Jingle MPLS Ramah yang Bisa Digunakan di Sekolah

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jingle MPLS Ramah menjadi bagian penting dalam menyambut peserta didik baru melalui nuansa kebersamaan, semangat belajar, dan budaya saling menghargai di sekolah.
Lagu ini menghadirkan pesan positif yang selaras dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan agar berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Peluncuran lagu resmi tersebut sekaligus memperkuat nilai karakter, kepedulian, serta sikap saling menghormati sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.
Jingle MPLS Ramah
Dikutip dari YouTube KEMDIKDASMEN, berikut adalah jingle MPLS Ramah yang berjudul "Hari Baru", lagu resmi untuk Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Hari baru, semangat baru
Gembira, menuntut ilmu
Gapai mimpi, ukir prestasi
Hari baru, kawan baru, suasana baru
Saling menghormati, saling menerima
Sekolahku, rumahku
Mari bersama-sama, penuh suka cita
Gapai cita mulia, masa depan jaya
Lirik lagu ditulis oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti sebagai bagian dari kampanye MPLS yang mengedepankan sekolah ramah, inklusif, dan bebas dari perundungan.
Jingle "Hari Baru" dirilis untuk mengiringi pelaksanaan MPLS Ramah di berbagai satuan pendidikan.
Lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai pengiring kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi media penyampaian nilai-nilai yang ingin ditanamkan kepada peserta didik baru sejak awal memasuki lingkungan sekolah.
Isi lagu menggambarkan semangat menyambut hari baru dengan penuh kegembiraan dalam menuntut ilmu.
Pesan yang disampaikan mengajak peserta didik memulai perjalanan pendidikan dengan sikap positif, membangun cita-cita, serta terus berusaha meraih prestasi melalui proses belajar yang berkelanjutan.
Makna lain yang ditekankan ialah pentingnya membangun hubungan baik dengan teman baru. Lingkungan sekolah diposisikan sebagai ruang yang mendorong kerja sama, saling menghormati, dan saling menghargai antarsesama.
Nilai tersebut menjadi salah satu fondasi utama dalam pelaksanaan MPLS Ramah yang menolak segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Sekolah juga digambarkan sebagai rumah kedua bagi peserta didik. Gambaran tersebut menunjukkan bahwa satuan pendidikan diharapkan menjadi tempat yang memberikan rasa aman, nyaman, serta mendukung perkembangan akademik maupun karakter.
Lingkungan belajar yang positif akan membantu peserta didik beradaptasi lebih mudah dengan suasana baru.
Peluncuran jingle ini sejalan dengan tujuan Kemendikdasmen dalam menciptakan pelaksanaan MPLS yang lebih edukatif.
Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan agar peserta didik mengenal budaya sekolah, tata tertib, fasilitas, serta berbagai kegiatan pembelajaran tanpa adanya praktik yang merendahkan martabat maupun tindakan yang bersifat intimidatif.
Selain menjadi lagu penyemangat, jingle tersebut dapat dinyanyikan bersama dalam berbagai kegiatan MPLS, seperti upacara pembukaan, penyambutan peserta didik baru, kegiatan kebersamaan, maupun penutupan MPLS.
Penggunaan lagu secara bersama-sama diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan sekolah.
Pesan yang terkandung dalam lagu juga mengingatkan pentingnya membangun karakter sejak dini.
Semangat belajar, rasa hormat kepada guru, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan bekerja sama merupakan nilai yang mendukung terciptanya budaya sekolah yang sehat dan kondusif.
MPLS Ramah sendiri mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dibandingkan masa orientasi pada masa lalu.
Seluruh kegiatan difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, pembentukan karakter positif, penguatan profil peserta didik, serta penyesuaian terhadap budaya belajar yang baru.
Sebagai penutup, jingle MPLS Ramah menjadi simbol semangat menyambut peserta didik baru melalui nilai kebersamaan, kepedulian, dan penghormatan terhadap sesama.
Lagu tersebut memperkuat tujuan MPLS agar berlangsung sebagai pengalaman awal yang positif dalam lingkungan pendidikan. (Khoirul)
Baca Juga: Contoh Program MPLS SD 2026 yang Menarik
