Kalender Islam Tahun 2025, Penanggalan Hijriah secara Global

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalender Islam tahun 2025 menjadi acuan bagi seluruh umat muslim di dunia dalam menentukan hari-hari besar agama Islam. Tak hanya kalender Masehi saja yang penting diketahui, kalender Hijriah juga sangat penting untuk diketahui.
Penyusunan kalender ini tentunya bukanlah hal yang mudah dan memakan waktu yang singkat, menyikapi adanya perbedaan pendapat kaum muslim dalam penentuan hari besarnya.
Penanggalan hijriah berawal dari kisah Nabi Muhammad saw yang melakukan hijrah. Kata Hijriah berasal dari kata hijrah (bahasa Arab) yang memiliki arti berpindah, yang mana berpindah di sini adalah proses berpindahnya Rasul saw dari Kota Makkah ke Kota Madinah.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Daftar Hari Besar Kalender Islam Tahun 2025
Tahun Hijriah dipakai sebagai patokan atau acuan penanggalan bagi umat Islam global. Selain itu, kalender Hijriah atau kalender Islam tahun 2025 juga akan memudahkan muslimin dalam mengetahui hari-hari besar Islam selama satu tahun penuh.
Mengutip dari jurnal.umsu.ac.id, kalender merupakan sarana pengorganisasian waktu secara tepat dan efektif serta sebagai pencatat sejarah.
Bagi umat beragama khususnya umat Islam, kalender adalah sarana penentuan untuk hari-hari keagamaan atau ibadah secara mudah dan baik dan kepentingan-kepentingan dalam kehidupan sehari-hari serta kepentingan kehidupan keagamaan.
Seperti dalam firman Allah Swt dalam Al-Qur’an surah Al-Isra’ ayat 12, yaitu:
جَعَلْنَا الَّيْلَ وَالنَّهَارَ اٰيَتَيْنِ فَمَحَوْنَآ اٰيَةَ الَّيْلِ وَجَعَلْنَآ اٰيَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَةً لِّتَبْتَغُوْا فَضْلًا مِّنْ رَّبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوْا عَدَدَ السِّنِيْنَ وَالْحِسَابَۗ وَكُلَّ شَيْءٍ فَصَّلْنٰهُ تَفْصِيْلًا
wa ja‘alnal-laila wan-nahâra âyataini fa maḫaunâ âyatal-laili wa ja‘alnâ âyatan-nahâri mubshiratal litabtaghû fadllam mir rabbikum wa lita‘lamû ‘adadas-sinîna wal-ḫisâb, wa kulla syai'in fashshalnâhu tafshîlâ
Artinya: Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran Kami). Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang benderang agar kamu (dapat) mencari karunia dari Tuhanmu dan mengetahui bilangan tahun serta perhitungan (waktu). Segala sesuatu telah Kami terangkan secara terperinci.
Dalam ayat tersebut Allah Swt menjelaskan bahwa Ia menciptakan malam dan siang sebagai dua tanda kekuasaan-Nya. Kemudian Allah Swt juga menjelaskan bahwa Allah menghapuskan tanda malam dan menjadikan tanda siang yang terang benderang.
Ayat tersebut dimaksudkan agar manusia mencari karunia Tuhannya, dan agar manusia dapat menggali pikirannya untuk mengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu yang saat ini sering dikenal dengan kalender.
Acuan yang digunakan dalam pembuatan kalender adalah siklus pergerakan dua benda langit yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap kehidupan manusia di muka bumi, yaitu bulan dan matahari.
Kalender yang disusun menggunakan siklus sinodik bulan dinamakan dengan kalender bulan atau Lunar. Sedangkan kalender yang disusun dengan menggunakan siklus tropik matahari disebut dengan kalender matahari atau Solar.
Lalu, untuk kalender yang dibuat dengan mengacu pada kedua siklus tersebut, dinamakan dengan kalender bulan matahari atau Luni-Solar.
Pada zaman dahulu, kalender berarti pertanda bagi manusia untuk melakukan hal-hal penting yang berkaitan dengan aktivitas ibadah ataupun aktivitas sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Kalender juga merupakan pertanda dimulainya sebuah tradisi yang sudah melekat pada individu masyarakat.
Apabila kalender Hijriah Global tidak ada, maka akan berdampak terhadap kekacauan dalam penentuan hari-hari penting keagamaan dan ibadah islam. Seperti misalnya awal Ramadhan, Syawal, dan bulan Dzulhijjah.
Penghitungan kalender hijriah ini dimulai dari waktu matahari terbenam saat maghrib yang berbasis padad peredaran bulan, berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis pada siklus matahari atau revolusi bumi, yaitu peredaran bumi mengelilingi matahari.
Tahun Hijriah dipilih oleh umat islam di seluruh dunia untuk penanggalan setiap tahunnya. kemunculan kalender Hijriah sangat memberi banyak manfaat bagi umat islam di seluruh penjuru dunia.
Dimulainya kalender Hijriah berbeda dengan kalender Masehi. Apabila kalender Masehi dimulai pada tanggal 1 Januari 2024, maka pada Tahun Baru Hijriah akan jatuh di tanggal 7 Juli 2024 yang akan datang.
Berikut adalah rangkuman informasi mengenai kalender Hijriah atau kalender Islam tahun 2025 lengkap dengan daftar hari besar islam tahun 2025:
1 Rajab 1446 H dimulali dari tanggal 1 Januari 2025 (Awal Bulan Rajab atau disebut juga dengan Bulan Mulia).
1 Sya'ban 1446 H dimulai pada tanggal 31 Januari tahun 2025 (Awal Bulan Sya'ban).
1 Ramadhan 1446 H dimulai pada 01 Maret 2025 (Awal Bulan Ramadhan).
1 Syawal 1446 H dimulai dari 31 Maret 2025 (Awal Bulan Syawal).
1 Dzul-Qa'idah 1446 H dimulai dari tanggal 29 April 2025 (Awal Bulan Dzul-Qa'idah atau yang termasuk dalam Bulan Mulia).
1 Dzulhijjah 1446 H dimulai pada tanggal 28 Mei 2025 (Awal Bulan Dzulhijjah).
1 Muharram 1446 H dimulai pada tanggal 26 Juni 2025 (Awal Bulan Muharram).
1 Shafar 1446 H dimulai dari Tanggal 26 Juli 2025 (Awal Bulan Shafar).
1 Rabi'ul-Awwal 1446 H dimulai dari tanggal 25 Agustus (Awal Bulan Rabi'ul-Awwal).
1 Rabi'ul-Akhir 1446 H dimulai dari tanggal 23 September 2025 (Awal Bulan Rabi'ul-Akhir).
1 Jumadil-Awwal 1446 H dimulai dari tanggal 23 Oktober 2023 (Awal Bulan Jumadil-Awwal).
1 Jumadil-Akhir 1446 H dimulai dari tanggal 22 November tahun 2025 (Awal Bulan Jumadil-Akhir)
1 Rajab 1447 H dimulai pada tanggal 21 Desember tahun 2025 (Awal Bulan Rajab, yang termasuk dalam Bulan Mulia).
Adapun hari-hari penting yang dirayakan oleh umat Islam pada tahun 2025 di antaranya adalah sebagai berikut:
Puasa Ayyamul Bidh Rajab jatuh pada tanggal 13 Januari 2025 hingga tanggal 15 Januari 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Sya’ban jatuh pada tanggal 12 Februari 2025 hingga tanggal 14 Februari 2025.
Hari pertama puasa Ramadan jatuh pada tanggal 1 Maret 2025.
Nuzulul Qur’an jatuh pada tanggal 17 Maret 2025.
10 hari terakhir Ramadan jatuh pada tanggal 21 Maret 2025 sampai 30 Maret 2025.
Hari Raya Idul Fitri 1446 H jatuh pada tanggal 31 Maret 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Syawal jatuh pada tanggal 12 April 2025 hingga 14 April 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Dzulqaidah (Bulan Mulia) jatuh pada tanggal 11 Mei 2025 sampai tanggal 13 Mei 2025.
10 hari awal Dzulhijah jatuh pada tanggal 28 Mei 2025 sampai tanggal 6 Juni 2025.
Wuquf di ‘Arafah (Puasa Arafah) jatuh pada tanggal 5 Juni 2025.
Hari Raya Idul Adha 1446 H jatuh pada tanggal 6 Juni 2025.
Hari Tasyrik jatuh pada tanggal 7 Juni 2025 sampai tanggal 9 Juni 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah jatuh pada tanggal 10 Juni 2025 hingga 12 Juni 2025.
Tahun Baru Islam 1446 H jatuh pada tanggal 26 Juni 2025.
Puasa Tasu’a jatuh pada tanggal 4 Juli 2025.
Puasa ‘Asyura jatuh pada tanggal 5 Juli 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Muharam jatuh pada tanggal 8 Juli 2025 sampai tanggal 10 Juli 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Shafar jatuh pada tanggal 7 Agustus 2025 sampai tanggal 9 Agustus 2025.
Maulid Nabi Muhammad saw 1446 H jatuh pada tanggal 5 September 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal jatuh pada tanggal 6 September 2025 sampai tanggal 8 September 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Akhir jatuh pada tanggal 5 Oktober 2025 sampai tanggal 7 Oktober 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Jumadil Awwal jatuh pada tanggal 4 November 2025 sampai tanggal 6 November 2025.
Puasa Ayyamul Bidh Jumadil Akhir jatuh pada tanggal 4 Desember 2025 sampai tanggal 6 Desember 2025.
Kalender islam global tahun 2025 ini berdasarkan kaidah imkan rukyat global, yakni awal bulan hijriyah dihitung berdasarkan penampakan hilal di daratan mana saja di dunia ini.
Rangkuman kalender hijriyah 2025 di atas meliputi tahun islam: 1446, 1447 H, yang meliputi awal bulan hijriyah 2025 M, hari-hari besar umat islam 2025 M, serta tanggal puasa sunnah dan wajib tahun 2025 M.
Demikian adalah penjelasan mengenai kalender islam tahun 2025 yang bisa digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan kegiatan keagamaan selama satu tahun penuh. (Nisa)
Baca juga: 7 Tahapan Hari Akhir dalam Islam beserta Tanda-tandanya
