Jelaskan Langkah Pembibitan Adenium yang Bisa Diikuti sebagai Panduan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan langkah pembibitan adenium menjadi informasi menarik yang bisa diketahui. Terlebih, jika tertarik untuk menanam sendiri jenis tanaman bunga satu ini.
Adenium yang memiliki nama latin Adenium obesum merupakan jenis tanaman adenium yang mudah ditemui di Indonesia. Dikutip dari situs bbpplembang.bppsdmp.pertanian.go.id, tanaman ini berasal dari daerah selatan Gunung Sahara serta dari Senegal hingga Kenya.
Jelaskan Langkah Pembibitan Adenium sebagai Panduan Bercocok Tanam Bunga
Untuk bisa mengembangkan tanaman adenium, terdapat sejumlah langkah yang perlu dilakukan. Oleh karena itu, jelaskan langkah pembibitan adenium perlu diketahui, agar bisa menanam tanaman satu ini dengan cara yang tepat.
Berdasarkan informasi dari situs bbpplembang.bppsdmp.pertanian.go.id, tanaman adenium dapat ditanam dengan dua cara. Adapun kedua cara tersebut adalah sebagai berikut.
1. Generatif
Adenium dapat ditanam dan diperbanyak secara generatif menggunakan biji hasil persilangan. Tujuan penanaman secara generatif adalah untuk mendapatkan variasi tanaman yang baru dengan sifat anakan yang berbeda dengan induknya.
2. Vegetatif
Menanam adenium secara vegetatif dilakukan dengan stek batang, cangkok, pemecahan akar, sambung lengkung, serta penyambungan (grafting). Tujuannya adalah untuk mempertahankan keunggulan suatu tanaman, karena sifat induk dan anakannya akan mirip.
Sementara, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mulai melakukan pembibitan adenium. Berikut adalah tata cara selengkapnya.
Pilih benih yang berkualitas.
Rendam benih dalam air bersih yang juga bisa dicampur dengan fungisida untuk mencegah jamur selama beberapa waktu, biasanya hingga 12 jam atau semalaman.
Siapkan media semai, seperti pasir malang, tanah bakar, serbuk sabut kelapa, atau media lainnya yang cepat kering.
Tebarkan benih yang sudah direndam di atas media semai.
Jaga kelembapan media dengan rutin menyemprotkan air secukupnya. Tempatkan juga media tersebut di tempat teduh.
Setelah berkecambah dan bibit siap ditanam, maka bisa dipindahkan ke pot individu.
Dalam proses pembibitan dibutuhkan kesabaran dan ketelitian. Pastikan untuk memilih benih yang tepat, agar bibit yang dihasilkan dalam kondisi baik. Jika pembibitan telah berhasil, barulah bisa dipindahkan ke pot atau media tanam lainnya untuk ditanam.
Saat bibit sudah ditanam di media yang baru, pemeliharaan adenium perlu diperhatikan. Lakukan penyiraman secara rutin serta memberi pupuk agar tanaman dapat tumbuh sempurna.
Selain itu, perlu mengganti media tanam secara berkala dan melakukan pemangkasan. Hal ini akan membantu tanaman adenium tumbuh sehat dan bisa lebih cepat berbunga.
Itu dia informasi dari langkah pembibitan adenium yang bisa diketahui. Pastikan untuk melakukan proses pembibitan hingga penanaman dengan tepat, agar adenium bisa tumbuh sempurna. (Prima)
Baca juga: Buket Bunga di Stasiun Bekasi Timur yang Kini Viral
