Konten dari Pengguna

Jadwal Puasa Rajab 2025 yang Perlu Dilakukan Umat Islam

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jadwal puasa Rajab 2025. Foto: Unsplash.com/Aldin Nasrun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jadwal puasa Rajab 2025. Foto: Unsplash.com/Aldin Nasrun

Jadwal puasa Rajab 2025 menjadi rujukan penting bagi umat Islam dalam menata ibadah di salah satu bulan mulia.

Rajab memiliki keutamaan khusus yang berkaitan erat dengan peningkatan amal dan kesiapan spiritual.

Momentum ini sering dimanfaatkan untuk membangun konsistensi ibadah sebelum memasuki bulan berikutnya.

Jadwal Puasa Rajab 2025

Ilustrasi jadwal puasa Rajab 2025. Foto: Unsplash.com/Masjid Pogung Dalangan

Berikut adalah jadwal puasa Rajab 2025 yang dimulai sejak awal bulan Rajab 1447 Hijriah pada Senin, 22 Desember 2025, dan berakhir pada Senin, 19 Januari 2026.

Rentang waktu ini memberi kesempatan luas untuk menjalankan puasa sunnah sesuai tuntunan yang diajarkan Rasulullah saw.

Mengutip situs islamic-relief.org.uk, pada dasarnya puasa di bulan Rajab tidak ditetapkan dengan jumlah hari tertentu, tetapi mengikuti pola ibadah sunnah yang dicontohkan Rasulullah saw.

Puasa yang paling dianjurkan adalah puasa Senin dan Kamis karena pada dua hari tersebut amal perbuatan diangkat dan diperlihatkan kepada Allah Swt.

Rasulullah saw menyukai keadaan berpuasa ketika amal-amal itu diangkat sebagai bentuk penghambaan yang lebih sempurna.

Riwayat Abu Hurairah menjelaskan bahwa Rasulullah saw rutin berpuasa pada hari Senin dan Kamis.

Ketika ditanya alasan memilih dua hari tersebut, beliau menyampaikan bahwa Allah Swt memberikan ampunan kepada kaum muslimin pada hari Senin dan Kamis, kecuali bagi dua orang yang masih menyimpan permusuhan hingga keduanya berdamai.

Keterangan ini menunjukkan bahwa puasa Senin dan Kamis berkaitan langsung dengan penyucian hati dan perbaikan hubungan sosial.

Selain puasa mingguan, puasa Ayyamul Bidh juga dianjurkan, yaitu puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Puasa ini dikenal sebagai puasa hari-hari putih karena bertepatan dengan fase purnama.

Ayyamul Bidh berfungsi melengkapi puasa Senin dan Kamis sebagai amalan rutin bulanan, termasuk ketika dilaksanakan di bulan Rajab.

Berikut adalah susunan puasa Senin dan Kamis selama bulan Rajab 1447 Hijriah yang perlu diketahui umat Islam:

  • Senin, 22 Desember 2025 (1 Rajab)

  • Kamis, 25 Desember 2025 (4 Rajab)

  • Senin, 29 Desember 2025 (8 Rajab)

  • Kamis, 1 Januari 2026 (11 Rajab)

  • Senin, 5 Januari 2026 (15 Rajab)

  • Kamis, 8 Januari 2026 (18 Rajab)

  • Senin, 12 Januari 2026 (22 Rajab)

  • Kamis, 15 Januari 2026 (25 Rajab)

  • Senin, 19 Januari 2026 (29 Rajab)

Selain puasa Senin dan Kamis, puasa Ayyamul Bidh juga bisa dilaksanakan pada pertengahan bulan, yaitu tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah.

Pada bulan Rajab 1447 H, puasa Ayyamul Bidh jatuh di pertengahan Januari 2026. Puasa ini memiliki keutamaan sebagai penyempurna amal bulanan dan melatih konsistensi ibadah.

Pelaksanaan puasa Rajab diawali dengan niat yang dilakukan sebelum terbit fajar. Niat puasa Rajab dapat dilakukan di dalam hati, namun dianjurkan untuk dilafalkan agar lebih meneguhkan kesungguhan.

Lafal niat yang umum digunakan berbunyi, Nawaitu shauma syahri rajaba sunnatan lillâhi ta’âlâ, yang bermakna niat menjalankan puasa sunnah di bulan Rajab karena Allah Ta’ala.

Niat puasa sunnah dengan lafal sederhana juga diperbolehkan selama maksud ibadah tetap sama.

Makna puasa Rajab tidak hanya terletak pada menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana membentuk kesiapan spiritual menuju bulan Ramadan.

Rajab sering diposisikan sebagai fase awal pembiasaan, diikuti bulan Syaban sebagai penguat, sebelum mencapai puncak ibadah di Ramadan. Pola ini mencerminkan kesinambungan ibadah yang terencana dan tidak bersifat spontan.

Secara keseluruhan, jadwal puasa Rajab 2025 memberikan susunan waktu yang jelas untuk mengamalkan puasa sunnah secara tertib sepanjang bulan.

Kesadaran terhadap keutamaan Rajab diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan batin dan meningkatkan kualitas ibadah secara berkelanjutan. (Shofia)

Baca Juga: Keutamaan Malam 1 Rajab yang Perlu Diketahui Umat Islam