikan, Dzat yang maha pengasih, Dzat yang maha penyayang, katakanlah pada diriku akan rezeki yang halal, jauhkan dari rezeki yang haram dan dengan ketaatan kepada-Mu jauh dari perilaku maksiat kepada-Mu dan dengan kecukupan-kecukupan karunia-Mu jauh dari siapa pun selain Engkau."
Keutamaan Istighfar Sebelum Berbuka Puasa
Seperti yang dijelaskan di atas, bacaan istighfar merupakan salah satu bacaan zikir yang memiliki banyak keutamaan. Mengutip buku Panduan Praktis Doa & Dzikir Sehari-hari oleh Abdul Zulfidar Akaha, keutamaan bacaan istighfar, yaitu:
1. Diampuni Segala Dosa oleh Allah SWT
Allah adalah Zat yang Maha Pengampun bagi orang mukmin yang gemar beristighfar. Seperti yang dijelaskan pada Alquran Surat Nuh ayat 10, yang berbunyi:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًاۙ
Artinya: “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.”
2. Melaksanakan Sunah Nabi
Istighfar merupakan sunah Rasulullah SAW. Sebagai kekasih-Nya, Rasulullah selalu berdzikir meminta ampunan Allah SWT. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadist bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Demi Allah, sesungguhnya aku ini beristighfar kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.” (HR. Al Bukhari dan At-Tirmidzi)
3. Mencegah Adzab Allah
Istighfar dapat mencegah adzab Allah bagi mereka yang senang beristighfar sepanjang waktu. Seperti disebutkan dalam surat Al Anfaal ayat 33 berikut ini:
وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَاَنْتَ فِيْهِمْۚ وَمَا كَانَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
Artinya: Tetapi Allah tidak akan menghukum mereka, selama engkau (Muhammad) berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan menghukum mereka, sedang mereka (masih) memohon ampunan.
4. Istighfar Mendatangkan Rezeki yang Tak Terduga
Allah akan selalu memberikan rezeki bagi mereka yang senang beristighfar. Bahkan bagi mereka yang sedang mengalami masalah pelik. Seperti sabda Rasulullah SAW dalam hadist sahih dari Abu Dawud,
“Barangsiapa yang rutin membaca istighfar, Allah akan memberikan solusi pada setiap kesulitannya, dan penyelesaiannya bagi setiap permasalahannya. Dan Dia akan memberi rezeki dari jalan yang tidak terduga.” (HR. An-Nasai, ibnu Majah, Al Hakim, dan Al Baihaqi)
(IPT)
