Jadwal Hujan Meteor 2026 Lengkap dengan Cara Terbaik Mengamatinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak ingin melewatkan keindahan hujan meteor tahun ini? Sebelum bersiap-siap mengamati langit malam, ada baiknya tahu dulu jadwal hujan meteor 2026 terbaru agar bisa tahu waktu yang tepat untuk menyaksikannya.
Faktanya, sepanjang tahun 2026 ini akan ada beberapa hujan meteor yang diprediksi kembali melintas dan dapat diamati.
Jadwal Hujan Meteor 2026 Lengkap yang Bisa Diamati
Mengutip situs https://www.amsmeteors.org, berikut jadwal hujan meteor 2026 lengkap beserta periode aktif dan waktu puncaknya:
Southern delta Aquariids
Periode aktif: 12 Juli–23 Agustus 2026
Puncak: 30–31 Juli 2026
Kondisi Bulan saat puncak: 98% terang (hampir purnama)
Alpha Capricornids
Periode aktif: 3 Juli–15 Agustus 2026
Puncak: 30–31 Juli 2026
Kondisi Bulan saat puncak: 98% terang
Perseids
Periode aktif: 17 Juli–24 Agustus 2026
Puncak: 12–13 Agustus 2026
Kondisi Bulan saat puncak: 0% (Bulan baru)
Orionids
Periode aktif: 2 Oktober–7 November 2026
Puncak: 21–22 Oktober 2026
Kondisi Bulan saat puncak: 80% terang
Southern Taurids
Periode aktif: 20 September–20 November 2026
Puncak: 4–5 November 2026
Kondisi Bulan saat puncak: 18% terang
Northern Taurids
Periode aktif: 20 Oktober–10 Desember 2026
Puncak: 11–12 November 2026
Kondisi Bulan saat puncak: 7% terang
Leonids
Periode aktif: 6–30 November 2026
Puncak: 16–17 November 2026
Kondisi Bulan saat puncak: 45% terang
Geminids
Periode aktif: 4–17 Desember 2026
Puncak: 13–14 Desember 2026
Kondisi Bulan saat puncak: 21% terang
Ursids
Periode aktif: 17–26 Desember 2026
Puncak: 21–22 Desember 2026
Kondisi Bulan saat puncak: 94% terang
Dari seluruh hujan meteor tersebut, Perseids diperkirakan menjadi salah satu yang terbaik untuk diamati karena mencapai puncaknya saat kondisi Bulan baru (0% iluminasi), sehingga langit lebih gelap dan peluang melihat meteor jauh lebih besar.
Tips Menyaksikan Hujan Meteor agar Lebih Jelas
Hujan meteor dapat diamati tanpa menggunakan teleskop maupun binokular. Agar peluang melihat meteor semakin besar, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum mulai mengamati langit malam, yaitu:
Pilih lokasi yang minim polusi cahaya, seperti area pegunungan, pantai, atau tempat terbuka yang jauh dari lampu perkotaan.
Amati dengan mata telanjang, karena hujan meteor lebih mudah terlihat tanpa bantuan teleskop atau binokular yang memiliki bidang pandang terbatas.
Berikan waktu sekitar 20–30 menit agar mata beradaptasi dengan kondisi gelap sebelum mulai melakukan pengamatan.
Pastikan cuaca cerah, sebab awan atau kabut dapat menghalangi pandangan ke langit malam.
Gunakan alas duduk atau kursi lipat agar tetap nyaman, mengingat proses pengamatan biasanya berlangsung cukup lama.
Datang lebih awal sebelum waktu puncak, sehingga memiliki kesempatan lebih besar untuk melihat meteor yang melintas.
Itulah jadwal hujan meteor 2026 lengkap beserta tips untuk menyaksikannya. Jadi, jangan lupa catat tanggal puncaknya, pilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya, dan semoga beruntung bisa menyaksikan hujan meteor menghiasi langit malam. (Fikah)
Baca juga: Daftar Fenomena Langit Agustus 2026 yang Sayang untuk Dilewatkan
