Konten dari Pengguna

Jelaskan Kondisi Pelestarian Kearifan Lokal di Era Modernisasi, Simak di Sini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jelaskan kondisi pelestarian kearifan lokal di era modernisasi. Foto: Farhan Abas / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jelaskan kondisi pelestarian kearifan lokal di era modernisasi. Foto: Farhan Abas / Unsplash

Bingung memberikan jawaban saat mendapat pernyataan jelaskan kondisi pelestarian kearifan lokal di era modernisasi dan globalisasi?

Pertanyaan tersebut ada dalam mata pelajaran Kewarganegaraan. Terlebih, anak muda sekarang lebih banyak yang mengenal budaya luar negeri daripada budaya lokal.

Jelaskan Kondisi Pelestarian Kearifan Lokal di Era Modernisasi dan Globalisasi

Ilustrasi jelaskan kondisi pelestarian kearifan lokal di era modernisasi. Foto: Aditya Enggar Perdana / Unsplash

Sebelum menjawab pertanyaan tentang jelaskan kondisi pelestarian kearifan lokal di era modernisasi dan globalisasi, ada baiknya untuk memahami definisi dari dari kearifan lokal itu sendiri.

Ringkasnya, kearifan lokal adalah pandangan hidup, tradisi, norma, dan nilai-nilai yang diwariskan oleh leluhur sebagai bagian dari identitas suatu masyarakat.

Beberapa contohnya yaitu subak, melukat, lompat batu, sasi, membatik, menenun, dan lain sebagainya.

Sayangnya, era modernisasi dan globalisasi secara perlahan mulai menggerus keberadaan kearifan lokal.

Dalam buku Ilmu Sosial Budaya Dasar, Arteurt Yoseph, dkk (2025:30), dijelaskan bahwa masyarakat tetap bisa melestarikan kearifan lokal dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Mengintegrasikan antara kearifan lokal dengan teknologi menjadi cara terbaik untuk mempertahankan identitas budaya sambil beradaptasi dengan perubahan global.

Apabila pengintegrasian kearifan lokal dengan perubahan global berlangsung dengan baik, kondisi pelestarian kearifan lokal malah akan menjadi aset berharga bagi bangsa dan negara.

Upaya-Upaya untuk Menjaga Kearifan Lokal

Era modernisasi dan globalisasi tidak sepenuhnya membawa dampak buruk. Ada banyak peluang bagus yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga keberadaan kearifan lokal, berikut beberapa di antaranya:

  1. Melibatkan generasi muda bangsa dalam berbagai kegiatan pelestarian budaya dan tradisi daerahnya.

  2. Mendukung kegiatan seni lokal melalui lomba maupun festival.

  3. Memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan budaya lokal kepada khalayak lebih luas.

  4. Selalu menyisipkan nilai budaya dan norma-norma baik dalam pendidikan formal maupun non formal.

  5. Melalui upaya-upaya di atas, diharapkan kearifan lokal yang disebarluaskan oleh leluhur tidak sampai punah hingga nanti.

Itulah jawaban dari pertanyaan mengenai jelaskan kondisi pelestarian kearifan lokal di era modernisasi dan globalisasi yang mudah dipahami.

Sebagai generasi muda, penting untuk mengenal kearifan lokal, minimal budaya daerahnya sendiri. (NOV)

Baca juga: Bagaimana Tradisi Grebeg Syawal Mempertahankan Identitas Budaya? Ini Jawabannya