Jadwal Malam Ganjil 10 Hari Terakhir Ramadhan untuk Iktikaf

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada periode ini, umat Muslim banyak yang ingin mengetahui jadwal malam ganjil 10 hari terakhir Ramadhan untuk melaksanakan iktikaf di masjid.
Dikutip dari pendidikan-matematika.fmipa.unesa.ac.id, di akhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa. Hal ini karena pada malam-malam tersebut terdapat Lailatul Qadar, yaitu malam yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Jadwal Malam Ganjil 10 Hari Terakhir Ramadhan
Jika awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 19 Februari 2026, maka jadwal malam ganjil 10 hari terakhir Ramadhan adalah sebagai berikut:
Malam ke-21 pada Selasa malam, 10 Maret 2026
Malam ke-23 pada Kamis malam, 12 Maret 2026
Malam ke-25 pada Sabtu malam, 14 Maret 2026
Malam ke-27 pada Senin malam, 16 Maret 2026
Malam ke-29 pada Rabu malam, 18 Maret 2026
Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti kapan terjadinya. Namun Rasulullah saw memberikan petunjuk untuk mencari malam ini pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Perlu diingat juga bahwa dalam kalender Islam, malam dimulai setelah waktu Maghrib. Artinya, malam ganjil di atas dimulai sejak Maghrib pada tanggal yang disebutkan hingga menjelang Subuh.
Amalan yang Dianjurkan Saat Melaksanakan Iktikaf
Untuk memaksimalkan ibadah di malam-malam ganjil Ramadan, umat Islam dapat melakukan beberapa amalan berikut ini:
Shalat malam (Qiyamul Lail) seperti salat Lailatul Qadar, tahajud, dan witir
Memperbanyak bacaan Al-Qur’an
Berzikir dan beristighfar
Memperbanyak doa Lailatul Qadar
Iktikaf di masjid, yaitu berdiam diri dengan niat untuk beribadah hanya kepada Allah
Salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah saw untuk dibaca ketika berharap mendapatkan Lailatul Qadar yaitu:
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Dalam berbagai hadis disebutkan bahwa Rasulullah saw meningkatkan ibadahnya secara luar biasa pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Nabi saw memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan melakukan iktikaf di masjid.
Dengan mengetahui jadwal malam ganjil 10 hari terakhir Ramadhan untuk iktikaf di atas dapat membantu umat Islam mempersiapkan diri dalam meningkatkan ibadah. Walaupun tanggal pasti Lailatul Qadar tidak diketahui, memaksimalkan ibadah di setiap malam ganjil merupakan strategi terbaik untuk meraih keutamaannya. (Aya)
Baca juga: Ceramah tentang 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan yang Menyentuh Hati
