Konten dari Pengguna

Itikaf di Masjid Sunda Kelapa, Ini Ketentuannya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa. Foto: Unsplash.com/Nahrizul Kadri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa. Foto: Unsplash.com/Nahrizul Kadri

Itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa berlangsung setiap sepuluh malam terakhir Ramadan dengan rangkaian ibadah malam yang mencakup tadarus, ceramah, qiyamullail, serta zikir bersama jamaah.

Masjid yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat tersebut menjadi salah satu lokasi kegiatan ibadah Ramadan yang diikuti jamaah dari berbagai wilayah sekitar ibu kota.

Rangkaian kegiatan yang disiapkan pengurus masjid menghadirkan penceramah, imam salat malam, serta agenda ibadah yang berjalan sepanjang malam hingga waktu Subuh.

Itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa

Ilustrasi itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa. Foto: Unsplash.com/abu mikayla

Dikutip dari Instagram @masjidagungsundakelapa, itikaf di Masjid Sunda Kelapa dilaksanakan selama sepuluh malam terakhir Ramadan dengan kegiatan yang dimulai setelah salat Isya dan berakhir setelah salat Subuh.

Program ibadah tersebut disusun oleh pengurus masjid sebagai sarana bagi jamaah yang ingin memperbanyak ibadah di penghujung bulan Ramadan.

Kegiatan berlangsung di area Masjid Agung Sunda Kelapa yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Lokasi masjid yang berada di tengah kota membuat kegiatan ini mudah diakses oleh jamaah dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Setiap malam iktikaf memiliki susunan acara yang tersusun secara sistematis. Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 00.30 dengan pengumuman dari pembawa acara yang bertugas memandu jalannya kegiatan malam.

Setelah pengantar singkat tersebut, jamaah melanjutkan kegiatan dengan membaca Al-Qur’an secara bersama-sama.

Tadarus Al-Qur’an dipimpin oleh imam masjid dan berlangsung sekitar setengah jam. Kegiatan ini menjadi bagian penting sebelum memasuki sesi ceramah yang disampaikan oleh penceramah yang telah dijadwalkan.

Sekitar pukul 01.00 hingga menjelang pukul 02.00 diisi dengan tausiyah iktikaf.

Materi ceramah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut beragam, mulai dari pembahasan tentang keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadan hingga pembahasan tentang pentingnya menjaga hubungan persaudaraan sesama muslim.

Setelah ceramah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan dzikir bersama yang meliputi pembacaan istighfar serta Asmaul Husna.

Sesi dzikir ini berlangsung singkat tetapi menjadi bagian dari rangkaian ibadah malam sebelum jamaah melaksanakan salat qiyamullail.

Salat qiyamullail dilaksanakan sekitar pukul 02.00 hingga 03.00. Salat malam ini dipimpin oleh imam yang telah ditunjuk oleh pengurus masjid.

Pada beberapa malam terakhir Ramadan, imam yang memimpin qiyamullail juga berasal dari kalangan ulama yang memiliki pengalaman memimpin salat di Timur Tengah.

Setelah selesai melaksanakan salat malam, jamaah kemudian mengikuti penutupan kegiatan sekaligus persiapan sahur.

Panitia menyediakan nasi kotak bagi jamaah yang mengikuti iktikaf, meskipun jumlah yang disiapkan tidak selalu mencukupi seluruh peserta.

Oleh sebab itu jamaah dianjurkan membawa makanan sahur secara mandiri agar kebutuhan sahur tetap terpenuhi. Kegiatan sahur berlangsung sekitar pukul 03.00 hingga menjelang waktu Subuh.

Rangkaian kegiatan malam kemudian ditutup dengan salat Subuh berjamaah yang dilaksanakan sekitar pukul 04.40. Setelah salat Subuh selesai, jamaah biasanya melanjutkan dengan dzikir atau membaca Al-Qur’an sebelum meninggalkan area masjid.

Setiap malam iktikaf menghadirkan penceramah dengan tema yang berbeda. Pada 21 Maret ceramah disampaikan oleh Dr. KH. Zakky Mubarak dengan tema keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadan.

Tanggal 22 Maret menghadirkan KH. Sholeh Asri yang membahas puasa sebagai perisai dari api neraka.

Tanggal 23 Maret diisi ceramah KH. M. Z. Fadzlan yang membahas Ramadan sebagai momentum mempererat ukhuwah.

Tanggal 24 Maret menghadirkan Dr. KH. A. Nur Alam Bachtir dengan pembahasan tentang pembentukan pribadi muslim yang kaffah.

Tanggal 25 Maret ceramah disampaikan Dr. KH. Syarif Rahmat mengenai keutamaan dzikir dan doa. Tanggal 26 Maret diisi oleh Dr. H. Andy Hadiyanto dengan tema husnuzan terhadap takdir.

Tanggal 27 Maret menjadi salah satu malam penting dengan pelaksanaan iktikaf akbar Ramadan. Pada malam tersebut hadir Prof. Dr. Nasaruddin Umar serta Dr. H. Ali Hasan Bahar yang membahas keutamaan malam Lailatul Qadar.

Salat qiyamullail pada malam itu dipimpin oleh Syekh Essam atau Syekh Jamil Al-Mizjaji yang berasal dari Madinah dan Makkah.

Tanggal 28 hingga 30 Maret menghadirkan ceramah dari KH. Wahfiudin Sakam, Dr. KH. Mulyadi Kosim, serta tema penutup tentang makna kehidupan menurut sunnatullah.

Pada tiga malam tersebut imam qiyamullail juga dipimpin oleh imam tamu dari Timur Tengah.

Pengurus masjid juga menetapkan beberapa aturan yang perlu diperhatikan oleh jamaah. Kegiatan iktikaf tidak memerlukan pendaftaran sehingga siapa pun dapat langsung mengikuti kegiatan ibadah tersebut.

Jamaah dianjurkan menjaga barang pribadi selama berada di dalam area masjid. Tempat penitipan sepatu dan sandal telah disediakan oleh pengurus masjid untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, jamaah diminta tidak meletakkan barang pribadi seperti kasur atau pakaian di dalam ruang utama masjid.

Kebersihan serta ketertiban selama kegiatan berlangsung juga menjadi hal yang perlu diperhatikan agar kenyamanan ibadah tetap terjaga.

Itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa menjadi salah satu kegiatan ibadah yang rutin diselenggarakan untuk mengisi sepuluh malam terakhir Ramadan dengan rangkaian kegiatan keagamaan sepanjang malam.

Rangkaian kegiatan tersebut memadukan ibadah, kajian, serta kebersamaan jamaah dalam memanfaatkan waktu malam hingga menjelang Subuh. (Shofia)

Baca Juga: Itikaf Mulai Tanggal Berapa 2026? Cari Tahu Informasinya di Sini