Konten dari Pengguna

Jadwal Hujan Meteor 2026 Lengkap dengan Cara Terbaik Mengamatinya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jadwal Hujan Meteor 2026, Foto: Pozdeyev Vitaly/Shutterstock/kumparanSAINS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jadwal Hujan Meteor 2026, Foto: Pozdeyev Vitaly/Shutterstock/kumparanSAINS

Tidak ingin melewatkan keindahan hujan meteor tahun ini? Sebelum bersiap-siap mengamati langit malam, ada baiknya tahu dulu jadwal hujan meteor 2026 terbaru agar bisa tahu waktu yang tepat untuk menyaksikannya.

Faktanya, sepanjang tahun 2026 ini akan ada beberapa hujan meteor yang diprediksi kembali melintas dan dapat diamati.

Jadwal Hujan Meteor 2026 Lengkap yang Bisa Diamati

Ilustrasi Hujan Meteor, Foto: Geermy/shutterstock/kumparanSAINS

Mengutip situs https://www.amsmeteors.org, berikut jadwal hujan meteor 2026 lengkap beserta periode aktif dan waktu puncaknya:

Southern delta Aquariids

  • Periode aktif: 12 Juli–23 Agustus 2026

  • Puncak: 30–31 Juli 2026

  • Kondisi Bulan saat puncak: 98% terang (hampir purnama)

Alpha Capricornids

  • Periode aktif: 3 Juli–15 Agustus 2026

  • Puncak: 30–31 Juli 2026

  • Kondisi Bulan saat puncak: 98% terang

Perseids

  • Periode aktif: 17 Juli–24 Agustus 2026

  • Puncak: 12–13 Agustus 2026

  • Kondisi Bulan saat puncak: 0% (Bulan baru)

Orionids

  • Periode aktif: 2 Oktober–7 November 2026

  • Puncak: 21–22 Oktober 2026

  • Kondisi Bulan saat puncak: 80% terang

Southern Taurids

  • Periode aktif: 20 September–20 November 2026

  • Puncak: 4–5 November 2026

  • Kondisi Bulan saat puncak: 18% terang

Northern Taurids

  • Periode aktif: 20 Oktober–10 Desember 2026

  • Puncak: 11–12 November 2026

  • Kondisi Bulan saat puncak: 7% terang

Leonids

  • Periode aktif: 6–30 November 2026

  • Puncak: 16–17 November 2026

  • Kondisi Bulan saat puncak: 45% terang

Geminids

  • Periode aktif: 4–17 Desember 2026

  • Puncak: 13–14 Desember 2026

  • Kondisi Bulan saat puncak: 21% terang

Ursids

  • Periode aktif: 17–26 Desember 2026

  • Puncak: 21–22 Desember 2026

  • Kondisi Bulan saat puncak: 94% terang

Dari seluruh hujan meteor tersebut, Perseids diperkirakan menjadi salah satu yang terbaik untuk diamati karena mencapai puncaknya saat kondisi Bulan baru (0% iluminasi), sehingga langit lebih gelap dan peluang melihat meteor jauh lebih besar.

Tips Menyaksikan Hujan Meteor agar Lebih Jelas

Hujan meteor dapat diamati tanpa menggunakan teleskop maupun binokular. Agar peluang melihat meteor semakin besar, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum mulai mengamati langit malam, yaitu:

  1. Pilih lokasi yang minim polusi cahaya, seperti area pegunungan, pantai, atau tempat terbuka yang jauh dari lampu perkotaan.

  2. Amati dengan mata telanjang, karena hujan meteor lebih mudah terlihat tanpa bantuan teleskop atau binokular yang memiliki bidang pandang terbatas.

  3. Berikan waktu sekitar 20–30 menit agar mata beradaptasi dengan kondisi gelap sebelum mulai melakukan pengamatan.

  4. Pastikan cuaca cerah, sebab awan atau kabut dapat menghalangi pandangan ke langit malam.

  5. Gunakan alas duduk atau kursi lipat agar tetap nyaman, mengingat proses pengamatan biasanya berlangsung cukup lama.

  6. Datang lebih awal sebelum waktu puncak, sehingga memiliki kesempatan lebih besar untuk melihat meteor yang melintas.

Itulah jadwal hujan meteor 2026 lengkap beserta tips untuk menyaksikannya. Jadi, jangan lupa catat tanggal puncaknya, pilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya, dan semoga beruntung bisa menyaksikan hujan meteor menghiasi langit malam. (Fikah)

Baca juga: Daftar Fenomena Langit Agustus 2026 yang Sayang untuk Dilewatkan